Javascript must be enabled to continue!
PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
View through CrossRef
Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian Utara Kalimantan Timur. Suku ini merupakan anak negeri di Sabah, sehingga merupakan suku bangsa yang terdapat di Indonesia maupun Malaysia. Pada mulanya, Suku Tidung memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung, tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda. Suku Tidung merupakan salah satu dari tujuh suku terbesar di Kalimantan Utara yang mayoritasnya memeluk agama Islam. Nama Tidung diambil dari kata tidong atau tideng yang artinya gunung/bukit tinggi. Salah satu tradisi yang paling terkenal dari suku ini adalah tradisi pernikahan. Suku ini memiliki berbagai tata cara dalam pernikahan yang memiliki arti mendalam di tiap proses nya. Dimulai dari prosesi lamaran hingga resepsi memiliki detail pernikahan yang unik dan sakral bagi kedua mempelai maupun keluarga. Pakaian pernikahan Suku Tidung memiliki berbagai ornamen dan simbol yang memiliki arti mendalam dari perjalanan sejarah Suku Tidung. Pengangkatan tema tradisi pernikahan Suku Tidung diharapkan menjadi sebuah bentuk pelestarian terhadap budaya pernikahan Indonesia yang sangat beragam dan patut dijaga. Dengan solusi yaitu melakukan pengembangan motif dan fungsi berbagai ornamen pada pakaian pernikahan Suku Tidung yang akan diaplikasikan menjadi busana dan hiasan pernikahan yang modern. Penelitian dilakukan dengan mempelajari setiap proses lamaran hingga resepsi mempelai Suku Tidung beserta sejarah di dalamnya lalu dituangkan dalam bentuk moodboard dan desain busana serta hiasan pernikahan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya pernikahan yang beragam di Indonesia, dalam konteks merupakan Suku Tidung. Dengan harapan hasil rancangan dapat menarik bukan hanya minat masyarakat Indonesia, tetapi dalam kancah internasional.
Title: PERANCANGAN MOTIF KONTEMPORER MENURUT TRADISI PERNIKAHAN PENGANTIN SUKU TIDUNG
Description:
Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian Utara Kalimantan Timur.
Suku ini merupakan anak negeri di Sabah, sehingga merupakan suku bangsa yang terdapat di Indonesia maupun Malaysia.
Pada mulanya, Suku Tidung memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung, tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda.
Suku Tidung merupakan salah satu dari tujuh suku terbesar di Kalimantan Utara yang mayoritasnya memeluk agama Islam.
Nama Tidung diambil dari kata tidong atau tideng yang artinya gunung/bukit tinggi.
Salah satu tradisi yang paling terkenal dari suku ini adalah tradisi pernikahan.
Suku ini memiliki berbagai tata cara dalam pernikahan yang memiliki arti mendalam di tiap proses nya.
Dimulai dari prosesi lamaran hingga resepsi memiliki detail pernikahan yang unik dan sakral bagi kedua mempelai maupun keluarga.
Pakaian pernikahan Suku Tidung memiliki berbagai ornamen dan simbol yang memiliki arti mendalam dari perjalanan sejarah Suku Tidung.
Pengangkatan tema tradisi pernikahan Suku Tidung diharapkan menjadi sebuah bentuk pelestarian terhadap budaya pernikahan Indonesia yang sangat beragam dan patut dijaga.
Dengan solusi yaitu melakukan pengembangan motif dan fungsi berbagai ornamen pada pakaian pernikahan Suku Tidung yang akan diaplikasikan menjadi busana dan hiasan pernikahan yang modern.
Penelitian dilakukan dengan mempelajari setiap proses lamaran hingga resepsi mempelai Suku Tidung beserta sejarah di dalamnya lalu dituangkan dalam bentuk moodboard dan desain busana serta hiasan pernikahan.
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya pernikahan yang beragam di Indonesia, dalam konteks merupakan Suku Tidung.
Dengan harapan hasil rancangan dapat menarik bukan hanya minat masyarakat Indonesia, tetapi dalam kancah internasional.
Related Results
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA SIMBOLIS PADA RIASAN PENGANTIN JOGJA PUTRI DAN PENGANTIN SOLO PUTRI
Makna yang tersirat dari suatu kata tidak hanya merujuk pada objek, peristiwa, atau keadaan tertentu. Oleh karena itu, kita tidak dapat memperoleh makna kata tersebut hanya dari ko...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
‘Belimpun Taka Tugas, Insuai Taka Tapu’: Orang Tidung, Marginalisasi dan Perlawanan di Pulau Sebatik Nunukan
‘Belimpun Taka Tugas, Insuai Taka Tapu’: Orang Tidung, Marginalisasi dan Perlawanan di Pulau Sebatik Nunukan
The struggle among various ethnic groups socially forms ethnic stratification and contestation discourse. This article aims to explore Tidung movement as native inhabitants, but ma...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
Bentuk Dan Fungsi Batee Ranup Bagi Masyarakat Aceh
Bentuk Dan Fungsi Batee Ranup Bagi Masyarakat Aceh
ABSTRACT Batee ranup has a variety of shapes and motifs, such as round or round oval shapes that have legs and there are also square shapes in general. Batee ranup has five kinds o...
Komunikasi Kelompok Adat Behantat Pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Komunikasi Kelompok Adat Behantat Pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses komunikasi kelompok adat Behantat pernikahan di Desa Kuang Dalam Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir dan faktor-faktor yang...
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...

