Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AGAMA DAN FILSAFAT

View through CrossRef
Ibnu Khaldun adalah salah satu pemikir yang teguh beriman kepada Allah dan orang yang teguh berpegang pada ajaran Islam. Dalam kitabnya Al-Muqaddimah selalu diselingi dengan nama Allah dan ayat-ayat Al-Qur’an yang sesuai dengan pokok pembahasannya dan pada setiap penutup pasal selalu diakhiri dengan doa dan ayat-ayat Al-Qur’an. Jjika berbicara tentang agama, Ibnu Khaldun tidak lupa selalu mengutip ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi. Dalam berbicara tentang filsafat, Ibnu Khaldun terlebih dahulu menguraikan perkembangan filsafat Yunani terutama mengenai Plato dan Aristoteles yang membicarakan konsep Tuhan. Ibnu Khaldun juga mengkritik Plato dan Aristoteles, dikatakan bahwa keduanya memiliki konsep yang tidak jelas tentang Tuhan. Ibnu Khaldun juga mengkritik para filsafat dan filosof yang berusaha menjadikan filsafat sebagai sarana menjaga masalah keimanan, akan tetapi Ia tetap menghargai filsafat. Ibnu Khaldun adalah orang pertama yang telah membuat studi kritis terhadap filsafat karena keterbatasan pengetahuan manusia. Sedikit sekali ia menyinggung cara-cara spekulatif yang pernah dikemukakan Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan filosof-filosof lain. Ibnu Khaldun lebih cenderung kepada pendirian Ibnu Rusyd dalam pemikiran ketika berhadapan dengan Al-Ghazali, tapi sebagian para ahli mengatakan bahwa Ibnu Khaldun sedikit banyak dipengaruhi oleh pemikiran Al-Ghazali. Ibn Khaldun was one of the thinkers who firmly believed in Allah and firmly adhered to the teachings of Islam. In his book Al-Muqaddimah,he has always interspersed with the name of Allah and the verses of the Qur'an in accordance with the subject matter. And even at each closing the chapter, he always ends with prayer and verses of the Qur'an. Whenever talking about the religion Ibn Khaldun always quote the verses of the Qur'an and the hadiths of the Prophet. In talking about philosophy, he first described the development of Greek philosophy, especially about Plato and Aristotle who talked about the concept of God. Ibn Khaldun criticized Plato and Aristotle, saying that the two concepts about God were unclear. Ibn Khaldun also criticized philosophers and philosophers who tried to make philosophy a means of guarding the problem of faith. However he still respected the philosophy. Ibn Khaldun was the first to make a critical study of philosophy because of the limitations of human knowledge. He mentioned very little about the speculative ways that Al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Rushd, and other philosophers have suggested. Ibn Khaldun was more inclined towards the establishment of Ibn Rushd in thought when dealing with Al-Ghazali, but some experts say that Ibn Khaldun was more or less influenced by Al-Ghazali.
Universitas Islam As-Syafiiyah
Title: AGAMA DAN FILSAFAT
Description:
Ibnu Khaldun adalah salah satu pemikir yang teguh beriman kepada Allah dan orang yang teguh berpegang pada ajaran Islam.
Dalam kitabnya Al-Muqaddimah selalu diselingi dengan nama Allah dan ayat-ayat Al-Qur’an yang sesuai dengan pokok pembahasannya dan pada setiap penutup pasal selalu diakhiri dengan doa dan ayat-ayat Al-Qur’an.
Jjika berbicara tentang agama, Ibnu Khaldun tidak lupa selalu mengutip ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi.
Dalam berbicara tentang filsafat, Ibnu Khaldun terlebih dahulu menguraikan perkembangan filsafat Yunani terutama mengenai Plato dan Aristoteles yang membicarakan konsep Tuhan.
Ibnu Khaldun juga mengkritik Plato dan Aristoteles, dikatakan bahwa keduanya memiliki konsep yang tidak jelas tentang Tuhan.
Ibnu Khaldun juga mengkritik para filsafat dan filosof yang berusaha menjadikan filsafat sebagai sarana menjaga masalah keimanan, akan tetapi Ia tetap menghargai filsafat.
Ibnu Khaldun adalah orang pertama yang telah membuat studi kritis terhadap filsafat karena keterbatasan pengetahuan manusia.
Sedikit sekali ia menyinggung cara-cara spekulatif yang pernah dikemukakan Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan filosof-filosof lain.
Ibnu Khaldun lebih cenderung kepada pendirian Ibnu Rusyd dalam pemikiran ketika berhadapan dengan Al-Ghazali, tapi sebagian para ahli mengatakan bahwa Ibnu Khaldun sedikit banyak dipengaruhi oleh pemikiran Al-Ghazali.
Ibn Khaldun was one of the thinkers who firmly believed in Allah and firmly adhered to the teachings of Islam.
In his book Al-Muqaddimah,he has always interspersed with the name of Allah and the verses of the Qur'an in accordance with the subject matter.
And even at each closing the chapter, he always ends with prayer and verses of the Qur'an.
Whenever talking about the religion Ibn Khaldun always quote the verses of the Qur'an and the hadiths of the Prophet.
In talking about philosophy, he first described the development of Greek philosophy, especially about Plato and Aristotle who talked about the concept of God.
Ibn Khaldun criticized Plato and Aristotle, saying that the two concepts about God were unclear.
Ibn Khaldun also criticized philosophers and philosophers who tried to make philosophy a means of guarding the problem of faith.
However he still respected the philosophy.
Ibn Khaldun was the first to make a critical study of philosophy because of the limitations of human knowledge.
He mentioned very little about the speculative ways that Al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Rushd, and other philosophers have suggested.
Ibn Khaldun was more inclined towards the establishment of Ibn Rushd in thought when dealing with Al-Ghazali, but some experts say that Ibn Khaldun was more or less influenced by Al-Ghazali.

Related Results

MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Filsafat Volume 30 No. 1 Februari 2020 ini menghadirkan enam artikel dengan cakupan tema yang cukup beragama dari post-truth, ke isu lingkungan dan hak hewan hingga perdebat...
Pengantar
Pengantar
Alhamdulillah, adalah satu-satunya kata yang tepat untuk menggambarkan suasana batin dan rasa bersyukur tim redaksi Jurnal Filsafat kepada Allah SWT, karena apa yang sudah lama dip...
FILSAFAT DAN AGAMA (Ketuhanan, Al-Nafs, dan Alam) DALAM PERSPEKTIF AL-KINDI
FILSAFAT DAN AGAMA (Ketuhanan, Al-Nafs, dan Alam) DALAM PERSPEKTIF AL-KINDI
Peradaban Islam muncul tidak lepas dari berbagai pemikiran yang berkembang dalam Islam. Berbagai pemikiran yang muncul tersebut biasa disebut filsafat Islam. Pemikiran yang berkemb...
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSEP PEMBELAJARAN HOLISTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSEP PEMBELAJARAN HOLISTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
It cannot be denied that looking at the learning process and also every scenario that occurs in this country is something that must be closely related to what and how one should kn...
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
[JF] Pengantar Redaksi Vol. 31 No. 2 Agustus 2021
Pembaca Yang Budiman,Di tengah situasi yang belum normal seperti sediakala sebelum pandemi Covid-19, redaksi Jurnal Filsafat tetap berupaya untuk tetap menjaga kontinuitas penerbit...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...

Back to Top