Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOSELULOSA SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGUAT MATERIAL KEDOKTERAN GIGI

View through CrossRef
Latar belakang: Tanaman padi merupakan tanaman pangan pokok yang banyak tumbuh di Indonesia. Limbah pertanian seperti sekam padi dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan selulosa. Selulosa berukuran nano atau yang disebut nanoselulosa memiliki beberapa keunggulan diantaranya berskala nano, high surface area dan sifat optis yang baik sehingga partikel nanoselulosa dapat berpotensi digunakan sebagai penguat polimer dan aditif produk yang biodegradabel. Tujuan: untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanoselulosa berbahan sekam padi dengan menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Transmission Electron Microscopy (TEM). Metode: eksperimental kualitatif. Sampel penelitian berupa gel hasil sintesis nanoselulosa berbahan sekam padi yang diuji dengan menggunakan Transmission Electron Microscopy (TEM) untuk melihat morfologi mikrostruktur dan serbuk nanoselulosa diuji menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) untuk melihat gugus fungsi yang terkandung dalam nanoselulosa sekam padi. Hasil: Hasil karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan terbentuk selulosa dari olahan sekam padi, sedangkan hasil Transmission Electron Microscope (TEM) menunjukkan ukuran partikel selulosa dalam skala nanometer dan morfologi partikel yang berbentuk nano-whisker. Kesimpulan: Sintesis nanoselulosa berbahan sekam padi dengan metode hidrolisis asam berhasil dilakukan dan diharapkan mampu memberikan potensi untuk meningkatkan sifat mekanis material kedokteran gigi.
Title: SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOSELULOSA SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN PENGUAT MATERIAL KEDOKTERAN GIGI
Description:
Latar belakang: Tanaman padi merupakan tanaman pangan pokok yang banyak tumbuh di Indonesia.
Limbah pertanian seperti sekam padi dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan selulosa.
Selulosa berukuran nano atau yang disebut nanoselulosa memiliki beberapa keunggulan diantaranya berskala nano, high surface area dan sifat optis yang baik sehingga partikel nanoselulosa dapat berpotensi digunakan sebagai penguat polimer dan aditif produk yang biodegradabel.
Tujuan: untuk mensintesis dan mengkarakterisasi nanoselulosa berbahan sekam padi dengan menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Transmission Electron Microscopy (TEM).
Metode: eksperimental kualitatif.
Sampel penelitian berupa gel hasil sintesis nanoselulosa berbahan sekam padi yang diuji dengan menggunakan Transmission Electron Microscopy (TEM) untuk melihat morfologi mikrostruktur dan serbuk nanoselulosa diuji menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) untuk melihat gugus fungsi yang terkandung dalam nanoselulosa sekam padi.
Hasil: Hasil karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan terbentuk selulosa dari olahan sekam padi, sedangkan hasil Transmission Electron Microscope (TEM) menunjukkan ukuran partikel selulosa dalam skala nanometer dan morfologi partikel yang berbentuk nano-whisker.
Kesimpulan: Sintesis nanoselulosa berbahan sekam padi dengan metode hidrolisis asam berhasil dilakukan dan diharapkan mampu memberikan potensi untuk meningkatkan sifat mekanis material kedokteran gigi.

Related Results

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
KEKUATAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN KAPUR
Abstrak : Paving block adalah suatu bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen, agregat dan air atau bahan lainnya. Paving block dapat digunakan untuk konstruksi jalan dan terg...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Abstract: Tooth abrasion is the loss of tooth structure resulting from clinically abnormal mechanical wear with further risk of fracture in the cervical region of the tooth. Tooth ...
Perancangan Dan Pembuatan Mesin Penghalus Sekam Padi
Perancangan Dan Pembuatan Mesin Penghalus Sekam Padi
Sekam padi merupakan limbah dari hasil penggilingan padi yang bisa di manfaatkan oleh sebagian besar masyarakat, karena sekam padi memiliki kandungan gizi dan protein. Maka dari it...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
 ABSTRAK:  Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...

Back to Top