Javascript must be enabled to continue!
KEMBALINYA DOKTRIN FUKUDA PADA ERA PEMERINTAHAN YUKIO HATOYAMA: STUDI PERAN JEPANG DI ASIA TENGGARA
View through CrossRef
Abstract This study aims to determine how the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia and the Fukuda doctrine underlying the implementation of foreign policy in Southeast Asia during Yukio Hatoyama . The method used is library research . By examining the form of instrument - an instrument of foreign policy cooperation da Japan in Southeast Asia . Based on the results of the study showed FukudaDoctrine which is the rationale for Japanese foreign policy in Asia and the policies underlying the cooperation between Japan and Southeast Asia . With the amount of ODA in Southeast Asia which reaches 40 % in Indonesia , 11 % in Vietnam and 12 % in the Philippines with ntotal reach 85 % of total Japanese ODA in Southeast Asia . And the magnitude of the needs of Japan's energy resources which are largely sourced dar developing countries in Southeast Asia such as Indonesia . And the importance of the Straits of Malacca which is the Japanese energy traffic until today . It can be concluded that the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia .Keyword : Docktrin Fukuda, Yukio HatoyamaABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui bagaimana doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara dan implementasi doktrin fukuda tersebut mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara pada masa Yukio Hatoyama. Metode penelitian yang digunakan adalah library research. Dengan meneliti instrument- instrument yang berupa kebijakan da kerjasama luar negeri Jepang di Asia Tenggara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Doktrin fukuda yang merupakan dasar pemikiran politik luar negeri Jepang di Asia mendasari kebijakan dan kerjasama yang besar antara Jepang dan Asia Tenggara. Dengan besarnya ODA di Asia Tenggara yang mencapai 40% di Indonesia, 11% di Vietnam dan 12% di Filipina dengan ntotal mencapai 85% total ODA Jepang di Asia Tenggara. Dan besarnya kebutuhan Jepang terhadap sumber daya energy yang sebagian besar bersumber dar Negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara seperti halnya Indonesia. Dan betapa pentingnya selat Malaka yang merupakan jalur lalu lintas energy Jepang hingga saat ini. Maka dapat disimpulkan bahwa doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara. Kata kunci : Docktrin Fukuda, Yukio Hatoyama
Title: KEMBALINYA DOKTRIN FUKUDA PADA ERA PEMERINTAHAN YUKIO HATOYAMA: STUDI PERAN JEPANG DI ASIA TENGGARA
Description:
Abstract This study aims to determine how the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia and the Fukuda doctrine underlying the implementation of foreign policy in Southeast Asia during Yukio Hatoyama .
The method used is library research .
By examining the form of instrument - an instrument of foreign policy cooperation da Japan in Southeast Asia .
Based on the results of the study showed FukudaDoctrine which is the rationale for Japanese foreign policy in Asia and the policies underlying the cooperation between Japan and Southeast Asia .
With the amount of ODA in Southeast Asia which reaches 40 % in Indonesia , 11 % in Vietnam and 12 % in the Philippines with ntotal reach 85 % of total Japanese ODA in Southeast Asia .
And the magnitude of the needs of Japan's energy resources which are largely sourced dar developing countries in Southeast Asia such as Indonesia .
And the importance of the Straits of Malacca which is the Japanese energy traffic until today .
It can be concluded that the Fukuda doctrine underlying Japan's foreign policy in Southeast Asia .
Keyword : Docktrin Fukuda, Yukio HatoyamaABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui bagaimana doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara dan implementasi doktrin fukuda tersebut mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara pada masa Yukio Hatoyama.
Metode penelitian yang digunakan adalah library research.
Dengan meneliti instrument- instrument yang berupa kebijakan da kerjasama luar negeri Jepang di Asia Tenggara.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Doktrin fukuda yang merupakan dasar pemikiran politik luar negeri Jepang di Asia mendasari kebijakan dan kerjasama yang besar antara Jepang dan Asia Tenggara.
Dengan besarnya ODA di Asia Tenggara yang mencapai 40% di Indonesia, 11% di Vietnam dan 12% di Filipina dengan ntotal mencapai 85% total ODA Jepang di Asia Tenggara.
Dan besarnya kebutuhan Jepang terhadap sumber daya energy yang sebagian besar bersumber dar Negara-negara berkembang di kawasan Asia Tenggara seperti halnya Indonesia.
Dan betapa pentingnya selat Malaka yang merupakan jalur lalu lintas energy Jepang hingga saat ini.
Maka dapat disimpulkan bahwa doktrin fukuda mendasari kebijakan luar negeri Jepang di Asia Tenggara.
Kata kunci : Docktrin Fukuda, Yukio Hatoyama.
Related Results
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
The Views of Prime Minister Hatoyama Yukio on Japan’s Foreign Policy Within the Context of the Search for a New Grand Strategy
The Views of Prime Minister Hatoyama Yukio on Japan’s Foreign Policy Within the Context of the Search for a New Grand Strategy
At present, security environment in East Asia is becoming increasingly fraught, characterised by the growing strategic rivalry between the US and China. Meanwhile, Japan is faced w...
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Doktrin kesaksian internal Roh Kudus merupakan doktrin yang sangat penting bagi kekristenan terutama kalangan Reformed, terutama dalam membentuk epistemologi Kristen. Mengapa kita ...
TATA KELOLA ADMINISTRASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA RANTAU ASEM KECAMATAN KATINGAN KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
TATA KELOLA ADMINISTRASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA RANTAU ASEM KECAMATAN KATINGAN KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Sistem pemerintahan di Indonesia diselenggarakan secara bertingkat mulai dari pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten/kota dan pemerintahan desa. Pada level pemerintahan desalah se...
KAPAL PERANG JEPANG DI TELUK KOLONO SEBAGAI SUMBER PENINGGALAN SEJARAH (1942-2018)
KAPAL PERANG JEPANG DI TELUK KOLONO SEBAGAI SUMBER PENINGGALAN SEJARAH (1942-2018)
ABSTRAK: Subtansi penelitian ini mengacu pada tiga aspek permasalahan dasar: (1) Untuk Menjelaskan latar belakang keberadaan Kapal perang Jepang di Teluk Kolono. (2) Untuk Mendeskr...
Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch
Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch
Walter Rauschenbusch lahir dan dibesarkan di Rochester, New York. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Rochester Theological Seminary, ia ditahbiskan sebagai pendeta di Second Ba...
MENGENAL SEJARAH PEMERINTAHAN JEPANG “DAIMYOU” PADA ZAMAN AZUCHI MOMOYAMA
MENGENAL SEJARAH PEMERINTAHAN JEPANG “DAIMYOU” PADA ZAMAN AZUCHI MOMOYAMA
Pemerintahan adalah sebuah organisasi dari sekelompok orang-orang yang mempunyai kekuasaan, R.Mac.ivey (1947). Dalam sejarah sistem pemerintahan Jepang terdapat zaman feodal, Zaman...

