Javascript must be enabled to continue!
Reevaluasi Kajian Metode Tafsir Tematik (Mustafa Muslim dalam Karyanya “Mabahits Fii Tafsir Maudhu’i”)
View through CrossRef
Perkembangan dunia penafsiran mengalami perkembangan drastis di era modern ini. Banyak sekali penelitian dan pengkajian terkait tafsir, dimana memfokuskan pada isu-isu yang menjadi pembahasan utama di era modern yang dikaitkan dengan tema-tema yang ada sesuai permasalahan yang sedang diteliti. Metode yang tepat dalam kajian ini adalah metode tafsir maudhu’i (tematik). Tokoh yang populer dalam merumuskan metode ini adalah Al-Farmawi. Namun banyak tokoh lain yang merumuskan metode tafsir maudhu’i ini, salah satunya adalah Mustafa Muslim, ia merupakan salah satu ulama’ di Suria terkemuka di bidang tafsir al-Qur’an. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Mustafa Muslim merumuskan metode ini, kemudian melihat bagaimana sejarah ia merumuskan dan apa saja yang menjadi fokus utama dalam metode yang dirumuskan oleh Mustafa Muslim. Dari penelusuran yang dilkukan penulis, didaparkan hasil bahwaTafsir Maudhu’i (Tematik) yang dirumuskan oleh Mustafa Muslim ada fokus kajian pada tiga pembahasan terkait tafsir maudhu’i (tematik) yaitu pertama kajian tematik yang terfokus pada kata. Kedua kajian tematik yang terfokus pada surah, dan terakhir yang terfokus pada al-Qur’an. Lalu tahap-tahapan yang harus dilalui dalam penggunaan tafsir maudhu’i (tematik) hampir sama yang dirumuskan oleh tokoh lain al-Farmawi, yaitu memilih tema yang akan dibahas, mengumpulkan ayatnya, melihat asbabun nuzulnya, munasabah ayat dan surat yang setema, lalu menjelaskan ayat-ayat yang digunakan dalam penelitian dan tertib serta memperhatikan prosedur-prosedurnya.
Institut Agama Islam Al-Qur'an Al-Ittifaqiah Indralaya
Title: Reevaluasi Kajian Metode Tafsir Tematik (Mustafa Muslim dalam Karyanya “Mabahits Fii Tafsir Maudhu’i”)
Description:
Perkembangan dunia penafsiran mengalami perkembangan drastis di era modern ini.
Banyak sekali penelitian dan pengkajian terkait tafsir, dimana memfokuskan pada isu-isu yang menjadi pembahasan utama di era modern yang dikaitkan dengan tema-tema yang ada sesuai permasalahan yang sedang diteliti.
Metode yang tepat dalam kajian ini adalah metode tafsir maudhu’i (tematik).
Tokoh yang populer dalam merumuskan metode ini adalah Al-Farmawi.
Namun banyak tokoh lain yang merumuskan metode tafsir maudhu’i ini, salah satunya adalah Mustafa Muslim, ia merupakan salah satu ulama’ di Suria terkemuka di bidang tafsir al-Qur’an.
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Mustafa Muslim merumuskan metode ini, kemudian melihat bagaimana sejarah ia merumuskan dan apa saja yang menjadi fokus utama dalam metode yang dirumuskan oleh Mustafa Muslim.
Dari penelusuran yang dilkukan penulis, didaparkan hasil bahwaTafsir Maudhu’i (Tematik) yang dirumuskan oleh Mustafa Muslim ada fokus kajian pada tiga pembahasan terkait tafsir maudhu’i (tematik) yaitu pertama kajian tematik yang terfokus pada kata.
Kedua kajian tematik yang terfokus pada surah, dan terakhir yang terfokus pada al-Qur’an.
Lalu tahap-tahapan yang harus dilalui dalam penggunaan tafsir maudhu’i (tematik) hampir sama yang dirumuskan oleh tokoh lain al-Farmawi, yaitu memilih tema yang akan dibahas, mengumpulkan ayatnya, melihat asbabun nuzulnya, munasabah ayat dan surat yang setema, lalu menjelaskan ayat-ayat yang digunakan dalam penelitian dan tertib serta memperhatikan prosedur-prosedurnya.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
Farelo integral de inseto, efeito sobre o desempenho e qualidade intestinal de frangos de corte criados em sistema antibiotic free e alimentados com nutrição orgânica.
Farelo integral de inseto, efeito sobre o desempenho e qualidade intestinal de frangos de corte criados em sistema antibiotic free e alimentados com nutrição orgânica.
O objetivo da pesquisa foi avaliar o efeito do farelo integral de insetos (FII) sobre o desempenho e qualidade intestinal de frangos de corte nas fases iniciais e de crescimento. F...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Metode Tafsir Maudhu’i Diperiksa Kembali
Metode Tafsir Maudhu’i Diperiksa Kembali
Metode tafsir maudhu’i yang memiliki cara kerja dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang membicarakan suatu topik masalah yang sama. Metode tafsir maudhu’i dianggap cocok menjawa...
INTERFAITH MARRIAGE IN INDONESIA'S LAW: A COMPARATIVE STUDY OF TAFSIR AL-MISBAH AND AL-MARAGHI
INTERFAITH MARRIAGE IN INDONESIA'S LAW: A COMPARATIVE STUDY OF TAFSIR AL-MISBAH AND AL-MARAGHI
Interfaith marriage takes place between a man and a woman of different religions. This marriage remains a polemic and happens for some reason. The interpretation of Interfaith Marr...
Foreign institutional investments and dividend payout policy: analyzing the bidirectional relationship
Foreign institutional investments and dividend payout policy: analyzing the bidirectional relationship
Purpose
FII, the sought-after capital infuser by emerging economies, faces an agency issue as a minority investor. The dividend payout policy of an investee fir...

