Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

AKULTURASI MATERIAL TENUN SABU SERAT TENCEL

View through CrossRef
Akulturasi Material Tenun Sabu Serat Tencel. Tenun Sabu tradisional berbahan dasar benang kapas berisfat tebal dan kaku. Pengolahan bahan dasar kain tenun dapat menambahkan nilai estetik dan fungsi dari kain tenun, tencel menjadi salah satu pilihan material dasar pembuatan tenun Sabu. Produksi serat tencel mendukung agenda dari Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia pada pilar pembangunan lingkungan dengan konsumsi dan produksi yan bertanggung jawab. Kearifan local yang terkandung pada kain tenun Sabu tetap dijaga dan dilestarikan dengan tidak merubah tahapan proses tenun dan tetap menggunakan motif asli tenun Sabu. Dengan metode deskriptif kualitatif mengulas tentang serat kapas tenun Sabu dan dengan metode literature review mengulas tentang teori akulturasi dan pengetahuan mengenai serat tencel. Dilakukan eksplorasi produksi tenun Sabu dengan bahan serat tencel. Hasil eksplorasi didapatkan perbandingan antara tenun Sabu serat kapas dan tenun Sabu serat tencel, pada tenun Sabu serat tencel didapatkan tekstur yang lebih lembut, serapan warna yang lebih baik, ketebalan kain yang berkurang, hal ini membuat bertambahnya nilai fungsi dan estetik dari kain tenun Sabu.  
Title: AKULTURASI MATERIAL TENUN SABU SERAT TENCEL
Description:
Akulturasi Material Tenun Sabu Serat Tencel.
Tenun Sabu tradisional berbahan dasar benang kapas berisfat tebal dan kaku.
Pengolahan bahan dasar kain tenun dapat menambahkan nilai estetik dan fungsi dari kain tenun, tencel menjadi salah satu pilihan material dasar pembuatan tenun Sabu.
Produksi serat tencel mendukung agenda dari Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia pada pilar pembangunan lingkungan dengan konsumsi dan produksi yan bertanggung jawab.
Kearifan local yang terkandung pada kain tenun Sabu tetap dijaga dan dilestarikan dengan tidak merubah tahapan proses tenun dan tetap menggunakan motif asli tenun Sabu.
Dengan metode deskriptif kualitatif mengulas tentang serat kapas tenun Sabu dan dengan metode literature review mengulas tentang teori akulturasi dan pengetahuan mengenai serat tencel.
Dilakukan eksplorasi produksi tenun Sabu dengan bahan serat tencel.
Hasil eksplorasi didapatkan perbandingan antara tenun Sabu serat kapas dan tenun Sabu serat tencel, pada tenun Sabu serat tencel didapatkan tekstur yang lebih lembut, serapan warna yang lebih baik, ketebalan kain yang berkurang, hal ini membuat bertambahnya nilai fungsi dan estetik dari kain tenun Sabu.
 .

Related Results

SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
TIPOLOGI ARSITEKTUR RUMAH SABU (AMMU HAWU), SEBUAH PENDEKATAN DESKRIPTIF ANTROPOLOGIS
TIPOLOGI ARSITEKTUR RUMAH SABU (AMMU HAWU), SEBUAH PENDEKATAN DESKRIPTIF ANTROPOLOGIS
Abstract: The architecture of the house of Sabu (ammu hawu) is one of the riches of vernacular architecture that still exists in East Nusa Tenggara and is well preserved by the eth...
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Sintesis Biokomposit Resin Epoksi/Serat Ijuk/Serat Kelapa dengan Alkalisasi KOH
Saat ini penggunaan polimer di dunia industri semakin berkembang, salah satunya dengan dibentuk menjadi komposit polimer. Matriks yang dapat digunakan dalam pembuatan komposit sala...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...
FILOSOFI BANGUNAN RUMAH ADAT KOMUNITAS SABU (AMMU AE NGA RUKOKO DO HAWU)
FILOSOFI BANGUNAN RUMAH ADAT KOMUNITAS SABU (AMMU AE NGA RUKOKO DO HAWU)
Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan makna dari Filosofi Bangunan Rumah Adat Komunitas Sabu (ammu ae  nga rukoko do Hawu) Di Sabu, Desa Ledeana Kecamatan Sabu Barat Kabupa...
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
KEKHASAN MOTIF TENUN KAMBE-KAMBERA DALAM TENUN TRADISIONAL MUNA
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis Dan Mendeskripsikan Bentuk-bentuk Motif tenun Kambe-Kambera Dalam Tenun Tradisional Muna, (2) Menganalisis dan Mendeskripsikan makna...
TENUN GRINGSINGTEKNIK PRODUKSI, MOTIF DAN MAKNA SIMBOLIK
TENUN GRINGSINGTEKNIK PRODUKSI, MOTIF DAN MAKNA SIMBOLIK
Latar belakang dari penelitian ini adalah bahwa Desa Tenganan Pagringsingan Karangasem Bali penghasil Tenun Ikat terbaik di Indonesia. Salah satu Tenun Ikat tersebut adalah Tenun G...

Back to Top