Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KAPASITAS KERJA DAN KEBUTUHAN BAHAN BAKAR TRAKTOR TANGAN BERDASARKAN VARIASI POLA PENGOLAHAN TANAH, KEDALAMAN PEMBAJAKAN DAN KECEPATAN KERJA

View through CrossRef
Hand tractor is a type of tractor that is widely used especially in land cultivation by farmers in an effort to increase  productivity. The result of land cultivation is infl uenced by plowing depth and working speed, meanwhile the plowing depth and working speed infl uence working capasity and fuel consumption. The aim of this research is to calculate need of fuel consumption and work capasity of hand tractor with single moldboard plow cultivate in various of tillage patterns, plowing depths, working speeds. The tillage patterns used in this research are returned closing and circle methods. This study uses a randomized block design (RBD) factorial. The fi rst factor is the depth of plow consisting of 3 (three)standard treatments, namely: plowing depth 10 cm (D1), 15 cm (D2), 20 cm (D3). The second factor is the speed of the tractor consists of three (3) level of treatment that is: tractor forward speed of 0.83 m/s (V1), 1.25 m/s (V2), and 1, 67 m/s (V3). The parameters of this research are calculate fuel consumption and work capasity of each method with returnedclosing and circle method.The result showed that in plowing depth 10-20 cm and working capasity 0,83-1,67 m/s for cultivating an area of   1 ha with returned closing method is 2.066 l/hour, while the circle method is around 1,107 l/hour, and the interaction factor of  working speed and plowing depth is 1,205 – 3,059 l/hours. The average of working capasityis 2,492 hours/ha, in circle method is 4,651 hours/ha, and interaction factor of  working speed and plowing depth is 0,868–1,787 hours/ha. Working speed and plowing depth are liniear with fuel consumption and working capasity. The best method in order to effi cient fuel consumption and maximum working capasity is the circle method.Keywords: Fuel consumption, working capasity, working speed, plowing depth, and tillage pattern ABSTRAKTraktor tangan merupakan jenis traktor yang banyak digunakan khususnya dalam pengolahan tanah oleh para petani  sebagai usaha untuk meningkatkan produktivitas. Hasil pengolahan tanah dipengaruhi oleh kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja traktor, sementara kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja berpengaruh terhadap kapasitas kerja dan kebutuhan bahan bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya kebutuhan bahan bakar dankapasitas kerja traktor tangan dengan alat pengolah tanah bajak singkal tunggal dengan variasi pola pengolahan tanah, kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja. Pola pengolahan yang digunakan adalah pola bolak-balik rapat dan pola berkeliling. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama adalah kedalaman bajak singkal yang terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu : kedalaman bajak 10 cm (D1), 15 cm (D2),  dan 20 cm (D3). Faktor kedua  adalah kecepatan traktor terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu: kecepatan maju traktor 0,83 m/s (V1),  1,25 m/s (V2), dan 1,67 m/s (V3). Adapun parameter diukur adalah konsumsi bahan bakar dan kapasitas kerja traktor tangan untuk masing-masing pola pengolahan tanah. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada kedalaman pembajakan 10-20 cm dan kecepatan kerja 0,83-1,67 m/s untuk penyiapan lahan seluas 1 ha dengan pola bolak-balik rapat, kebutuhan bahan bakar rata-rata adalah 2,066 l/jam, pada pola berkeliling adalah 1,107 l/jam, dan dengan interaksi faktor kecepatan dengan kedalaman pembajakan adalah 1,205 – 3,059 l/jam. Kapasitas kerja rata-rata adalah 2,492 jam/ha, pada pola berkeliling adalah 4,651 jam/ha, dan interaksinya adalah 0,868 – 1,787 l/jam.  Kecepatan dan kedalaman pembajakan berbanding lurus dengan konsumsi bahan bakar dan kapasitas kerja. Pola pengolahan tanah terbaik agar konsumsi bahan bakar efi sien dan kapasitas  kerja maksimal adalah pola berkeliling.Kata kunci: Konsumsi bahan bakar, kapasitas kerja, kecepatan, kedalaman, pola pengolahan
Title: ANALISIS KAPASITAS KERJA DAN KEBUTUHAN BAHAN BAKAR TRAKTOR TANGAN BERDASARKAN VARIASI POLA PENGOLAHAN TANAH, KEDALAMAN PEMBAJAKAN DAN KECEPATAN KERJA
Description:
Hand tractor is a type of tractor that is widely used especially in land cultivation by farmers in an effort to increase  productivity.
The result of land cultivation is infl uenced by plowing depth and working speed, meanwhile the plowing depth and working speed infl uence working capasity and fuel consumption.
The aim of this research is to calculate need of fuel consumption and work capasity of hand tractor with single moldboard plow cultivate in various of tillage patterns, plowing depths, working speeds.
The tillage patterns used in this research are returned closing and circle methods.
This study uses a randomized block design (RBD) factorial.
The fi rst factor is the depth of plow consisting of 3 (three)standard treatments, namely: plowing depth 10 cm (D1), 15 cm (D2), 20 cm (D3).
The second factor is the speed of the tractor consists of three (3) level of treatment that is: tractor forward speed of 0.
83 m/s (V1), 1.
25 m/s (V2), and 1, 67 m/s (V3).
The parameters of this research are calculate fuel consumption and work capasity of each method with returnedclosing and circle method.
The result showed that in plowing depth 10-20 cm and working capasity 0,83-1,67 m/s for cultivating an area of   1 ha with returned closing method is 2.
066 l/hour, while the circle method is around 1,107 l/hour, and the interaction factor of  working speed and plowing depth is 1,205 – 3,059 l/hours.
The average of working capasityis 2,492 hours/ha, in circle method is 4,651 hours/ha, and interaction factor of  working speed and plowing depth is 0,868–1,787 hours/ha.
Working speed and plowing depth are liniear with fuel consumption and working capasity.
The best method in order to effi cient fuel consumption and maximum working capasity is the circle method.
Keywords: Fuel consumption, working capasity, working speed, plowing depth, and tillage pattern ABSTRAKTraktor tangan merupakan jenis traktor yang banyak digunakan khususnya dalam pengolahan tanah oleh para petani  sebagai usaha untuk meningkatkan produktivitas.
Hasil pengolahan tanah dipengaruhi oleh kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja traktor, sementara kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja berpengaruh terhadap kapasitas kerja dan kebutuhan bahan bakar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya kebutuhan bahan bakar dankapasitas kerja traktor tangan dengan alat pengolah tanah bajak singkal tunggal dengan variasi pola pengolahan tanah, kedalaman pembajakan dan kecepatan kerja.
Pola pengolahan yang digunakan adalah pola bolak-balik rapat dan pola berkeliling.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial.
Faktor pertama adalah kedalaman bajak singkal yang terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu : kedalaman bajak 10 cm (D1), 15 cm (D2),  dan 20 cm (D3).
Faktor kedua  adalah kecepatan traktor terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan yaitu: kecepatan maju traktor 0,83 m/s (V1),  1,25 m/s (V2), dan 1,67 m/s (V3).
Adapun parameter diukur adalah konsumsi bahan bakar dan kapasitas kerja traktor tangan untuk masing-masing pola pengolahan tanah.
Hasil penelitian diperoleh bahwa pada kedalaman pembajakan 10-20 cm dan kecepatan kerja 0,83-1,67 m/s untuk penyiapan lahan seluas 1 ha dengan pola bolak-balik rapat, kebutuhan bahan bakar rata-rata adalah 2,066 l/jam, pada pola berkeliling adalah 1,107 l/jam, dan dengan interaksi faktor kecepatan dengan kedalaman pembajakan adalah 1,205 – 3,059 l/jam.
Kapasitas kerja rata-rata adalah 2,492 jam/ha, pada pola berkeliling adalah 4,651 jam/ha, dan interaksinya adalah 0,868 – 1,787 l/jam.
  Kecepatan dan kedalaman pembajakan berbanding lurus dengan konsumsi bahan bakar dan kapasitas kerja.
Pola pengolahan tanah terbaik agar konsumsi bahan bakar efi sien dan kapasitas  kerja maksimal adalah pola berkeliling.
Kata kunci: Konsumsi bahan bakar, kapasitas kerja, kecepatan, kedalaman, pola pengolahan.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
FUNGSI MESIN TRAKTOR DAN ALAT TRADISIONAL PENGOLAH TANAH
FUNGSI MESIN TRAKTOR DAN ALAT TRADISIONAL PENGOLAH TANAH
Pengolahan tanah awalnya dilakukan secara konvensioal atau secara tradisional, dengan menggunakan tenaga hewan ternak (sapi, kerbau, dan kuda). Seiring dengan perkembangan zaman, p...
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Pengaruh pemakaian bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh bahan bakar premium, pertalite dan pertamax terhadap kinerja motor 4 tak. Seberapa besar pengaruh pemakaian berbagai bahan bak...
ANALISA PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL DALAM PREMIUM PADA SEPEDA MOTOR
ANALISA PENGARUH CAMPURAN BIOETANOL DALAM PREMIUM PADA SEPEDA MOTOR
Kelangkaan bahan bakar merupakan masalah yang sering terjadi dan umum di Negara Indonesia. Masalah ini adalah salah satu masalah yang sangat berdampak pada masyarakat, terutama mas...
MEDIASI SEBAGAI PENYELESAIAN SENGKETA UNTUK PEMBAJAKAN HAK CIPTA DI INDONESIA
MEDIASI SEBAGAI PENYELESAIAN SENGKETA UNTUK PEMBAJAKAN HAK CIPTA DI INDONESIA
    ABSTRAK    Penyelesaian kasus pembajakan hak cipta saat ini lebih banyak diselesaikan secara pidana, sedangkan disisi lain kerugian korban pembajakan hak cipta merupakan hal pe...
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
PENGARUH PENAMBAHAN ETANOL DI BAHAN BAKAR TERHADAP PRESTASI MESIN 4 TAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan etanol berkadar 96% dalam bahan bakar. Data hasil pengujian menyebutkan bahan bakar pertalit memiliki nilai kadar Karb...
POTENSI LIKUEFAKSI DI DAERAH PETOBO PALU BERDASARKAN HASIL UJI CPT DAN SWS
POTENSI LIKUEFAKSI DI DAERAH PETOBO PALU BERDASARKAN HASIL UJI CPT DAN SWS
Peristiwa likuefaksi yang terjadi di Kelurahan Petobo Kota Palu Sulawesi Tengah diakibatkan oleh gempa bumi 28 September 2018 dengan magnitudo 7,4 Mw. Penelitian ini bertujua...
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Studi sistem bahan bakar gas pada superheater untuk pengembangan bahan bakar alternatif
Kebutuhan energi di Indonesia terutama penggunaan bahan bakar solar yang semakin meningkat dan emisi gas buang yang semakin tinggi menyebabkan pemanasan global merupakan permasalah...

Back to Top