Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERSEPSI SUKU BOTI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP

View through CrossRef
Absract: Boti Tribe is one of sub-tribe of Dawan as one of oldest tribe in Timor Island in East Nusa Tenggara. Boti Tribe divided into two, Inner Boti Tribe located in Boti Kingdom and lead by usif (king) and being Halaika follower, and Outer Boti Tribe, is followed Indonesian recognized religion. Boti Tribe have believe Uis Pah (Earth Ruler) and Uis Neno (Sky Ruler). Belief of Uis Pah become central point how Boti people see nature. Because of this, this research conducted to learn their perception to carry them into how to nurture the nature where they are live. Approach of this research using qualitative descriptive. With this model, research is expected to able uncover fact in the field from a number of events and phenomenon. This research is able to give interpretation of perception in society and reality that happened also connection between them. Along with changing times, Boti Tribe survives in primitive believe and uphold their customs strictly to treat and worship nature. For them, nature is embodiment of God itself.Keywords: Halaika, Boti Tribe, Environment Abstrak: Suku Boti adalah salah satu suku dari sub Suku Dawan sebagai suku tertua di Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur. Suku Boti terbagi menjadi dua, yakni Suku Boti Dalam yang berada di wilayah kerajaan Boti dan dipimpin oleh seorang usif (raja) dan menjadi penganut Halaika, dan Suku Boti luar, yang sudah memiliki agama resmi. Suku Boti percaya pada Uis Pah (Penguasa Bumi) dan Uis Neno (Penguasa Langit). Kepercayaan pada Uis Pah menjadi titik sentral dalam masyarakat Boti memandang alam. Atas dasar  ini, penelititian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi mereka kemudian membawa pada perilaku dalam memelihara lingkungan hidup di mana mereka berada.  Pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Dengan model penelitian ini, diharapkan dapat mengungkapkan fakta yang terjadi di lapangan dari sejumlah kejadian dan fenomena-fenomena yang ada. Penelitian ini juga memberi tafsiran atas persepsi dalam sebuah masyarakat dan kenyataan yang terjadi serta hubungan di antaranya. Seiring dengan zaman yang terus berubah, Suku Boti terus bertahan dalam kepercayaan primitif, dan menjunjung luhur adat istiadat secara ketat dalam memperlakukan dan memuja alam. Karena bagi mereka, alam adalah perwujudan dari ‘Tuhan’ itu sendiri. Kata Kunci: Halaika, Suku Boti, Lingkungan Hidup
Universitas Kebangsaan
Title: PERSEPSI SUKU BOTI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Description:
Absract: Boti Tribe is one of sub-tribe of Dawan as one of oldest tribe in Timor Island in East Nusa Tenggara.
Boti Tribe divided into two, Inner Boti Tribe located in Boti Kingdom and lead by usif (king) and being Halaika follower, and Outer Boti Tribe, is followed Indonesian recognized religion.
Boti Tribe have believe Uis Pah (Earth Ruler) and Uis Neno (Sky Ruler).
Belief of Uis Pah become central point how Boti people see nature.
Because of this, this research conducted to learn their perception to carry them into how to nurture the nature where they are live.
Approach of this research using qualitative descriptive.
With this model, research is expected to able uncover fact in the field from a number of events and phenomenon.
This research is able to give interpretation of perception in society and reality that happened also connection between them.
Along with changing times, Boti Tribe survives in primitive believe and uphold their customs strictly to treat and worship nature.
For them, nature is embodiment of God itself.
Keywords: Halaika, Boti Tribe, Environment Abstrak: Suku Boti adalah salah satu suku dari sub Suku Dawan sebagai suku tertua di Pulau Timor di Nusa Tenggara Timur.
Suku Boti terbagi menjadi dua, yakni Suku Boti Dalam yang berada di wilayah kerajaan Boti dan dipimpin oleh seorang usif (raja) dan menjadi penganut Halaika, dan Suku Boti luar, yang sudah memiliki agama resmi.
Suku Boti percaya pada Uis Pah (Penguasa Bumi) dan Uis Neno (Penguasa Langit).
Kepercayaan pada Uis Pah menjadi titik sentral dalam masyarakat Boti memandang alam.
Atas dasar  ini, penelititian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi mereka kemudian membawa pada perilaku dalam memelihara lingkungan hidup di mana mereka berada.
  Pendekatan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif.
Dengan model penelitian ini, diharapkan dapat mengungkapkan fakta yang terjadi di lapangan dari sejumlah kejadian dan fenomena-fenomena yang ada.
Penelitian ini juga memberi tafsiran atas persepsi dalam sebuah masyarakat dan kenyataan yang terjadi serta hubungan di antaranya.
Seiring dengan zaman yang terus berubah, Suku Boti terus bertahan dalam kepercayaan primitif, dan menjunjung luhur adat istiadat secara ketat dalam memperlakukan dan memuja alam.
Karena bagi mereka, alam adalah perwujudan dari ‘Tuhan’ itu sendiri.
 Kata Kunci: Halaika, Suku Boti, Lingkungan Hidup.

Related Results

Persepsi Masyarakat Suku Boti Terhadap Agama Dan Pendidikan Di Desa Boti Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan
Persepsi Masyarakat Suku Boti Terhadap Agama Dan Pendidikan Di Desa Boti Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan adat istiadat dengan masuknya agama dan Pendidikan di Desa Boti Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dan persepsi M...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
PERAN PEREMPUAN BOTI DALAM PELESTARIAN TENUN IKAT: KAJIAN ETNOGRAFI DI DESA BOTI, NUSA TENGGARA TIMUR
PERAN PEREMPUAN BOTI DALAM PELESTARIAN TENUN IKAT: KAJIAN ETNOGRAFI DI DESA BOTI, NUSA TENGGARA TIMUR
Penelitian ini mengkaji peran perempuan Boti dalam pelestarian tradisi tenun ikat di Desa Boti, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Tenun ikat merupakan warisan bu...
Transformasi Arsitektur sebagai Pendekatan Desain Kapela di Desa Boti, Kabupaten Timor Tengah Selatan
Transformasi Arsitektur sebagai Pendekatan Desain Kapela di Desa Boti, Kabupaten Timor Tengah Selatan
Desa Boti merupakan satu-satunya desa di kabupaten Timor Tengah Selatan dengan kampung adat yang masih memegang teguh tradisi dan kepercayaan agama suku yang disebut halaika. Kampu...
SINKRETISME DELAM PRILAKU KEAGAMAAN SUKU AKIT DI KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU
SINKRETISME DELAM PRILAKU KEAGAMAAN SUKU AKIT DI KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU
Skripsi ini berjudul Sinkretisme dalam Perilaku Keagaman Suku Akik dikecamatan Pulau Merbau Kabupaten kepulauan meranti provinsi riau. Keanekaragaman Suku bangsa dengan budayanya d...
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian Utara Kalimantan Timur. Suku ini merupakan anak negeri di Sabah, sehingga merupakan suku bangsa yang terdapat di Indo...

Back to Top