Javascript must be enabled to continue!
BACA-BACA SANRO ANA’: TRADISI DAN RELIGI PADA KELAHIRAN TRADISIONAL MASYARAKAT BUGIS DI SULAWESI SELATAN
View through CrossRef
Baca-baca Sanro Ana’ merupakan ketidakjelasan bentuk dan kekaburan makna yang diyakini masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan dalam kelahiran tradisional menggelitik dan mendorong untuk mengungkapkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tradisi dan religi yang menjadi kepercayaan dibungkus dalam baca-baca sanro ana’ yang berupa mantra atau sastra yang sangat tradisional. Bentuknya yang berupa puisi lama yang terdiri dari pembuka, isi dan penutup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan berorientasi pada tuturan berupa mantra atau baca-baca sanro ana’ itu sendiri. Data didapatkan dengan melakukan observasi, wawancara, merekam, mencatat. Hasil penelitian menjelaskan bentuk mantra sanro ana’ adalah puisi lama atau puisi tradisional yang terdiri dari beberapa baris, namun tidak memiliki rima yang beraturan. Bentuk mantra yang berupa puisi lama yang terdiri dari pembuka, isi dan penutup. Mantra tidak dapat dimaknai secara langsung dari setiap kata yang terdapat dalam mantra sanro ana’, sebab kata-katanya bermakna metafora atau ungkapan perumpamaan. Mantra yang diungkapkan oleh sanro ana’ pada tradisi tujuh bulanan merupakan bahasa yang bermakna kekuatan, proses kelahiran dalam tahap kesakitan bermakna kemudahan, serta saat keluarnya bayi dari kandungan ibu sanro ana’ meniupkan atau membacakan mantranya yang mengandung yang bermakna keselamatan. Mantra terdiri atas beberapa jenis berdasarkan fungsi dan kegunaannya karena berhubungan denga alam gaib, dan menggunakan pilihan kata pengungkapan yang tepat. Mantra berfungsi sebagai alat utama bagi Sanro Ana’, pengintegrasian diri dengan Tuhan penciptanya alam semesta, permintaan izin kepada unsur yang terdapat dalam diri manusia, penolak bala’ dan doa pengharapan.
State Islamic University (UIN) Mataram
Title: BACA-BACA SANRO ANA’: TRADISI DAN RELIGI PADA KELAHIRAN TRADISIONAL MASYARAKAT BUGIS DI SULAWESI SELATAN
Description:
Baca-baca Sanro Ana’ merupakan ketidakjelasan bentuk dan kekaburan makna yang diyakini masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan dalam kelahiran tradisional menggelitik dan mendorong untuk mengungkapkannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tradisi dan religi yang menjadi kepercayaan dibungkus dalam baca-baca sanro ana’ yang berupa mantra atau sastra yang sangat tradisional.
Bentuknya yang berupa puisi lama yang terdiri dari pembuka, isi dan penutup.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan berorientasi pada tuturan berupa mantra atau baca-baca sanro ana’ itu sendiri.
Data didapatkan dengan melakukan observasi, wawancara, merekam, mencatat.
Hasil penelitian menjelaskan bentuk mantra sanro ana’ adalah puisi lama atau puisi tradisional yang terdiri dari beberapa baris, namun tidak memiliki rima yang beraturan.
Bentuk mantra yang berupa puisi lama yang terdiri dari pembuka, isi dan penutup.
Mantra tidak dapat dimaknai secara langsung dari setiap kata yang terdapat dalam mantra sanro ana’, sebab kata-katanya bermakna metafora atau ungkapan perumpamaan.
Mantra yang diungkapkan oleh sanro ana’ pada tradisi tujuh bulanan merupakan bahasa yang bermakna kekuatan, proses kelahiran dalam tahap kesakitan bermakna kemudahan, serta saat keluarnya bayi dari kandungan ibu sanro ana’ meniupkan atau membacakan mantranya yang mengandung yang bermakna keselamatan.
Mantra terdiri atas beberapa jenis berdasarkan fungsi dan kegunaannya karena berhubungan denga alam gaib, dan menggunakan pilihan kata pengungkapan yang tepat.
Mantra berfungsi sebagai alat utama bagi Sanro Ana’, pengintegrasian diri dengan Tuhan penciptanya alam semesta, permintaan izin kepada unsur yang terdapat dalam diri manusia, penolak bala’ dan doa pengharapan.
Related Results
Sanro vs Dukun “Abal-Abal” : Eksistensi Pengobatan Tradisional di Era Modern
Sanro vs Dukun “Abal-Abal” : Eksistensi Pengobatan Tradisional di Era Modern
Kehadiran dukun palsu atau sering disebut juga dukun abal-abal di tengah masyarakat, ternyata tidak membawa stigma terhadap dukun asli atau sanro. Buktinya, masyarakat masih memper...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minorit...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Akulturasi Islam Terhadap Tradisi Ma’baca Baca Suku Bugis
Abstract: Ma'baca baca is a traditional practice of the Bugis community that existed long before the arrival of Islam in the Indonesian archipelago. This research explores the accu...
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonyms of Bugis Language in Philosophy of Life of The Bugis People ABSTRAKFalsafah Bugis selain sarat dengan unsur etika dan moralitas juga mengandung nilai sastra yang tinggi. P...
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
Tradisi perkawinan adat bugis atau yang dikenal dengan tradisi Mappabotting khususnya masyarakat Hindu Bugis memiliki beberapa tahap atau proses komunikasi. Tentunya untuk ...

