Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
View through CrossRef
Muharram Aco, 20043014022, Evaluation of Majene Regency Government's Patient Halfway House Policy in Makassar City. Supervised by Mariati Rahman and Tetty Dwiyanti. This study aims to determine the evaluation of the Majene Regency government patient shelter policy in Makassar City and to determine the factors of the Majene Regency government patient shelter policy in Makassar City.The type of research used is qualitative. The research informants consisted of the head of the Majene Regency health office, the manager of the Majene Regency government patient shelter in Makassar City, and patients at the Majene Regency government patient shelter in Makassar City. Data collection techniques used are observation, interviews, documentation. Data analysis in the form of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion making. The results of the study illustrate that the evaluation of the Majene Regency government's patient halfway house policy is considered effective in terms of place and the usefulness of the patient halfway house policy felt by the Majene community. However, the policy of the Majene Regency government patient shelter in Makassar City if assessed from efficiency and responsiveness of satisfaction is still far from being maximized due to the limitations of the Majene Regency government patient shelter manager in Makassar City.
ABSTRAK
Muharram Aco, 20043014022, Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar. Dibimbing oleh Mariati Rahman dan Tetty Dwiyanti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar dan untuk mengetahui faktor-faktor kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Informan penelitian terdiri dari kepala dinas kesehatan Kabupaten Majene, pengelola rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar, dan pasien di rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.Hasil penelitian menggambarkan bahwa evaluasi terhadap kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene dinilai efektif dari segi tempat dan kebermanfaatan kebijakan rumah singgah pasien yang dirasakan masyarakat Majene. Namun kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar jika dinilai dari efisiensi dan responsivitas kepuasan masih jauh dari kata maksimal karena keterbatasan pengelola rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.
Title: Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar
Description:
Muharram Aco, 20043014022, Evaluation of Majene Regency Government's Patient Halfway House Policy in Makassar City.
Supervised by Mariati Rahman and Tetty Dwiyanti.
This study aims to determine the evaluation of the Majene Regency government patient shelter policy in Makassar City and to determine the factors of the Majene Regency government patient shelter policy in Makassar City.
The type of research used is qualitative.
The research informants consisted of the head of the Majene Regency health office, the manager of the Majene Regency government patient shelter in Makassar City, and patients at the Majene Regency government patient shelter in Makassar City.
Data collection techniques used are observation, interviews, documentation.
Data analysis in the form of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion making.
The results of the study illustrate that the evaluation of the Majene Regency government's patient halfway house policy is considered effective in terms of place and the usefulness of the patient halfway house policy felt by the Majene community.
However, the policy of the Majene Regency government patient shelter in Makassar City if assessed from efficiency and responsiveness of satisfaction is still far from being maximized due to the limitations of the Majene Regency government patient shelter manager in Makassar City.
ABSTRAK
Muharram Aco, 20043014022, Evaluasi Kebijakan Rumah Singgah Pasien Pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.
Dibimbing oleh Mariati Rahman dan Tetty Dwiyanti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar dan untuk mengetahui faktor-faktor kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif.
Informan penelitian terdiri dari kepala dinas kesehatan Kabupaten Majene, pengelola rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar, dan pasien di rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.
Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi.
Analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa evaluasi terhadap kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene dinilai efektif dari segi tempat dan kebermanfaatan kebijakan rumah singgah pasien yang dirasakan masyarakat Majene.
Namun kebijakan rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar jika dinilai dari efisiensi dan responsivitas kepuasan masih jauh dari kata maksimal karena keterbatasan pengelola rumah singgah pasien pemerintah Kabupaten Majene di Kota Makassar.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Database untuk Para Pengurus dan Karyawan Rumah Singgah Lansia
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Database untuk Para Pengurus dan Karyawan Rumah Singgah Lansia
Abstrak - Pengelolaan Basis Data adalah bagian dari kegiatan operasional sehari-hari sebuah organisasi. Rumah Singgah Lansia sebuah organisasi sosial yang menyediakan tempat singga...
Redesain Tata Ruang Dalam pada Rumah Singgah Kanker di Samarinda
Redesain Tata Ruang Dalam pada Rumah Singgah Kanker di Samarinda
Rumah singgah kanker Samarinda merupakan rumah singgah khusus untuk memfasilitasi bagi pasien kanker yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan di Samari...
Pengaruh Public Speaking terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam STAIN Majene
Pengaruh Public Speaking terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam STAIN Majene
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran public speaking dan gabaran motivasi belajar mahasiswa pendidikan agama islam STAIN Majene serta pengaruh public speakin...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Yamid Moersidi
Yamid Moersidi
Rumusan Masalah adalah Apakah Perilaku berpen`garuh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor UPTD Pasar setral Majene, Apakah Disipilin Kerja berpengaruhterhadap Kinerja Pegawai pada K...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...

