Javascript must be enabled to continue!
Redesain Tata Ruang Dalam pada Rumah Singgah Kanker di Samarinda
View through CrossRef
Rumah singgah kanker Samarinda merupakan rumah singgah khusus untuk memfasilitasi bagi pasien kanker yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di Samarinda, yang berdiri awalnya dari gotong royong Masyarakat dan para donatur. Rumah singgah kanker Samarinda pada dasarnya menggunakan hunian rumah tinggal biasa yang dialihfungsikan menjadi rumah singgah untuk pasien kanker, yang dimana secara peruangan tidak memenuhi standar ruang untuk dihuni oleh pasien penyakit kanker seperti kondisi ruang yang kurang memadai, pasien kanker menjadi tidak mendapat kenyamanan. Melalui redesain ulang tata ruang dalam rumah singgah kanker mampu menciptakan sebuah rumah sementara dengan konsep hunian dengan lingkungan positif melalui aspek bentuk dan space ruang, sirkulasi, tata ruang, bukaan, pencahayaan dan ketersedian ramp bagi pengguna difable.Melalui pendekatan secara arsitektur, yaitu mengidentifikasi perilaku penghuni rumah singgah kanker dalam proses perancangan guna menghasilkan redesain tata ruang dalam interior rumah singgah kanker yang memperhatikan faktor kenyamanaan dan kesembuhan penghuni, melalui pendekatan desain home like Healing environment berupa simulasi gambar visual 3D interior.
LPPM Universitas Muhammadiyah Riau
Title: Redesain Tata Ruang Dalam pada Rumah Singgah Kanker di Samarinda
Description:
Rumah singgah kanker Samarinda merupakan rumah singgah khusus untuk memfasilitasi bagi pasien kanker yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di Samarinda, yang berdiri awalnya dari gotong royong Masyarakat dan para donatur.
Rumah singgah kanker Samarinda pada dasarnya menggunakan hunian rumah tinggal biasa yang dialihfungsikan menjadi rumah singgah untuk pasien kanker, yang dimana secara peruangan tidak memenuhi standar ruang untuk dihuni oleh pasien penyakit kanker seperti kondisi ruang yang kurang memadai, pasien kanker menjadi tidak mendapat kenyamanan.
Melalui redesain ulang tata ruang dalam rumah singgah kanker mampu menciptakan sebuah rumah sementara dengan konsep hunian dengan lingkungan positif melalui aspek bentuk dan space ruang, sirkulasi, tata ruang, bukaan, pencahayaan dan ketersedian ramp bagi pengguna difable.
Melalui pendekatan secara arsitektur, yaitu mengidentifikasi perilaku penghuni rumah singgah kanker dalam proses perancangan guna menghasilkan redesain tata ruang dalam interior rumah singgah kanker yang memperhatikan faktor kenyamanaan dan kesembuhan penghuni, melalui pendekatan desain home like Healing environment berupa simulasi gambar visual 3D interior.
Related Results
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Dampak Positif Kaempferol terhadap Penyakit Kanker: Literature Review
Kaempferol merupakan salah satu jenis flavonoid alami yang menunjukkan efek antiproliferative dan pro-apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Kanker merupakan kondisi dimana sel ...
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Database untuk Para Pengurus dan Karyawan Rumah Singgah Lansia
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Database untuk Para Pengurus dan Karyawan Rumah Singgah Lansia
Abstrak - Pengelolaan Basis Data adalah bagian dari kegiatan operasional sehari-hari sebuah organisasi. Rumah Singgah Lansia sebuah organisasi sosial yang menyediakan tempat singga...
Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
Muharram Aco, 20043014022, Evaluation of Majene Regency Government's Patient Halfway House Policy in Makassar City. Supervised by Mariati Rahman and Tetty Dwiyanti. This study aims...
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Karakteristik Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyebab kematian ke 2 setelah kanker rahim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Padang tentang kejadian kanker payudara, pada tahun...
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
GAMBARAN FAKTOR RISIKO PASIEN KANKER NASOFARING
Kanker nasofaring di Indonesia menempati urutan keempat menjadi penyakit kanker terbanyak setelah kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker paru. Perjalanan kanker nasofaring...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Healing Treatment Sebagai Media Terapi dan Bermain Pada Rumah Singgah Kanker Anak
Healing Treatment Sebagai Media Terapi dan Bermain Pada Rumah Singgah Kanker Anak
Banyak dari penderita kanker usia anak di Indonesia yang tidak mendapatkan tempat tinggal yang layak selama mereka menjalani pengobatan kanker di kota yang mereka tuju. Jika mereka...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...

