Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS METODE NETWORK PLANNING DAN S-CURVE PROYEK KONSTRUKSI DI BOGOR

View through CrossRef
<p>Hasil pengujian reliabilitas dan validitas instrumen penelitian maka didapatkan nilai pengujian reliabilitas untuk atribut-atribut variabel CPM sebesar 0,944, variabel PDM sebesar 0,936, variabel PERT sebesar 0,991 dan untuk atribut-atribut variabel S-Curve sebesar 0,890. Nilai tersebut lebih besar dari kriteria syarat minimal sebesar 0,7 dengan demikian disimpulkan bahwa atribut-atribut variabel tersebut telah memenuhi kriteria reliabel. Hasil pengujian validitas dari semua atribut<br />pertanyaan dalam variabel CPM, PDM, PERT dan S-Curve telah memenuhi kriteria valid berdasarkan kriteria koefisien validitas minimal 0,3. Terpenuhinya kriteria validitas dan reliabilitas pada semua atribut variabel penelitian membuktikan bahwa data yang diperoleh sudah layak dan dapat dianalisis berikutnya.<br />Hasil analisis statistika uji Kruskal-Wallis dari kedua metode penjadwalan network planning dan S-Curve mengenai efektivitas penggunaannya dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang terkait dengan penjadwalan proyek, pengendalian waktu proyek, pengendalian biaya proyek, pengambilan keputusan menyangkut waktu, biaya, dan kinerja proyek, strategi untuk mengurangi keterlambatan proyek, dan penyampaian dalam proposal penawaran proyek kontraktor. Efektivitas untuk metode SCurve berbeda dan penggunaannya relatif tinggi, untuk metode network planning CPM dan PDM dikelompokkan sama (tidak ada perbedaan) dan penggunaannya masih relatif rendah sementara itu<br />metode PERT penggunaannya masih relatif sangat rendah dan berbeda. Penggunaan metode SCurve paling baik dibandingkan ketiga metode network planning lainnya, dalam penggunaan metode network planning sendiri, metode PDM dan CPM dianggap lebih baik dari metode PERT.</p>
Title: ANALISIS METODE NETWORK PLANNING DAN S-CURVE PROYEK KONSTRUKSI DI BOGOR
Description:
<p>Hasil pengujian reliabilitas dan validitas instrumen penelitian maka didapatkan nilai pengujian reliabilitas untuk atribut-atribut variabel CPM sebesar 0,944, variabel PDM sebesar 0,936, variabel PERT sebesar 0,991 dan untuk atribut-atribut variabel S-Curve sebesar 0,890.
Nilai tersebut lebih besar dari kriteria syarat minimal sebesar 0,7 dengan demikian disimpulkan bahwa atribut-atribut variabel tersebut telah memenuhi kriteria reliabel.
Hasil pengujian validitas dari semua atribut<br />pertanyaan dalam variabel CPM, PDM, PERT dan S-Curve telah memenuhi kriteria valid berdasarkan kriteria koefisien validitas minimal 0,3.
Terpenuhinya kriteria validitas dan reliabilitas pada semua atribut variabel penelitian membuktikan bahwa data yang diperoleh sudah layak dan dapat dianalisis berikutnya.
<br />Hasil analisis statistika uji Kruskal-Wallis dari kedua metode penjadwalan network planning dan S-Curve mengenai efektivitas penggunaannya dalam pelaksanaan proyek konstruksi yang terkait dengan penjadwalan proyek, pengendalian waktu proyek, pengendalian biaya proyek, pengambilan keputusan menyangkut waktu, biaya, dan kinerja proyek, strategi untuk mengurangi keterlambatan proyek, dan penyampaian dalam proposal penawaran proyek kontraktor.
Efektivitas untuk metode SCurve berbeda dan penggunaannya relatif tinggi, untuk metode network planning CPM dan PDM dikelompokkan sama (tidak ada perbedaan) dan penggunaannya masih relatif rendah sementara itu<br />metode PERT penggunaannya masih relatif sangat rendah dan berbeda.
Penggunaan metode SCurve paling baik dibandingkan ketiga metode network planning lainnya, dalam penggunaan metode network planning sendiri, metode PDM dan CPM dianggap lebih baik dari metode PERT.
</p>.

Related Results

Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Aplikasi Metode Earned Value Management Proyek Warehouse
Earned Value Management (EVM) adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mengukur dan mengelola kinerja proyek dengan membandingkan nilai sebenarnya yang telah dikerjakan dengan ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Optimasi Waktu Pengerjaan Proyek Menggunakan Simulasi Monte Carlo Pada Proyek Konstruksi Hotel Y Oleh PT X
Optimasi Waktu Pengerjaan Proyek Menggunakan Simulasi Monte Carlo Pada Proyek Konstruksi Hotel Y Oleh PT X
Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi selalu membutuhkan perencanaan, penjadwalan dan pengendalian yang baik. Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek dipengaruhi oleh 3 faktor...
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
ANALISA PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)
Peningkatan peduduk di Kota Tangerang berbanding terbalik dengan ketersedian lahan pada kota ini, oleh karena itu proyek permbangunan tempat tinggal dibuat menjadi kearah vertikal ...
PENYEBAB CHANGE ORDER PROYEK KONSTRUKSI RUMAH SAKIT
PENYEBAB CHANGE ORDER PROYEK KONSTRUKSI RUMAH SAKIT
The number of hospital construction projects in Indonesia continues to grow. The main reason is because Indonesia's territory is getting denser, so it is necessary to develop suppo...

Back to Top