Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Mitigasi Risiko Sengketa dalam Kontrak Jasa Konstruksi di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan

View through CrossRef
Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki segi hukum publik dan hukum privat serta terlibat dalam hubungan kontraktual dengan penyedia barang/jasa melalui suatu perjanjian (government contract) yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan kontrak privat lainnya. Dalam kontrak yang dibuat pemerintah, prinsip dan aturan hukum dalam hukum kontrak privat tidak sepenuhnya berlaku dikarenakan adanya unsur hukum publik, karena itu diperlukan mitigasi risiko mencegah timbulnya dan apabila terjadi permasalahan atau sengketa. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka permasalahan yang ditelaah dalam penelitian ini yaitu, pertama Bagaimana kedudukan hukum para pihak dalam kontrak jasa konstruksi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Pihak Penyedia Jasa Konstruksi, dan kedua, Bagaimana perlindungan hukum terhadap para pihak, jika terjadi permasalahan pada Kontrak Jasa Konstruksi Pemerintah. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan metode pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil dari penelitian kedudukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan didalam kontrak jasa konstruksi pemerintah sebagai pengguna jasa konstruksi dengan penyedia jasa konstruksi seringkali berada dalam keadaan yang tidak seimbang, pemerintah sebagai pengguna jasa konstruksi seringkali berada dalam kedudukan yang lebih kuat, sedangkan penyedia jasa konstruksi berada dalam kedudukan yang lemah. Mitigasi risiko sengketa dalam kontrak jasa konstruksi pemerintah memerlukan upaya yang sistematis dan terencana, mulai dari identifikasi risiko sejak awal, penyusunan kontrak yang jelas dan komprehensif, hingga pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan jasa konstruksi pemerintah. Pengelolaan risiko finansial, kualitas, perlindungan hukum serta penyelesaian sengketa yang efisien sangat penting untuk meminimalkan potensi kegagalan jasa konstruksi pemerintah dan melindungi kepentingan publik.
Title: Mitigasi Risiko Sengketa dalam Kontrak Jasa Konstruksi di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan
Description:
Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki segi hukum publik dan hukum privat serta terlibat dalam hubungan kontraktual dengan penyedia barang/jasa melalui suatu perjanjian (government contract) yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan dengan kontrak privat lainnya.
Dalam kontrak yang dibuat pemerintah, prinsip dan aturan hukum dalam hukum kontrak privat tidak sepenuhnya berlaku dikarenakan adanya unsur hukum publik, karena itu diperlukan mitigasi risiko mencegah timbulnya dan apabila terjadi permasalahan atau sengketa.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka permasalahan yang ditelaah dalam penelitian ini yaitu, pertama Bagaimana kedudukan hukum para pihak dalam kontrak jasa konstruksi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan Pihak Penyedia Jasa Konstruksi, dan kedua, Bagaimana perlindungan hukum terhadap para pihak, jika terjadi permasalahan pada Kontrak Jasa Konstruksi Pemerintah.
Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan metode pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach).
Hasil dari penelitian kedudukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan didalam kontrak jasa konstruksi pemerintah sebagai pengguna jasa konstruksi dengan penyedia jasa konstruksi seringkali berada dalam keadaan yang tidak seimbang, pemerintah sebagai pengguna jasa konstruksi seringkali berada dalam kedudukan yang lebih kuat, sedangkan penyedia jasa konstruksi berada dalam kedudukan yang lemah.
Mitigasi risiko sengketa dalam kontrak jasa konstruksi pemerintah memerlukan upaya yang sistematis dan terencana, mulai dari identifikasi risiko sejak awal, penyusunan kontrak yang jelas dan komprehensif, hingga pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan jasa konstruksi pemerintah.
Pengelolaan risiko finansial, kualitas, perlindungan hukum serta penyelesaian sengketa yang efisien sangat penting untuk meminimalkan potensi kegagalan jasa konstruksi pemerintah dan melindungi kepentingan publik.

Related Results

INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN KONTRAK LUMSUM DAN KONTRAK WAKTU PENUGASAN PADA PEKERJAAN KONSULTANSI KONSTRUKSI DI PROVINSI SUMATERA UTARA
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN KONTRAK LUMSUM DAN KONTRAK WAKTU PENUGASAN PADA PEKERJAAN KONSULTANSI KONSTRUKSI DI PROVINSI SUMATERA UTARA
Kontrak merupakan kesepakatan antara pengguna jasa dengan pihak penyedia jasa dalam melakukan transaksi berupa kesanggupan melaksanakan sesuatu dengan sejumlah uang sebagai i...
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
Penggunaan standar kontrak FIDIC sebagai model kontrak konstruksi di Indonesia semakin meningkat. Proyek-proyek konstruksi baik yang didanai oleh swasta, pemerintah maupun pinjaman...
Penyelesaian Sengketa Internasional Dalam Kontrak Elektronik
Penyelesaian Sengketa Internasional Dalam Kontrak Elektronik
AbstractSettlement of international disputes in terms of electronic contracts, there are still legal loopholes in the event of international disputes in electronic contracts. Activ...
Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi (Wilayah Tabanan dan Badung), Provinsi Bali
Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi (Wilayah Tabanan dan Badung), Provinsi Bali
Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, tidak terlewat dari risiko yang akan terjadi dalam tahapannya. Untuk meminimalisasi dampak negatif dari risiko tersebut maka perlu dilaku...
ANALISIS RISIKO LAHAN HIBAH PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN NIAS SELATAN
ANALISIS RISIKO LAHAN HIBAH PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KABUPATEN NIAS SELATAN
Nias Selatan sebagai daerah otonomi baru, pembangunan di berbagai bidang terus ditingkatkan terutama di bidang konstruksi. Namun demikian, pekerjaan proyek konstruksi sering ...
SENGKETA LEASING DALAM KONTEKS PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN
SENGKETA LEASING DALAM KONTEKS PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN
Dalam prakteknya perjanjian leasing ini banyak terjadinya wanprestasi yang menimbulkan sengketa antara pihak lessor dengan lessee. Penyelesaian sengketa yang dipilih oleh lessee (k...

Back to Top