Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MULTINUTRIEN BLOK TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING KACANG
View through CrossRef
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan multinutrien blok terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing Kacang. Penelitian menggunakan 16 ekor kambing Kacang berumur 8-9 bulan dengan bobot badan 15 kg ± 2,18. Penelitian menggunakan percobaan eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 4 ulangan, terdiri dari P0: rumput alam (kontrol), P1: rumput alam + 15 gr/e/h multinutrien blok, P2: rumput alam + 20 gr/e/h multinutrien blok, dan P3: rumput alam + 25 gr/e/h multinutrien blok. Parameter yang diamati konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, kecernaan protein kasar, dan kecernaan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan multinutrien tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar pada ternak kambing Kacang. Kesimpulan, pemberian pakan multinutrien blok hingga level 25 gram/ekor/hari menghasilkan konsumsi protein kasar 115,24-125,06 gram, konsumsi serat kasar 135,46-142,58 gram, kecernaan protein kasar 80,73-83,53%, dan kecernaan serat kasar 30,74-46,71% pada kambing Kacang betina.
Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
Title: PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MULTINUTRIEN BLOK TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING KACANG
Description:
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan multinutrien blok terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing Kacang.
Penelitian menggunakan 16 ekor kambing Kacang berumur 8-9 bulan dengan bobot badan 15 kg ± 2,18.
Penelitian menggunakan percobaan eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan 4 ulangan, terdiri dari P0: rumput alam (kontrol), P1: rumput alam + 15 gr/e/h multinutrien blok, P2: rumput alam + 20 gr/e/h multinutrien blok, dan P3: rumput alam + 25 gr/e/h multinutrien blok.
Parameter yang diamati konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, kecernaan protein kasar, dan kecernaan serat kasar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan multinutrien tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar pada ternak kambing Kacang.
Kesimpulan, pemberian pakan multinutrien blok hingga level 25 gram/ekor/hari menghasilkan konsumsi protein kasar 115,24-125,06 gram, konsumsi serat kasar 135,46-142,58 gram, kecernaan protein kasar 80,73-83,53%, dan kecernaan serat kasar 30,74-46,71% pada kambing Kacang betina.
Related Results
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Evaluasi Nilai Kecernaan Dan Energi Metabolis Ayam Pedaging Pada Pemberian Pakan Terfermentasi Sebagai Pakan Pengganti Tepung Jagung
Evaluasi Nilai Kecernaan Dan Energi Metabolis Ayam Pedaging Pada Pemberian Pakan Terfermentasi Sebagai Pakan Pengganti Tepung Jagung
Pakan yang baik dan berkualitas harus memenuhi persyaratan mutu yang mencakup kualitas nutrisi, kualitas teknis, keamanan pakan dan nilai bioekonomis penggunaan pakan. Evaluasi nil...
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene
Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengo...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...
DAYA CERNA PROTEIN KASAR, LEMAK KASAR DAN SERAT KASAR RANSUM KOMPLIT MENGANDUNG BAHAN UTAMA TUMPI JAGUNG FERMENTASI PADA TERNAK KAMBING KACANG
DAYA CERNA PROTEIN KASAR, LEMAK KASAR DAN SERAT KASAR RANSUM KOMPLIT MENGANDUNG BAHAN UTAMA TUMPI JAGUNG FERMENTASI PADA TERNAK KAMBING KACANG
Daya cernaan bahan pakan adalah bagian zat yang dapat dicerna oleh tubuh dan diasumsikan diserap oleh tubuh ternak sehingga tidak diekskresikan dalam feses. Jumlah maupun komposisi...
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
Pengembangan getuk kacang tolo sebagai makanan selingan alternatif kaya serat
<p><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em><strong>Background</strong>: Getuk is traditional food that is familiar in all age group. How...
SILASE PAKAN LENGKAP JERAMI PADI DAN MURBEI SEBAGAI PAKAN KAMBING
SILASE PAKAN LENGKAP JERAMI PADI DAN MURBEI SEBAGAI PAKAN KAMBING
Silase merupakan teknologi pengolahan pakan yang telah banyak di teliti di Indonesia dan dimanfaatkan oleh usaha-usaha peternakan yang berbasis industri namun teknologi ini belum b...
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Serat Buah Lontar dan Ekskreta Ayam terhadap Pemanfaatan Serat pada Ternak Kambing yang Mengkonsumsi Bothriochloa pertusa
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Serat Buah Lontar dan Ekskreta Ayam terhadap Pemanfaatan Serat pada Ternak Kambing yang Mengkonsumsi Bothriochloa pertusa
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi ekstrak serat buah lontar dan ekskreta ayam terhadap pemanfaatan serat pada ternak kambing yang mengkonsumsi ru...

