Javascript must be enabled to continue!
PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji peran Pelabuhan Cilacap sebagai medium ekspor komoditas pertanian dan perdagangan dalam konteks politik kolonial Hindia Belanda di wilayah Banyumas. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode historis, artikel ini melakukan analisis terhadap perkembangan Pelabuhan Cilacap dari masa ke masa, serta konsekuensi ekonomi dan politiknya bagi wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Cilacap memiliki peran strategis dalam pengiriman produk pertanian hasil tanam paksa, seperti kopi, nila, gula, dan kayu manis, ke pasar internasional, terutama Eropa. Pembangunan pelabuhan ini menjadi fokus utama pemerintah kolonial Hindia Belanda dalam upaya meningkatkan efisiensi transportasi dan perekonomian wilayah Banyumas. Selain itu, pelabuhan ini juga dijadikan pos pertahanan penting dalam konteks politik kolonial. Dengan memanfaatkan sungai sebagai jalur transportasi utama, Pelabuhan Cilacap menjadi pusat kegiatan perdagangan dan ekspor-import, yang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Pembangunan infrastruktur, seperti kanal Sungai Serayu, menjadi langkah strategis dalam menghubungkan pelabuhan dengan daerah perkebunan di pedalaman Banyumas.
Title: PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942
Description:
Penelitian ini mengkaji peran Pelabuhan Cilacap sebagai medium ekspor komoditas pertanian dan perdagangan dalam konteks politik kolonial Hindia Belanda di wilayah Banyumas.
Melalui pendekatan kualitatif dengan metode historis, artikel ini melakukan analisis terhadap perkembangan Pelabuhan Cilacap dari masa ke masa, serta konsekuensi ekonomi dan politiknya bagi wilayah tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Cilacap memiliki peran strategis dalam pengiriman produk pertanian hasil tanam paksa, seperti kopi, nila, gula, dan kayu manis, ke pasar internasional, terutama Eropa.
Pembangunan pelabuhan ini menjadi fokus utama pemerintah kolonial Hindia Belanda dalam upaya meningkatkan efisiensi transportasi dan perekonomian wilayah Banyumas.
Selain itu, pelabuhan ini juga dijadikan pos pertahanan penting dalam konteks politik kolonial.
Dengan memanfaatkan sungai sebagai jalur transportasi utama, Pelabuhan Cilacap menjadi pusat kegiatan perdagangan dan ekspor-import, yang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
Pembangunan infrastruktur, seperti kanal Sungai Serayu, menjadi langkah strategis dalam menghubungkan pelabuhan dengan daerah perkebunan di pedalaman Banyumas.
Related Results
KRISIS EKONOMI NASIONAL PADA MASA-MASA AKHIR HINDIA BELANDA 1930-1942
KRISIS EKONOMI NASIONAL PADA MASA-MASA AKHIR HINDIA BELANDA 1930-1942
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mendasari terjadinya depresi ekonomi pada masa-masa terakhir Hindia Belanda; Hubungan antara depresi ekonomi dengan se...
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
SIKAP INDONESIA TERHADAP PERJANJIAN INTERNASIONAL YANG DIBUAT PEMERINTAH BELANDA
Untuk meneliti kedudukan dari perjanjian-perjanjian Internasional yang dibuat Pemerintah Belanda dan dinyatakan juga berlaku bagi wilayah Hindia Belanda dan sikap Indonesia terhada...
Runtuhnya Kejayaan Kopi Priangan Tahun 1870-1900
Runtuhnya Kejayaan Kopi Priangan Tahun 1870-1900
Tahun 1870-1900 adalah tahun dimana pemerintah Belanda memberikan peluang kepada pengusaha swasta untuk menanamkan modalnya di Hindia-Belanda, khususnya pada bidang perkebunan. Tan...
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
STUDI PENGEMBANGAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN PANTAI SADENG, GIRISUBO, GUNUNG KIDUL
Pelabuhan Sadeng merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dimanfaatkan untuk aktivitas bongkar muat dan pelelangan ikan. Aktifitas b...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
Kota Lubuklinggau Dalam Kurun Waktu 1825-1948
Kota Lubuklinggau Dalam Kurun Waktu 1825-1948
Abstrak: Kajian tentang Kota Lubuklinggau berdasarkan kronologis sejarah masih belum ada kajian yang komprehensif, sehingga terjadi kegagalan pemahaman generasi muda dalam memahami...
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Kualitas Puding Dengan Penambahan puree Buah Terung Belanda
Puding merupakan makanan yang terbuat dari bahan yang terdiri dari agar- agar, susu, gula dan air yang diolah dengan cara direbus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penga...
Artikel Pokok Penting Studi Pemerintahan Daerah
Artikel Pokok Penting Studi Pemerintahan Daerah
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pokok penting studi pemerintahan daerah yang mencakup pengertian dan dan definisi pemerintahan daerah, konsep dasar pemerintahan pemerintahan...

