Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Penjadwalan Proyek Kapal Penyeberangan RO-RO 500 GT Melalui Pendekatan Metode CPM Dan PERT Studi Kasus PT. XYZ
View through CrossRef
PT. XYZ yang merupakan galangan yang memiliki peluang yang besar untuk menjadi galangan maju ini didukung oleh tenaga tenaga Engineering yang berkualitas dan professional dan ketersedian material yang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi penjadwalan proyek kapal penyeberangan Ro-Ro 500 GT dan menentukan waktu optimal dalam menyelesaikan sebuah proyek kapal Penyeberangan Ro-Ro 500 GT. Penelitian ini menggunakan metode CPM (Critical Path Method), PERT (Program Evaluation and Review Technique). Hasil evaluasi penjadwalan di PT. XYZ dengan menggunakan metode CPM pada analisa dan pengolahan data dengan membandingkan waktu pada time schedule perusahaan selama 36 minggu, 252 hari dengan hasil analisis dengan menggunakan metode CPM didapatkan waktu pengerjaan selama 42 minggu, 292 hari. maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode CPM dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu sesuai waktu realisasinya dibandingkan dengan menggunakan metode time schedule perusahaan dengan selisih pengerjaan nya sebanyak 6 minggu. Sedangkan dengan menggunakan metode PERT didapatkan hasil pengerjaan dengan waktu optimal selama 43 minggu.
Universitas Widya Mataram
Title: Evaluasi Penjadwalan Proyek Kapal Penyeberangan RO-RO 500 GT Melalui Pendekatan Metode CPM Dan PERT Studi Kasus PT. XYZ
Description:
PT.
XYZ yang merupakan galangan yang memiliki peluang yang besar untuk menjadi galangan maju ini didukung oleh tenaga tenaga Engineering yang berkualitas dan professional dan ketersedian material yang memadai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi penjadwalan proyek kapal penyeberangan Ro-Ro 500 GT dan menentukan waktu optimal dalam menyelesaikan sebuah proyek kapal Penyeberangan Ro-Ro 500 GT.
Penelitian ini menggunakan metode CPM (Critical Path Method), PERT (Program Evaluation and Review Technique).
Hasil evaluasi penjadwalan di PT.
XYZ dengan menggunakan metode CPM pada analisa dan pengolahan data dengan membandingkan waktu pada time schedule perusahaan selama 36 minggu, 252 hari dengan hasil analisis dengan menggunakan metode CPM didapatkan waktu pengerjaan selama 42 minggu, 292 hari.
maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode CPM dapat menyelesaikan proyek dengan tepat waktu sesuai waktu realisasinya dibandingkan dengan menggunakan metode time schedule perusahaan dengan selisih pengerjaan nya sebanyak 6 minggu.
Sedangkan dengan menggunakan metode PERT didapatkan hasil pengerjaan dengan waktu optimal selama 43 minggu.
.
Related Results
A67-15 Impact of Initiation of a Pulmonary Embolism Response Team (PERT) on Outpatient Pulmonary Follow-up
A67-15 Impact of Initiation of a Pulmonary Embolism Response Team (PERT) on Outpatient Pulmonary Follow-up
Abstract
Rationale
Pulmonary Embolism Response Teams (PERT) provide in-hospital risk stratification and management of acu...
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Tingkat Pencapaian Standar Waktu Pelayanan Pemanduan Kapal (Approach Time) di Pelabuhan Parepare
Kinerja pelayanan pelabuhan adalah indikator untuk menilai hasil kerja suatu pelabuhan pada periode tertentu dan menggambarkan tingkat pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa...
ANALISIS METODE NETWORK PLANNING DAN S-CURVE PROYEK KONSTRUKSI DI BOGOR
ANALISIS METODE NETWORK PLANNING DAN S-CURVE PROYEK KONSTRUKSI DI BOGOR
<p>Hasil pengujian reliabilitas dan validitas instrumen penelitian maka didapatkan nilai pengujian reliabilitas untuk atribut-atribut variabel CPM sebesar 0,944, variabel PDM...
Kajian Evaluasi Lintas Penyeberangan Merak–Bakauheni
Kajian Evaluasi Lintas Penyeberangan Merak–Bakauheni
AbstrakKajian evaluasi lintas penyeberangan Merak–Bakauheni bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pengoperasian kapal penyeberangan pada lintas Merak–Bakauheni. Kajian ini menggun...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
ANALISIS TINGKAT OKUPANSI DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA ANGKUTAN PENYEBERANGAN DI PELABUHAN MERAK (BANTEN) UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN TRANSPORTASI
ANALISIS TINGKAT OKUPANSI DAN PREFERENSI PENGGUNA JASA ANGKUTAN PENYEBERANGAN DI PELABUHAN MERAK (BANTEN) UNTUK OPTIMALISASI LAYANAN TRANSPORTASI
Dengan 65 kapal yang beroperasi penting untuk memastikan bahwa setiap kapal dapat di isi dengan optimal. Tidak seimbangnya antara jumlah kapal yang beroperasi dengan permintaan pen...
Implementasi Model Jaringan dan Critical Path Method Pada Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Bendungan PT. ABC
Implementasi Model Jaringan dan Critical Path Method Pada Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Bendungan PT. ABC
Intisari—Proyek Bendungan “Y” yang saat ini dikerjakan oleh PT. ABC terdiri dari dua aktivitas besar, yaitu Proyek Pabrikasi dan Proyek Instalasi. Saat ini proyek Pabrikasi sudah t...
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
Peningkatan peduduk di Kota Tangerang berbanding terbalik dengan ketersedian lahan pada kota ini, oleh karena itu proyek permbangunan tempat tinggal dibuat menjadi kearah vertikal ...

