Javascript must be enabled to continue!
CERITA “SAMUDRAMANTHANA” PADA STRUKTUR BANGUNAN PADMASANA DI PURA AGUNG JAGATNATHA DENPASAR (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
View through CrossRef
Cerita Samudramanthana merupakan salah satu cerita mitos agama Hindu yang tercatat dalam beberapa kitab-kitab Purana, yang terdapat tokoh-tokoh dan simbolik yang memiliki makna tersendiri dalam proses kehidupan beragama khususnya pada bangunan Padmasana di Pura Jagatnatha Denpasar. Adapun masalah yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimanakah bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar?, (2) Bagaimanakah implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, (2) Implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah yaitu teori Hermeneutika dari Ricocur dan teori Belajar Sosial dari Albert Bandura. Subjek penelitian ini adalah Pemangku/Pengamong Pura Agung Jagatnatha Denpasar dan Tokoh Masyarakat. Metode Pengumpulan data adalah observasi non partisipan, wawancara terbuka, studi kepustakaan dan dokumentasi. Data-data yang didapatkan dianalisis dengan metode analisis metode analisis kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimulan. Hasil Penelitian menunjukkan bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, yaitu mengingat sangat banyak tokoh tokoh ataupun symbol dalam cerita Samudramanthana yang divisualisasikan pada bangunan Padmasana terkhusus bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar. Implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu, yaitu memberikan gambaran tentang konsepsi tiga kerangka dasar agama Hindu yaitu tattwa, susila, dan upacara.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: CERITA “SAMUDRAMANTHANA” PADA STRUKTUR BANGUNAN PADMASANA DI PURA AGUNG JAGATNATHA DENPASAR (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
Description:
Cerita Samudramanthana merupakan salah satu cerita mitos agama Hindu yang tercatat dalam beberapa kitab-kitab Purana, yang terdapat tokoh-tokoh dan simbolik yang memiliki makna tersendiri dalam proses kehidupan beragama khususnya pada bangunan Padmasana di Pura Jagatnatha Denpasar.
Adapun masalah yang akan dibahas antara lain: (1) Bagaimanakah bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar?, (2) Bagaimanakah implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu?.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, (2) Implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu.
Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah yaitu teori Hermeneutika dari Ricocur dan teori Belajar Sosial dari Albert Bandura.
Subjek penelitian ini adalah Pemangku/Pengamong Pura Agung Jagatnatha Denpasar dan Tokoh Masyarakat.
Metode Pengumpulan data adalah observasi non partisipan, wawancara terbuka, studi kepustakaan dan dokumentasi.
Data-data yang didapatkan dianalisis dengan metode analisis metode analisis kualitatif dengan langkah-langkah reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimulan.
Hasil Penelitian menunjukkan bentuk visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, yaitu mengingat sangat banyak tokoh tokoh ataupun symbol dalam cerita Samudramanthana yang divisualisasikan pada bangunan Padmasana terkhusus bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar.
Implikasi visualisasi nilai keagamaan dalam cerita Samudramanthana pada bangunan Padmasana di Pura Agung Jagatnatha Denpasar terhadap pendidikan agama Hindu, yaitu memberikan gambaran tentang konsepsi tiga kerangka dasar agama Hindu yaitu tattwa, susila, dan upacara.
Related Results
Eksistensi Pura Agung Jagatnatha dan Implementasi Nilai Kebinekaan di Kota Pekanbaru
Eksistensi Pura Agung Jagatnatha dan Implementasi Nilai Kebinekaan di Kota Pekanbaru
Pekanbaru is the capital city of Riau Province which is dominated by the Malay community, where Islam is the majority religion. The existence of the temple as a place of worship fo...
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
Peningkatan kinerja guru pendidikan agama Hindu yang bersertifikat pendidik SMP di Kota Denpasar berhubungan dengan supervisi pembelajaran pendidikan agama Hindu dan kompetensi gur...
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
Penyuluhan Agama Hindu adalah suatu kegiatan memberi sesuluh atau penjelasan ajaran agama Hindu dalam rangka pembinaan umat agar dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran a...
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
IMPLEMENTASI KURIKULUM DARURAT PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN BUDI PEKERTI DI SMA NEGERI 3 DENPASAR
Kurikulum Darurat merupakan kurikulum yang telah diterapkan di SMA Negeri 3 Denpasar, suatu kembangan Kurikulum Nasional 2013 di tengah pandemi COVID-19 sehingga sebagai suatu kuri...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
PERENCANAAN PENATAAN PURA TIRTA MAS DAN PURA PASAR AGUNG SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
PERENCANAAN PENATAAN PURA TIRTA MAS DAN PURA PASAR AGUNG SEBAGAI PETANDA AREAL SUCI DI KAWASAN PURA SAD KAHYANGAN LUHUR ANDAKASA, KARANGASEM
Pura Luhur Andakasa adalah salah satu pura bagian dari Sad Khayangan yang ada di Bali. Pura ini terletak di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pura ini terletak di d...
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
The purpose of this study is to compare the performance of two Honda service companies with the Balanced Scorecard method. The research locations are Aneka Motor Denpasar and Niki ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

