Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NILAI RELIGIUS DALAM MATA BADIK MATA PUISI KARYA D. ZAWAWI IMRON

View through CrossRef
 Abstrak Buku Kumpulan Puisi Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron menarik diteliti karena diakui penyairnya sebagai pengalaman pribadi selama berada di Bugis-Makassar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat pada kumpulan puisi Mata Badik Mata Puisi karya D. Zawawi Imron. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Pragmatik. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ada 28 puisi yang mengandung nilai religius: hubungan manusia dengan Tuhan (19 puisi), hubungan manusia dengan manusia (7 puisi), dan hubungan manusia dengan alam (2 puisi). Nilai religius yang paling dominan adalah hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu berdoa dan memohon ampun serta pasrah kepada Tuhan. Hal ini menyiratkan bahwa penyair D. Zawawi Imran dalam pengembaraannya tidak lepas dari intuisi dan jiwa spiritualnya. Karena kumpulan puisi ini diakui D. Zawawi Imron sebagai pengalaman pribadinya selama berada di Bugis-Makassar. Kata kunci: Nilai, Religius, puisi, pragmatik, Zawawi Imron 
Title: NILAI RELIGIUS DALAM MATA BADIK MATA PUISI KARYA D. ZAWAWI IMRON
Description:
 Abstrak Buku Kumpulan Puisi Mata Badik Mata Puisi karya D.
Zawawi Imron menarik diteliti karena diakui penyairnya sebagai pengalaman pribadi selama berada di Bugis-Makassar.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat pada kumpulan puisi Mata Badik Mata Puisi karya D.
Zawawi Imron.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Pragmatik.
Metode yang digunakan deskriptif kualitatif.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa ada 28 puisi yang mengandung nilai religius: hubungan manusia dengan Tuhan (19 puisi), hubungan manusia dengan manusia (7 puisi), dan hubungan manusia dengan alam (2 puisi).
Nilai religius yang paling dominan adalah hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu berdoa dan memohon ampun serta pasrah kepada Tuhan.
Hal ini menyiratkan bahwa penyair D.
Zawawi Imran dalam pengembaraannya tidak lepas dari intuisi dan jiwa spiritualnya.
Karena kumpulan puisi ini diakui D.
Zawawi Imron sebagai pengalaman pribadinya selama berada di Bugis-Makassar.
 Kata kunci: Nilai, Religius, puisi, pragmatik, Zawawi Imron .

Related Results

SÖZLÜ ŞİİRDEN AYTISA:KAZAK FOLKLORUNDAKİ BÄDİK ŞİİRLERİNİN TÜRSEL DEĞİŞİMİ
SÖZLÜ ŞİİRDEN AYTISA:KAZAK FOLKLORUNDAKİ BÄDİK ŞİİRLERİNİN TÜRSEL DEĞİŞİMİ
Orta Asya Türk halklarının en eski folklor miraslarından biri, bädik diye adlandırılan şiirlerdir. Bädik şiirlerinin örneklerine en çok Kazak, Kırgız, Karakalpak, Özbek halklarını...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
ANALISIS SEMIOTIKA RIFFATERRE PADA PUISI BARU KARYA SULTAN TAKDIR ALISJAHBANA
Bahasa merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Aktivitas Bahasa mengenal adanya empat keterampilan berbahasa yaitu, mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis....
ANALISIS STILISTIKA PADA PUISI “ENGKAU SALAT DALAM HUTAN” DAN PUISI “DI PUNCAK BUKIT MANGKOSO” KARYA D. ZAWAWI IMRON
ANALISIS STILISTIKA PADA PUISI “ENGKAU SALAT DALAM HUTAN” DAN PUISI “DI PUNCAK BUKIT MANGKOSO” KARYA D. ZAWAWI IMRON
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan citraan pada puisi “Engkau Salat dalam Hutan” dan puisi “Di Puncak Bukit Mangkoso” karya D. Zawawi Imron. Metode ...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...

Back to Top