Javascript must be enabled to continue!
Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi dengan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah
View through CrossRef
Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu pengalaman empiris menunjukkan bahwakemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Karangtengah Kabupaten Cianjur pada tahun pelajaran 2016/2017 dalam menulis karangan deskripsi, masih rendah yakni mencapai nilai rata-rata 65, sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Artikel ini akan mendeskripsikan proses dan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan memanfaatkan media lingkungan sekolah. Siswa yang dijadikan populasi penelitian yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 4 Karangtengah Cianjur berjumlah tiga kelas yakni 100 orang, sedangkan sampelnya kelas VII-A dan VII-B berjumlah 50 orang. Metode penelitian yaitu eksperimen semu, sedangkan teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan angket. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif skala seratus dengan prangkat lunak Minitab 14 statistik uji-t. Hasil pengolahan data diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan memanfaatkan lingkungan sekolah diketahui nilai rata-rata 70,31 dan setelah pembelajaran yaitu 86,40. Pembelajaran menulis karangan desripsi tanpa memanfaatkan lingkungan sekolah, sebelum pembelajaran diperoleh rata-rata 69,56 dan setelah pembelajaran diketahui nilai rata-rata 76,44. Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi antara pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekolah dengan tanpa lingkungan sekolah. Hasil pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekolah jauh lebih tinggi daripada tanpa memanfaatkan lingkungan sekolah.Kata kunci : kemampuan, menulis, karangan deskripsi, lingkungan sekolah.The problem that becomes the background of this research is the empirical experience showing that the ability of Grade VII students of SMP Negeri 4 Karangtengah, Cianjur Regency in the 2016/2017 academic year in writing description essays, is still low, reaching an average value of 65, while the Minimum Mastery Criteria (KKM), namely 70. This article will describe the process and improvement of students' ability to write descriptive essays by utilizing the school environment media. Students who were used as the population of the study were eighth grade students of SMP Negeri 4 Karangtengah Cianjur, with three classes consisting of 100 people, while the sample consisted of class VII-A and VII-B totaling 50 people. The research method is quasi-experimental, while data collection techniques are tests, observations, and questionnaires. Data processing is done in a hundred scale quantitative manner with the software Minitab 14 t-test statistics. The results of data processing concluded that learning to write descriptive essays by utilizing the school environment is known to be an average value of 70.31 and after learning is 86.40. Learning to write descriptive essays without utilizing the school environment, before learning is obtained an average of 69.56 and after learning the average value of 76.44 is known. In this regard, there are significant differences in the ability of students to write descriptive essays between learning that utilizes the school environment and without the school environment. Learning outcomes by utilizing the school environment are much higher than without utilizing the school environment.Keywords: ability, writing, description essay, school environment.
Title: Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi dengan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah
Description:
Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu pengalaman empiris menunjukkan bahwakemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Karangtengah Kabupaten Cianjur pada tahun pelajaran 2016/2017 dalam menulis karangan deskripsi, masih rendah yakni mencapai nilai rata-rata 65, sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70.
Artikel ini akan mendeskripsikan proses dan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi dengan memanfaatkan media lingkungan sekolah.
Siswa yang dijadikan populasi penelitian yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 4 Karangtengah Cianjur berjumlah tiga kelas yakni 100 orang, sedangkan sampelnya kelas VII-A dan VII-B berjumlah 50 orang.
Metode penelitian yaitu eksperimen semu, sedangkan teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan angket.
Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif skala seratus dengan prangkat lunak Minitab 14 statistik uji-t.
Hasil pengolahan data diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran menulis karangan deskripsi dengan memanfaatkan lingkungan sekolah diketahui nilai rata-rata 70,31 dan setelah pembelajaran yaitu 86,40.
Pembelajaran menulis karangan desripsi tanpa memanfaatkan lingkungan sekolah, sebelum pembelajaran diperoleh rata-rata 69,56 dan setelah pembelajaran diketahui nilai rata-rata 76,44.
Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi antara pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekolah dengan tanpa lingkungan sekolah.
Hasil pembelajaran dengan memanfaatkan lingkungan sekolah jauh lebih tinggi daripada tanpa memanfaatkan lingkungan sekolah.
Kata kunci : kemampuan, menulis, karangan deskripsi, lingkungan sekolah.
The problem that becomes the background of this research is the empirical experience showing that the ability of Grade VII students of SMP Negeri 4 Karangtengah, Cianjur Regency in the 2016/2017 academic year in writing description essays, is still low, reaching an average value of 65, while the Minimum Mastery Criteria (KKM), namely 70.
This article will describe the process and improvement of students' ability to write descriptive essays by utilizing the school environment media.
Students who were used as the population of the study were eighth grade students of SMP Negeri 4 Karangtengah Cianjur, with three classes consisting of 100 people, while the sample consisted of class VII-A and VII-B totaling 50 people.
The research method is quasi-experimental, while data collection techniques are tests, observations, and questionnaires.
Data processing is done in a hundred scale quantitative manner with the software Minitab 14 t-test statistics.
The results of data processing concluded that learning to write descriptive essays by utilizing the school environment is known to be an average value of 70.
31 and after learning is 86.
40.
Learning to write descriptive essays without utilizing the school environment, before learning is obtained an average of 69.
56 and after learning the average value of 76.
44 is known.
In this regard, there are significant differences in the ability of students to write descriptive essays between learning that utilizes the school environment and without the school environment.
Learning outcomes by utilizing the school environment are much higher than without utilizing the school environment.
Keywords: ability, writing, description essay, school environment.
Related Results
PENERAPAN QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN MENULIS HASIL KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS IX SMP
PENERAPAN QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN MENULIS HASIL KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS IX SMP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kemampuan menuli...
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Keterampilan menulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Kegiatan menulis menjadikan siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran ...
KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 10 KUPANG
KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 10 KUPANG
Sufince Antonia Asbanu. Nim 2101010088. Dibimbing oleh Dra. Karus M. Margareta, M.Pd dan Margareta P.E Djokaho, S.Sn.M.Pd. Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII A SMP Ne...
MENULIS TEKS DESKRIPSI BERTEMAKAN LINGKUNGAN SOSIAL
MENULIS TEKS DESKRIPSI BERTEMAKAN LINGKUNGAN SOSIAL
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pembelajaran menulis teks deskripsi bertemakan lingkungan sosial di kelas V sekolah dasar. Menulis sebagai salah satu wujud peng...
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. C Groenen OFM)
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. C Groenen OFM)
Nama Buku Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru .merupakan salah satu buku yang di karang atau disusun oleh, Dr. C Groenen OFM .buku ini memberikan informasi desariah saja maka, cuku...
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif MKW...
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. c. Groenen OFM)
Resensi Buku: Pengantar Ke Dalam Perjanjian Baru (Dr. c. Groenen OFM)
Buku ini terbagi menjadi dua bagian besar, bagian pertama menguraikan beberapa hal yang bersangkutan dengan seluruh perjanjian baru. Secara umum isi, corak ciri dan latar belakang ...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARANEXPERIENTIAL LEARNINGTERHADAPKEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWAKELASXI SMK TARBIYAH ISLAMIYAH HAMPARAN PERAK TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013
PENGARUH MODEL PEMBELAJARANEXPERIENTIAL LEARNINGTERHADAPKEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWAKELASXI SMK TARBIYAH ISLAMIYAH HAMPARAN PERAK TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modelpembelajaran experiential learning terhadap kemampuan menulis karangan narasisiswa kelas XI SMK Tarbiyah Islamiyah Hampa...

