Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FUNGSI MESIN TRAKTOR DAN ALAT TRADISIONAL PENGOLAH TANAH

View through CrossRef
Pengolahan tanah awalnya dilakukan secara konvensioal atau secara tradisional, dengan menggunakan tenaga hewan ternak (sapi, kerbau, dan kuda). Seiring dengan perkembangan zaman, pengolahan tanah konvensional diganti dengan pengolahan secara modern menggunakan teknologi yang canggih. Alat-alat sederhana yang umumnya digunakan untuk mengolah tanah seperti cangkul, parang, sabit dan lain-lain, sekarang diganti dengan bajak dan garu yang di gandengkan dengan traktor. Secara empiris zaman dulu manusia menggunakan tenaga hewan untuk membajak dan mengolah tanah. Sekarang tenaga hewan ternak tersebut telah digantikan dengan tenaga mesin. Sehingga pengolahan tanah menjadi lebih efisien dan efektif.Pengolahan tanah merupakan proses merubah sifat sifat fisik tanah dengan cara memotong, membalik, memecah, atau membongkar tanah, sehingga tanah dapat diolah untuk menanam. Pengertian lain, pengolahan tanah dalam usaha budidaya pertanian bertujuan untuk menciptakan keadaan tanah olah yang siap tanam baik secara fisis, kemis, maupun biologis, sehingga tanaman yang dibudidayakan akan tumbuh dengan baik. Pengolahan tanah terutama akan memperbaiki secara fisis, perbaikan kemis dan biologis terjadi secara tidak langsung. Implemet Traktor dibedakan berdasarkan tahap pengolahannaya yaitu pengolahan tanah pertama dan pengolahan tanah kedua. Masing-masing tahapan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Pada pengolahan tanah pertama berfugsi untuk membalikan tanah, menghancurkan tanah dan membongkar tanah, alat-alat yang digunakan dalam pengolahan tanah pertama bajak singkal, baja piring, bajak rotari, bajak chisel dan bajak sub soil. Sedangkan pada pengolahan tanah kedua berfungsi menggemburkan dan meratakan tanah.
Title: FUNGSI MESIN TRAKTOR DAN ALAT TRADISIONAL PENGOLAH TANAH
Description:
Pengolahan tanah awalnya dilakukan secara konvensioal atau secara tradisional, dengan menggunakan tenaga hewan ternak (sapi, kerbau, dan kuda).
Seiring dengan perkembangan zaman, pengolahan tanah konvensional diganti dengan pengolahan secara modern menggunakan teknologi yang canggih.
Alat-alat sederhana yang umumnya digunakan untuk mengolah tanah seperti cangkul, parang, sabit dan lain-lain, sekarang diganti dengan bajak dan garu yang di gandengkan dengan traktor.
Secara empiris zaman dulu manusia menggunakan tenaga hewan untuk membajak dan mengolah tanah.
Sekarang tenaga hewan ternak tersebut telah digantikan dengan tenaga mesin.
Sehingga pengolahan tanah menjadi lebih efisien dan efektif.
Pengolahan tanah merupakan proses merubah sifat sifat fisik tanah dengan cara memotong, membalik, memecah, atau membongkar tanah, sehingga tanah dapat diolah untuk menanam.
Pengertian lain, pengolahan tanah dalam usaha budidaya pertanian bertujuan untuk menciptakan keadaan tanah olah yang siap tanam baik secara fisis, kemis, maupun biologis, sehingga tanaman yang dibudidayakan akan tumbuh dengan baik.
Pengolahan tanah terutama akan memperbaiki secara fisis, perbaikan kemis dan biologis terjadi secara tidak langsung.
Implemet Traktor dibedakan berdasarkan tahap pengolahannaya yaitu pengolahan tanah pertama dan pengolahan tanah kedua.
Masing-masing tahapan memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Pada pengolahan tanah pertama berfugsi untuk membalikan tanah, menghancurkan tanah dan membongkar tanah, alat-alat yang digunakan dalam pengolahan tanah pertama bajak singkal, baja piring, bajak rotari, bajak chisel dan bajak sub soil.
Sedangkan pada pengolahan tanah kedua berfungsi menggemburkan dan meratakan tanah.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
mesin bubut
mesin bubut
Perkembangan teknologi komputer saat ini telah mengalami kemajuan yang amat pesat. Dalam hal ini komputer telah diaplikasikan ke dalam alat-alat mesin perkakas di antaranya mesin b...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Perancangan Sistem Pengendali Kemudi Otomatis Traktor Roda Dua dengan Penerapan FPV (First Person View)
Perancangan Sistem Pengendali Kemudi Otomatis Traktor Roda Dua dengan Penerapan FPV (First Person View)
Penelitian ini adalah penelitian modifikasi atau rakayasa yang menentukan dan berjalan tanpa kendali sistem pengendali kemudi otomatis traktor roda dua dengan penerapan FPV ( First...
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
Model Spasial Penentuan Lokasi untuk Objek Bank Tanah di Kabupaten Sleman
 Abstract: The conception of a land bank is intended as an activity undertaken by the Government to provide land, which will be allocated for future use for various development pur...
Penggunaan Traktor Roda Dua pada Lahan Padi Sawah di Jawa Barat
Penggunaan Traktor Roda Dua pada Lahan Padi Sawah di Jawa Barat
Pengembangan komoditas padi sawah yang berorientasi agribisnis seharusnya  didukung oleh alat dan mesin pertanian antara lain traktor moda dua. Kajian ini dilakukan untuk mengevalu...
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI MESIN-MESIN DALAM SATU RANGKAIAN PADA PROSES PRODUKSI KAYU LAPIS (STUDI KASUS DI PT SURYA SATRYA TIMUR)
EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI MESIN-MESIN DALAM SATU RANGKAIAN PADA PROSES PRODUKSI KAYU LAPIS (STUDI KASUS DI PT SURYA SATRYA TIMUR)
This research aims to analyze the effectiveness and efficiency value of plywood production machines. This research was conducted by observing and recording the production flow or w...

Back to Top