Javascript must be enabled to continue!
Sanro vs Dukun “Abal-Abal” : Eksistensi Pengobatan Tradisional di Era Modern
View through CrossRef
Kehadiran dukun palsu atau sering disebut juga dukun abal-abal di tengah masyarakat, ternyata tidak membawa stigma terhadap dukun asli atau sanro. Buktinya, masyarakat masih mempercayai sanro dapat mengobati sakit medis maupun nonmedis (supranatural). Artikel ini bertujuan ingin mendeskripsikan strategi sanro menghadapi keberadaan dukun abal-abal di masyarakat, serta bagaimana pasien membedakan antara sanro dengan dukun abal-abal. Menggunakan jenis penelitian kualitatif, pengumpulan data bersumber dari wawancara, pengamatan, dan studi pustaka. Sedangkan penentuan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling), yaitu orang-orang yang memahami penelitian ini, yaitu sanro dan mereka yang pernah berobat ke sanro (pasien). Sementara analisis penelitian ini menggunakan analisis naratif. Penelitian ini menemukan, sebagai berikut: Pertama, sanro sebenarnya tidak merasa terganggu dengan kehadiran atau keberadaan dukun abal-abal di tengah-tengah mereka. Sanro bahkan merasa kasian dengan tindakan dukun abal-abal yang menipu orang sakit demi meraup keuntungan ekonomi. Dengan pengobatan bersumber dari ajaran Islam (doa-doa, ayat-ayat Al-Quran, mengaji, dan medium air putih), ini juga merupakan salah satu strategi sanro untuk mendapat kepercayaan masyarakat. Kedua, cara pasien membedakan antara sanro dengan dukun abal-abal, yaitu sanro bisa mengobati penyakit medis dan nonmedis, yang dibuktikan dengan kesembuhan pasien, serta sanro mengobati pasien tanpa bayaran sedangkan dukun abal-abal selalu mematok harga untuk setiap kali pengobatan. Pengobatan tradisional berkaitan dengan kepercayaan dan keyakinan pasien terhadap keahlian mengobati sanro.
Title: Sanro vs Dukun “Abal-Abal” : Eksistensi Pengobatan Tradisional di Era Modern
Description:
Kehadiran dukun palsu atau sering disebut juga dukun abal-abal di tengah masyarakat, ternyata tidak membawa stigma terhadap dukun asli atau sanro.
Buktinya, masyarakat masih mempercayai sanro dapat mengobati sakit medis maupun nonmedis (supranatural).
Artikel ini bertujuan ingin mendeskripsikan strategi sanro menghadapi keberadaan dukun abal-abal di masyarakat, serta bagaimana pasien membedakan antara sanro dengan dukun abal-abal.
Menggunakan jenis penelitian kualitatif, pengumpulan data bersumber dari wawancara, pengamatan, dan studi pustaka.
Sedangkan penentuan informan dilakukan dengan sengaja (purposive sampling), yaitu orang-orang yang memahami penelitian ini, yaitu sanro dan mereka yang pernah berobat ke sanro (pasien).
Sementara analisis penelitian ini menggunakan analisis naratif.
Penelitian ini menemukan, sebagai berikut: Pertama, sanro sebenarnya tidak merasa terganggu dengan kehadiran atau keberadaan dukun abal-abal di tengah-tengah mereka.
Sanro bahkan merasa kasian dengan tindakan dukun abal-abal yang menipu orang sakit demi meraup keuntungan ekonomi.
Dengan pengobatan bersumber dari ajaran Islam (doa-doa, ayat-ayat Al-Quran, mengaji, dan medium air putih), ini juga merupakan salah satu strategi sanro untuk mendapat kepercayaan masyarakat.
Kedua, cara pasien membedakan antara sanro dengan dukun abal-abal, yaitu sanro bisa mengobati penyakit medis dan nonmedis, yang dibuktikan dengan kesembuhan pasien, serta sanro mengobati pasien tanpa bayaran sedangkan dukun abal-abal selalu mematok harga untuk setiap kali pengobatan.
Pengobatan tradisional berkaitan dengan kepercayaan dan keyakinan pasien terhadap keahlian mengobati sanro.
Related Results
BACA-BACA SANRO ANA’: TRADISI DAN RELIGI PADA KELAHIRAN TRADISIONAL MASYARAKAT BUGIS DI SULAWESI SELATAN
BACA-BACA SANRO ANA’: TRADISI DAN RELIGI PADA KELAHIRAN TRADISIONAL MASYARAKAT BUGIS DI SULAWESI SELATAN
Baca-baca Sanro Ana’ merupakan ketidakjelasan bentuk dan kekaburan makna yang diyakini masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan dalam kelahiran tradisional menggelitik dan mendorong un...
When Mystics and Politics are Intertwined: Understanding Dukun as a Shamanistic System in Bugis-Makassar Political Sphere, Indonesia
When Mystics and Politics are Intertwined: Understanding Dukun as a Shamanistic System in Bugis-Makassar Political Sphere, Indonesia
The practitioner of the shamanic system among the Bugis-Makassar people in Indonesia is known as dukun or sanro, a person believed has a supranatural power, using their power eithe...
Pengaruh Pembinaan Bidan Tehadap Dukun bayi Untuk Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
Pengaruh Pembinaan Bidan Tehadap Dukun bayi Untuk Mengurangi Angka Kematian Ibu dan Bayi
Peranan dokter dan bidan dalam menolong persalinan di Indonesia dewasa ini masih sangat kecil karena hampir 80 persen persalinan yang ada ternyata masih ditolong oleh dukun bayi. D...
Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Menggunakan Jasa Dukun di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar 2017
Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Menggunakan Jasa Dukun di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar 2017
Pendahuluan persalinan adalah Salah satu kasus kesehatan yang masih banyak terjadi di Indonesia dengan pertolongan oleh dukun bayi. Banyak faktor yang memepengaruhi sebagian ibu me...
Meninjau Usaha Skincare Abal-Abal Perspektif Hukum Islam
Meninjau Usaha Skincare Abal-Abal Perspektif Hukum Islam
Dalam dunia ekonomi ataupun berwirausaha terkadang tidak dapat dipungkiri seseorang menjalankannya secara illegal dengan menjual produk yang mengandung bahan berbahaya sehingga ber...
Persepsi dan Perilaku Pengobatan Tradisional Sebagai Alternatif Upaya Mereduksi Penyakit Tidak Menular
Persepsi dan Perilaku Pengobatan Tradisional Sebagai Alternatif Upaya Mereduksi Penyakit Tidak Menular
Permasalahan Pokok Yang Akan Diteliti Dalam Studi Persepsi Dan Perilaku Pilihan Perawatan Kesehatan Ini Adalah Bagaimana Karakteristik Para Pengambil Keputusan Pengobatan Tradision...
PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN PURWAKARTA TERHADAP PENGOBATAN TRADISIONAL BERDASARKAN KELOMPOK USIA
PERSEPSI MASYARAKAT KABUPATEN PURWAKARTA TERHADAP PENGOBATAN TRADISIONAL BERDASARKAN KELOMPOK USIA
Guna mendukung upaya Pemerintah dalam mewujudkan derajat kesehatan optimal, masyarakat didorong untuk dapat memilih pengobatannya sendiri termasuk keputusan memilih pengobatan trad...
Kajian Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Minyak Karo untuk Pengobatan Tradisional Patah Tulang di Medan Selayang
Kajian Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Minyak Karo untuk Pengobatan Tradisional Patah Tulang di Medan Selayang
Penelitian ini berjudul tentang “Kajian Persepsi Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Minyak Karo Untuk Pengobatan Patah Tulang Di Medan Selayang”. Perkembangan praktik pengobatan medis...

