Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kandungan Protein Kasar Serat Kasar dan Lemak Kasar Hijauan Pakan Padang Penggembalaan Alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende

View through CrossRef
Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari Februari hingga April 2023 dipadang penggembalaan alam Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Lemak Kasar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode survei pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan bingkai kuadran 1 x 1 m. Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan presentasi rata-rata kandungan protein kasar, serat kasar, serta Lemak Kasar hijauan padang penggembalaan alam. Hasil penelitian diperoleh rataan kandungan Protein kasar 9,91%, Serat Kasar 27,32%, serta Lemak Kasar 3,03% di Desa Bhezamari, sedangkan Desa Raporendu Protein Kasar 5,12%, Serat Kasar 26,51%, serta Lemak Kasar 1,74%. Berdasarkan analisis statistik uji t (t-student) terhadap Protein Kasar nilai t hitung (7.284) lebih besar dari t tabel (2.12) terdapat perbedaan antara Protein Kasar Desa Raporendu dengan Protein Kasar Desa Bhezamari dan Serat Kasar nilai t hitung (1.070) lebih kecil dari t tabel (2.12) tidak terdapat perbedaan antara Serat Kasar Desa Raporendu dengan Serat Kasar Desa Bhezamari. Serta Lemak Kasar nilai t hitung (4.751) lebih besar dari t tabel (2.12) terdapat perbedaan antara Lemak Kasar Desa Raporendu dengan Lemak Kasar Desa Bhezamari
Title: Kandungan Protein Kasar Serat Kasar dan Lemak Kasar Hijauan Pakan Padang Penggembalaan Alam di Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende
Description:
Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan dari Februari hingga April 2023 dipadang penggembalaan alam Desa Bhezamari dan Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende.
Tujuan penelitian untuk mengetahui Kandungan Protein Kasar, Serat Kasar dan Lemak Kasar.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode survei pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan dengan menggunakan bingkai kuadran 1 x 1 m.
Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung untuk mendapatkan presentasi rata-rata kandungan protein kasar, serat kasar, serta Lemak Kasar hijauan padang penggembalaan alam.
Hasil penelitian diperoleh rataan kandungan Protein kasar 9,91%, Serat Kasar 27,32%, serta Lemak Kasar 3,03% di Desa Bhezamari, sedangkan Desa Raporendu Protein Kasar 5,12%, Serat Kasar 26,51%, serta Lemak Kasar 1,74%.
Berdasarkan analisis statistik uji t (t-student) terhadap Protein Kasar nilai t hitung (7.
284) lebih besar dari t tabel (2.
12) terdapat perbedaan antara Protein Kasar Desa Raporendu dengan Protein Kasar Desa Bhezamari dan Serat Kasar nilai t hitung (1.
070) lebih kecil dari t tabel (2.
12) tidak terdapat perbedaan antara Serat Kasar Desa Raporendu dengan Serat Kasar Desa Bhezamari.
Serta Lemak Kasar nilai t hitung (4.
751) lebih besar dari t tabel (2.
12) terdapat perbedaan antara Lemak Kasar Desa Raporendu dengan Lemak Kasar Desa Bhezamari.

Related Results

Evaluasi Rute Angkutan Pendesaan Ende – Nangapanda
Evaluasi Rute Angkutan Pendesaan Ende – Nangapanda
Penelitian ini bertujuaan untuk mengevaluasi rute angkutan pedesaan terhadap pola perjalanan penumpang dan pola pengunaan Lahan Ende-Kecamatan Nangapanda sesuai karakteristik penum...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...

Back to Top