Javascript must be enabled to continue!
Epistemologi Hermeneutika Kaitan Dan Implikasinya Terhadap Penafsiran Al-Qur’an
View through CrossRef
AbstrakThe interpretation of the Qur’an will never be completed, starting from the first time it came down to eart, it has used the results of the Qur’an until now. The method used in monitoring the Qur’an has also developed. The development of the method has implications for various results. Methods in certain periods may not be relevant to other periods, because the development of the world is so fast and requires the existence of new methods of understanding that are in accordance with the times. This study wants to offer hermeneutics as a method of using the Qur’an. Hermeneutics appears as an alternative method in understanding a text (al-Qur’an), the pattern of understanding it offer reveals Contextual methodological assumptions because it does not only pay attention to the content of the text, but also considers the existence of the context that surrounds the text, both psychological context. And social context. The results of this study reveal that the disclosure of the Qur’an by using the hermeneutic method of storage is more human and contextual.Keywords : Text, Understanding, Context, Hermeneutics. AbstrakPenafsiran terhadap al-Qur’an tidak akan pernah selesai, terhitung sejak pertama kali turunnya ke bumi sudah ribuan hasil penafsiran al-Qur’an hingga saat ini. Metode yang digunakan dalam menafsirkan al-Qur’an juga mengalami perkembangan. Perkembangan metode tersebut berimplikasi pada hasil penafsiran yang beragam. Metode pada periode tertentu bisa jadi tidak relevan dengan periode yang lain, dikarenakan perkembangan dunia yang begitu cepat dan mengharuskan adanya metode-metode pemahaman baru yang sesuai dengan zamannya. Penelitian ini ingin menawarkan hermeneutika sebagai metode penafsiran al-Qur’an. Hermeneutika muncul sebagai salah satu alternatif metode dalam memahami sebuah teks (al-Qur’an), Pola pemahaman yang ditawarkannya mengungkap asumsi-asumsi metodologis yang Kontekstual karena tidak hanya memperhatikan isi teks, tetapi juga mempertimbangkan keberadaan konteks yang melingkupi teks tersebut, baik konteks psikologis maupun konteks sosial. Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa penafsiran al-Qur’an dengan menggunakan metode hermenutik menghasilkan penafsiran yang lebih manusiawi dan kontekstual.Kata Kunci : Teks, Pemahaman, Konteks, Hermeneutika.
Raden Intan State Islamic University of Lampung
Title: Epistemologi Hermeneutika Kaitan Dan Implikasinya Terhadap Penafsiran Al-Qur’an
Description:
AbstrakThe interpretation of the Qur’an will never be completed, starting from the first time it came down to eart, it has used the results of the Qur’an until now.
The method used in monitoring the Qur’an has also developed.
The development of the method has implications for various results.
Methods in certain periods may not be relevant to other periods, because the development of the world is so fast and requires the existence of new methods of understanding that are in accordance with the times.
This study wants to offer hermeneutics as a method of using the Qur’an.
Hermeneutics appears as an alternative method in understanding a text (al-Qur’an), the pattern of understanding it offer reveals Contextual methodological assumptions because it does not only pay attention to the content of the text, but also considers the existence of the context that surrounds the text, both psychological context.
And social context.
The results of this study reveal that the disclosure of the Qur’an by using the hermeneutic method of storage is more human and contextual.
Keywords : Text, Understanding, Context, Hermeneutics.
AbstrakPenafsiran terhadap al-Qur’an tidak akan pernah selesai, terhitung sejak pertama kali turunnya ke bumi sudah ribuan hasil penafsiran al-Qur’an hingga saat ini.
Metode yang digunakan dalam menafsirkan al-Qur’an juga mengalami perkembangan.
Perkembangan metode tersebut berimplikasi pada hasil penafsiran yang beragam.
Metode pada periode tertentu bisa jadi tidak relevan dengan periode yang lain, dikarenakan perkembangan dunia yang begitu cepat dan mengharuskan adanya metode-metode pemahaman baru yang sesuai dengan zamannya.
Penelitian ini ingin menawarkan hermeneutika sebagai metode penafsiran al-Qur’an.
Hermeneutika muncul sebagai salah satu alternatif metode dalam memahami sebuah teks (al-Qur’an), Pola pemahaman yang ditawarkannya mengungkap asumsi-asumsi metodologis yang Kontekstual karena tidak hanya memperhatikan isi teks, tetapi juga mempertimbangkan keberadaan konteks yang melingkupi teks tersebut, baik konteks psikologis maupun konteks sosial.
Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa penafsiran al-Qur’an dengan menggunakan metode hermenutik menghasilkan penafsiran yang lebih manusiawi dan kontekstual.
Kata Kunci : Teks, Pemahaman, Konteks, Hermeneutika.
.
Related Results
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
MENAKAR HERMENEUTIKA DALAM KAJIAN SASTRA
Kajian sastra ditandai oleh suatu aktivitas penting yang inheren di dalam dirinya, yakni interpretasi (penafsiran). Kegiatan apresiasi sastra dan kritik sastra, pada tepi dan muara...
HERMENEUTIKA GRAMATIKAL: Telaah Epistemologi Kitab Faidhul Barākat Fī Sab’il Qira’at Karya K.H. Muhamad Arwani bin Muhamad Amin al-Qudsi
HERMENEUTIKA GRAMATIKAL: Telaah Epistemologi Kitab Faidhul Barākat Fī Sab’il Qira’at Karya K.H. Muhamad Arwani bin Muhamad Amin al-Qudsi
Abstract: This article is aiming at revealing the linguistic aspects of the Qur'anic hermeneutics, in which the tradition of Qira'at (various ways of reading Qur’an) in Islam shows...
Shifting Paradigm Penafsiran Dalam Surat An-Nisa: 3 (Studi Perbandingan Tafsir Klasik Dan Kontemporer)
Shifting Paradigm Penafsiran Dalam Surat An-Nisa: 3 (Studi Perbandingan Tafsir Klasik Dan Kontemporer)
Abstrak
Tulisan ini mendiskusikan pergeseran paradigma penafsiran dalam surah an-Nisa’ (4): 3 yang selama ini menjadi isu hangat dan sering diperbincangkan dalam dunia penafsiran t...
Epistemologi Ukhuwah sebagai Falsafah Pemikiran Islam
Epistemologi Ukhuwah sebagai Falsafah Pemikiran Islam
Dalam tata keilmuan, paradigma epistemologi kritis yang komprehensif bagi bagi umat Islam sangat dibutuhkan untuk menggali ruh epistemologi kritis. Hal ini penting karena Indonesia...
Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
Epistemologi Tafsir: Mengurai Relasi Filsafat dengan Al-Qur’an
The Quran interpretation is always developing and shifting, from tafsir bil riwayat to the tafsir bil ra'yu. This shift and development cannot be separated from the search for mean...

