Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TENAGA KERJA DAN TINGKAT PRODUKSI MENGGUNAKAN ANALISIS MARGINAL PRODUKSI

View through CrossRef
Abstract                 This paper will discusses about short-term production with a focus on the problem of sugar production at a refined sugar factory in Makassar, South Sulawesi. The underlying argument is because the sugar production capacity in South Sulawesi is still limited to meet the needs, and on the other hand that is still weak is the problem of labor, so this research aims to determine: (1) what is the maximum production level of PT. Makassar Tene from 2013-2017, (2) how much labor is needed to produce this production.             This type of research is field research using a quantitative approach. This study uses a questionnaire (questionnaire), observation, and documentation in collecting data. The collected data is then processed using a marginal analysis of production. The results of this study indicate that: (1) the maximum production level of PT. Makassar Tene by using marginal production occurred in 2015 with a total production of 196,854.40 tons, (2) the labor required to produce 196,854.40 tons was 185 workers.   Keywords: Analysis, Sugar Production, Maximization of Production Abstrak   Penelitian ini membahas tentang produksi jangka pendek dengan fokus masalah produksi gula pada salah satu perusahaan pabrik gula raffinasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Argumen yang mendasarinya karena kapasitas produksi gula di Sulawesi Selatan masih terbatas untuk pemenuhan kebutuhan, dan disisi lain yang masih lemah adalah persoalan tenaga kerja, sehingga menjadikan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) berapa tingkat produksi maksimal PT. Makassar Tene dari tahun 2013-2017, (2) berapa tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan produksi tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan kuesioner (angket), observasi, dan dokumentasi dalam mengumpulkan data. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan analisis marginal produksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tingkat produksi maksimal PT. Makassar Tene dengan menggunakan produksi marginal terjadi pada tahun 2015 dengan total produksi sebanyak 196.854,40 ton, (2) tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan produksi sebanyak 196.854,40 ton adalah 185 orang tenaga kerja.   Kata Kunci : Analisis, Produksi Gula, Maksimalisasi Produksi
Title: TENAGA KERJA DAN TINGKAT PRODUKSI MENGGUNAKAN ANALISIS MARGINAL PRODUKSI
Description:
Abstract                 This paper will discusses about short-term production with a focus on the problem of sugar production at a refined sugar factory in Makassar, South Sulawesi.
The underlying argument is because the sugar production capacity in South Sulawesi is still limited to meet the needs, and on the other hand that is still weak is the problem of labor, so this research aims to determine: (1) what is the maximum production level of PT.
Makassar Tene from 2013-2017, (2) how much labor is needed to produce this production.
            This type of research is field research using a quantitative approach.
This study uses a questionnaire (questionnaire), observation, and documentation in collecting data.
The collected data is then processed using a marginal analysis of production.
The results of this study indicate that: (1) the maximum production level of PT.
Makassar Tene by using marginal production occurred in 2015 with a total production of 196,854.
40 tons, (2) the labor required to produce 196,854.
40 tons was 185 workers.
  Keywords: Analysis, Sugar Production, Maximization of Production Abstrak   Penelitian ini membahas tentang produksi jangka pendek dengan fokus masalah produksi gula pada salah satu perusahaan pabrik gula raffinasi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Argumen yang mendasarinya karena kapasitas produksi gula di Sulawesi Selatan masih terbatas untuk pemenuhan kebutuhan, dan disisi lain yang masih lemah adalah persoalan tenaga kerja, sehingga menjadikan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) berapa tingkat produksi maksimal PT.
Makassar Tene dari tahun 2013-2017, (2) berapa tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan produksi tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif.
Penelitian ini menggunakan kuesioner (angket), observasi, dan dokumentasi dalam mengumpulkan data.
Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menggunakan analisis marginal produksi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tingkat produksi maksimal PT.
Makassar Tene dengan menggunakan produksi marginal terjadi pada tahun 2015 dengan total produksi sebanyak 196.
854,40 ton, (2) tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghasilkan produksi sebanyak 196.
854,40 ton adalah 185 orang tenaga kerja.
  Kata Kunci : Analisis, Produksi Gula, Maksimalisasi Produksi.

Related Results

MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. T...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA UMKM DI PROVINSI JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penyerapan tenaga kerja UMKM di Provinsi Jambi, menganalisis pengaruh modal kerja, nilai produksi, tingkat upah minimum dan...
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN KERJA TENAGA KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI BENDUNGAN TEMEF – NTT
ANALISIS KINERJA DAN KEPUASAN KERJA TENAGA KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI BENDUNGAN TEMEF – NTT
Sumber Daya Manusia (SDM) mencakup kualifikasi, pengalaman, keterampilan, pengetahuan, dan keahlian anggota organisasi, yang merupakan elemen penting dalam keberhasilan proyek kons...

Back to Top