Javascript must be enabled to continue!
Pemahaman Hadis Kepemimpinan Quraish:Studi Komparasi Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Khaldūn
View through CrossRef
Memahami sebuah hadis tidak harus terpaku dengan keilmuan yang tradisional, bisa juga menggunakan pendekatan keilmuan modern, seperti halnya hadis shahih mengenai kepemimpinan itu harus berada pada suku Quraish sangat problematis. Dalam satu sisi hadis shahih wajib diamalkan akan tetapi pihak lain hadis tersebut sangat sulit diterapkan dalam sistem pemerintahan zaman modern ini. diantara ulama yang berusaha memahami hadis kepemimpinan Quraish tersebut ialah Ibn Taimiyyah dan Ibnu Khaldūn , kedua tokoh tersebut merupakan ahli di bidang sosial politik yang memiliki latar belakang sosial yang berbeda. Ibnu Taimiyyah dikenal juga sosok da’i yang tangguh serta memahami berbagai permasalahan pada masanya dengan ilmunya. arus pemikirannya terutama dalam berbagai permasalahan politik, kenegaraan dan pemerintahan, juga terkesan terjalin erat dengan konteks kebangsaan dan keagamaan.Ibnu Khaldūn memiliki keturunan salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang bernama Wail Ibnu Hujr. Ibnu Khaldūn hidup dalam kondisi politik dan kesukuan yang rumit. Pada masa itu beliau berpindah-pindah antara Maroko, Andalusia dan Mesir adalah tempat beliau wafat. Ia merupakan sosok agung yang muncul ketika dunia Islam menjadi negaranegara kecil karena terpecah-belah. Ibnu Taimiyyah memahami makna hadis kepemimpinan Quraish dengan menggunakan metode Maṣlahah mursalah dan Ibnu Khaldūn menggunakan metode pendekatan Sosiologis.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Pemahaman Hadis Kepemimpinan Quraish:Studi Komparasi Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Khaldūn
Description:
Memahami sebuah hadis tidak harus terpaku dengan keilmuan yang tradisional, bisa juga menggunakan pendekatan keilmuan modern, seperti halnya hadis shahih mengenai kepemimpinan itu harus berada pada suku Quraish sangat problematis.
Dalam satu sisi hadis shahih wajib diamalkan akan tetapi pihak lain hadis tersebut sangat sulit diterapkan dalam sistem pemerintahan zaman modern ini.
diantara ulama yang berusaha memahami hadis kepemimpinan Quraish tersebut ialah Ibn Taimiyyah dan Ibnu Khaldūn , kedua tokoh tersebut merupakan ahli di bidang sosial politik yang memiliki latar belakang sosial yang berbeda.
Ibnu Taimiyyah dikenal juga sosok da’i yang tangguh serta memahami berbagai permasalahan pada masanya dengan ilmunya.
arus pemikirannya terutama dalam berbagai permasalahan politik, kenegaraan dan pemerintahan, juga terkesan terjalin erat dengan konteks kebangsaan dan keagamaan.
Ibnu Khaldūn memiliki keturunan salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang bernama Wail Ibnu Hujr.
Ibnu Khaldūn hidup dalam kondisi politik dan kesukuan yang rumit.
Pada masa itu beliau berpindah-pindah antara Maroko, Andalusia dan Mesir adalah tempat beliau wafat.
Ia merupakan sosok agung yang muncul ketika dunia Islam menjadi negaranegara kecil karena terpecah-belah.
Ibnu Taimiyyah memahami makna hadis kepemimpinan Quraish dengan menggunakan metode Maṣlahah mursalah dan Ibnu Khaldūn menggunakan metode pendekatan Sosiologis.
Related Results
PERLINDUNGAN TERHADAP HARGA KOMODITAS PASAR (Telaah Pemikiran Ibn Taimiyyah)
PERLINDUNGAN TERHADAP HARGA KOMODITAS PASAR (Telaah Pemikiran Ibn Taimiyyah)
<p> </p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>The Name of Ibn Taimiyyah often identified to Wahabi’s movement. The t...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Suksesi Kepemimpinan dalam Pemikiran Ibnu Khaldun : Relevansinya dengan Kepemimpinan Era Reformasi di Indonesia
Suksesi Kepemimpinan dalam Pemikiran Ibnu Khaldun : Relevansinya dengan Kepemimpinan Era Reformasi di Indonesia
Abstract: This research discusses the concept of leadership succession according to Ibnu Khaldun which focuses on the process of cyclical change of power and is influenced by socia...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
AGAMA DAN FILSAFAT
AGAMA DAN FILSAFAT
Ibnu Khaldun adalah salah satu pemikir yang teguh beriman kepada Allah dan orang yang teguh berpegang pada ajaran Islam. Dalam kitabnya Al-Muqaddimah selalu diselingi dengan nama A...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...

