Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch

View through CrossRef
Walter Rauschenbusch lahir dan dibesarkan di Rochester, New York. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Rochester Theological Seminary, ia ditahbiskan sebagai pendeta di Second Baptist Church di New York. Dalam pengalaman pelayanannya di daerah yang yang disebut “Hell’s Kitchen,” ia melihat betapa kerasnya kehidupan saat itu. Ia menyaksikan eksploitasi tenaga kerja oleh industri-industri raksasa, penindasan kepada kaum miskin dan lemah, dan perlakuan diskriminatif dari pihak penguasa kepada orang-orang yang menderita. Sementara di sisi lain, ia melihat gereja tidak melakukan tindakan apapun. Sikap pasif dari gereja itu dimengerti oleh Rauschenbusch sebagai tanda dari kegagalan teologi di dalam menjawab tantangan zaman. Bagi Rauschenbusch teologi membutuhkan suatu penyesuaian untuk dapat menjawab tantangan ataupun kebutuhan zaman. Ia menyadari adanya kesulitan-kesulitan yang besar dalam usaha penyesuaian itu. Kunci untuk menjawab tantangan ini adalah penempatan kembali doktrin Kerajaan Allah sebagai pusat dari teologi. Melalui Injil Sosial, Rauschenbusch ingin kembali menempatkan doktrin Kerajaan Allah sebagai pusat dari teologi. Oleh karena itu dalam Injil Sosial, doktrin Kerajaan Allah menjadi pusat, bahkan “This doctrine [the Kingdom of God] is itself social gospel.” Seluruh doktrin yang lain haruslah diinterpretasikan (ulang) di bawah terang doktrin ini. Tulisan ini mencoba melihat apa dan bagaimana karakteristik doktrin Kerajaan Allah menurut Rauschenbusch, latar belakang filsafat di balik pemikiran Rauschenbusch, dan implikasinya terhadap doktrin Kerajaan Allah, doktrin dosa dan doktrin keselamatan. Setelah itu akan diberikan kajian terhadap pemikiran Rauschenbusch dari sudut pandang teologi Injili. Dalam bagian penutup akan diberikan kesimpulan dan sumbangsih pemikiran Rauschenbusch dalam konteks gereja di Indonesia.
Sekolah Tinggi Teologi Seminari Alkitab Asia Tenggara
Title: Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch
Description:
Walter Rauschenbusch lahir dan dibesarkan di Rochester, New York.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Rochester Theological Seminary, ia ditahbiskan sebagai pendeta di Second Baptist Church di New York.
Dalam pengalaman pelayanannya di daerah yang yang disebut “Hell’s Kitchen,” ia melihat betapa kerasnya kehidupan saat itu.
Ia menyaksikan eksploitasi tenaga kerja oleh industri-industri raksasa, penindasan kepada kaum miskin dan lemah, dan perlakuan diskriminatif dari pihak penguasa kepada orang-orang yang menderita.
Sementara di sisi lain, ia melihat gereja tidak melakukan tindakan apapun.
Sikap pasif dari gereja itu dimengerti oleh Rauschenbusch sebagai tanda dari kegagalan teologi di dalam menjawab tantangan zaman.
Bagi Rauschenbusch teologi membutuhkan suatu penyesuaian untuk dapat menjawab tantangan ataupun kebutuhan zaman.
Ia menyadari adanya kesulitan-kesulitan yang besar dalam usaha penyesuaian itu.
Kunci untuk menjawab tantangan ini adalah penempatan kembali doktrin Kerajaan Allah sebagai pusat dari teologi.
Melalui Injil Sosial, Rauschenbusch ingin kembali menempatkan doktrin Kerajaan Allah sebagai pusat dari teologi.
Oleh karena itu dalam Injil Sosial, doktrin Kerajaan Allah menjadi pusat, bahkan “This doctrine [the Kingdom of God] is itself social gospel.
” Seluruh doktrin yang lain haruslah diinterpretasikan (ulang) di bawah terang doktrin ini.
Tulisan ini mencoba melihat apa dan bagaimana karakteristik doktrin Kerajaan Allah menurut Rauschenbusch, latar belakang filsafat di balik pemikiran Rauschenbusch, dan implikasinya terhadap doktrin Kerajaan Allah, doktrin dosa dan doktrin keselamatan.
Setelah itu akan diberikan kajian terhadap pemikiran Rauschenbusch dari sudut pandang teologi Injili.
Dalam bagian penutup akan diberikan kesimpulan dan sumbangsih pemikiran Rauschenbusch dalam konteks gereja di Indonesia.

Related Results

Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Doktrin kesaksian internal Roh Kudus merupakan doktrin yang sangat penting bagi kekristenan terutama kalangan Reformed, terutama dalam membentuk epistemologi Kristen. Mengapa kita ...
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.), haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle görevl...
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Abstract: The Kingdom of God is central to the whole message of Jesus Christ. Through the kingdom of God, we can discover and understand the entire mission of Jesus. The Kingdom of...
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
Kerajaan Mataram Islam merupakan kerajaan bercorak agraris yang dirintis oleh Ki Gede Pemanahan pada abad ke-16 M setelah memisahkan diri dari pemerintahan Kerajaan Pajang. Jauh se...
HUBUNGAN BILATERAL KERAJAAN MORONENE DENGAN KESULTANAN BUTON TAHUN 1491-1537
HUBUNGAN BILATERAL KERAJAAN MORONENE DENGAN KESULTANAN BUTON TAHUN 1491-1537
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan latar belakang hubungan kerajaan Moronene dengan Kesultanan Buton tahun 1491-1537, 2) Mendeskripsikan hubungan bilat...
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevî’ye Göre “Allah” İsmi ve Sırları
Sadreddin Konevi, vahdet-i vücud düşüncesinin en önemli temsilcilerinden biridir. Konevi, sadece şeyhi İbnü’l Arabi’nin eserlerini şerhetmekle yetinmemiş, bir çok eser vermiş, kend...
Kasih dan Keadilan Allah Berdasarkan Amos 2:6-16
Kasih dan Keadilan Allah Berdasarkan Amos 2:6-16
Allah mengetahui semua perbuatan manusia yang dilakukan dalam seluruh kehidupan manusia. Allah sangat membenci dosa. Allah ingin menunjukkan bahwa dosa yang dilakukan oleh Israel s...
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur'an'da Sınırlayıcı Bir Kayıt İfadesi: Allah’ın İzni
Kur’an, insanların Allah’la, diğer insanlarla ve toplumla ilişkilerini düzenleyen; onların dünya ve ahiret hayatında mutluluğa erişme yollarını onlara sunan pek çok konuya temas et...

Back to Top