Javascript must be enabled to continue!
Tatalaksana Trauma Wajah dengan Panfasial Fraktur
View through CrossRef
AbstrakFraktur pada wajah dapat menyebabkan defisit fungsional dan estetika jika tidak ditangani dengan baik. Tatalaksana akut yang tepat dari fraktur wajah harus didasarkan pada evaluasi cepat dan menyeluruh. Keberhasilan rekontruksi wajah merupakan keadaan darurat yang perlu dievaluasi dalam waktu 24 jam dari trauma. Berbagai jenis reduksi dan fiksasi tergantung pada fungsi, lokasi, jenis fraktur, dan usia pasien. Kasus ini diajukan untuk memperlihatkan keberhasilan tatalaksana trauma akut maksilofasial. Dilaporkan seorang laki-laki 37 tahun dengan panfasial fraktur yang dilakukan reduksi dan fiksasi 3 hari setelah trauma dengan pemasangan plat dan sekrup, serta fiksasi mukoginggival kombinasi antara arch bardan quickfix. Reduksi, reposisi dan fiksasi dilakukan setelah edema mukosa hebat disertai kombinasi antara arch bar dan quickfix pada mukoginggival merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi risiko perdarahan dan memudahkan reposisi.Kata kunci: fraktur wajah, panfasial fraktur,edema mukosa.Management of Maxillofacial Traumawith Panfacial FractureAbstractFacial fractures can cause functional and aesthetic deficits if not treated properly. Appropriate acute management of facial fractures should be based on a rapid and thorough evaluation. Successful facial reconstruction is an emergency that needs to be evaluated within 24 hours of trauma. Different types of reduction and fixation depend on the function, location, type of fracture, and the age of the patient. This case is presented to demonstrate the success of acute maxillofacial trauma management. Reported a 37-year-old man with a facial fracture who underwent reduction and fixation 3 days after trauma with plate and screw installation, and combination mucogingival fixation between arch bar and quickfix. Reduction, reposition and fixation performed after severe mucosal edema accompanied by a combination of arch bar and quickfix on the mucogingival is an alternative to reduce the risk of bleeding and facilitate repositioning.Keywords: facial fracture, panfacial fracture, mucosal edema.
Title: Tatalaksana Trauma Wajah dengan Panfasial Fraktur
Description:
AbstrakFraktur pada wajah dapat menyebabkan defisit fungsional dan estetika jika tidak ditangani dengan baik.
Tatalaksana akut yang tepat dari fraktur wajah harus didasarkan pada evaluasi cepat dan menyeluruh.
Keberhasilan rekontruksi wajah merupakan keadaan darurat yang perlu dievaluasi dalam waktu 24 jam dari trauma.
Berbagai jenis reduksi dan fiksasi tergantung pada fungsi, lokasi, jenis fraktur, dan usia pasien.
Kasus ini diajukan untuk memperlihatkan keberhasilan tatalaksana trauma akut maksilofasial.
Dilaporkan seorang laki-laki 37 tahun dengan panfasial fraktur yang dilakukan reduksi dan fiksasi 3 hari setelah trauma dengan pemasangan plat dan sekrup, serta fiksasi mukoginggival kombinasi antara arch bardan quickfix.
Reduksi, reposisi dan fiksasi dilakukan setelah edema mukosa hebat disertai kombinasi antara arch bar dan quickfix pada mukoginggival merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi risiko perdarahan dan memudahkan reposisi.
Kata kunci: fraktur wajah, panfasial fraktur,edema mukosa.
Management of Maxillofacial Traumawith Panfacial FractureAbstractFacial fractures can cause functional and aesthetic deficits if not treated properly.
Appropriate acute management of facial fractures should be based on a rapid and thorough evaluation.
Successful facial reconstruction is an emergency that needs to be evaluated within 24 hours of trauma.
Different types of reduction and fixation depend on the function, location, type of fracture, and the age of the patient.
This case is presented to demonstrate the success of acute maxillofacial trauma management.
Reported a 37-year-old man with a facial fracture who underwent reduction and fixation 3 days after trauma with plate and screw installation, and combination mucogingival fixation between arch bar and quickfix.
Reduction, reposition and fixation performed after severe mucosal edema accompanied by a combination of arch bar and quickfix on the mucogingival is an alternative to reduce the risk of bleeding and facilitate repositioning.
Keywords: facial fracture, panfacial fracture, mucosal edema.
Related Results
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN ALGORITMA VIOLA JONES BERBASIS ANDROID
ABSTRAK
Wajah menjadi sumber teknologi biometrik yang menjadi ciri khas bagian tubuh yang melekat pada seseorang, dimana seringkali menjadi objek penelitian dibidang pengolah...
Fraktur Pelvis Young Burgess Antero Posterior Compression (APC) Tipe I
Fraktur Pelvis Young Burgess Antero Posterior Compression (APC) Tipe I
Latar Belakang : Fraktur pelvis atau cedera pelvis secara umum disebabkan oleh trauma energi tinggi, kecelakaan lalu lintas atau terjadi setelah jatuh dari ketinggian. Fraktur pelv...
PENGARUH AROMATERAPI LEMON DAN GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR ESKSTREMITAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL TAHUN 2025
PENGARUH AROMATERAPI LEMON DAN GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR ESKSTREMITAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOLOKSANGGUL TAHUN 2025
Pendahuluan : Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang atau rawan,baik yang bersifat total atau Sebagian.Fraktur yang bersifat total apabila seluruh tulang patah sedangkan fra...
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Masker Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Mengatasi Wajah Berjerawat
Kondisi kulit wajah berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri seseorang. Adapun permasalahan yang dapat terjadi pada kulit wajah salah satunya jerawat. Dalam sistem pengobatan ta...
The effect of trauma advanced practice nurse programme at a Level I regional trauma centre in mainland China
The effect of trauma advanced practice nurse programme at a Level I regional trauma centre in mainland China
AbstractAimsTrauma is the fifth‐leading cause of death in China. Despite the establishment of the Chinese Regional Trauma Care System (CRTCS) in 2016, advanced trauma nurse practic...
SISTEM KEHADIRAN MENGGUNAKAN PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE VIOLA JONES
SISTEM KEHADIRAN MENGGUNAKAN PENGENALAN WAJAH DENGAN METODE VIOLA JONES
berdasarkan parameter–parameter tertentu. Untuk melakukan pengenalan wajah, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah pendeteksian wajah. Penulis menggunakan metode Viola Jones ...
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE OPERASI CLOSE FRAKTUR
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN PRE OPERASI CLOSE FRAKTUR
Latar Belakang: Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang, retak atau patahnya tulang yang utuh, salah satu tindakan yang harus dilakukan adalah dengan pembedahan. Tindakan pem...
ADAPTASI BURUNG MERAK BIRU PADA TATA RIAS WAJAH FANTASI UNTUK KARNAVAL
ADAPTASI BURUNG MERAK BIRU PADA TATA RIAS WAJAH FANTASI UNTUK KARNAVAL
Adaptasi burung merak biru pada tata rias wajah fantasi terinspirasi dari burung merak biru. Adaptasi adalah praktik merubah objek menjadi sebuah karya seperti menjadikan objek bur...

