Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGENDALIAN ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN KHAMIR SEBAGAI KOMPONEN PENGENDALIAN RAMAH LINGKUNGAN

View through CrossRef
Cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Akan tetapi, produksi cabai sering terhambat oleh adanya penyakit salah satunya adalah antraknosa. Pengendalian yang umum dilakukan untuk mengendalikan penyakit antraknosa adalah dengan fungisida sintetik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengendalian antraknosa secara ramah lingkungan.  Kegiatan ini dilakukan di Desa Cilayung yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatinangor yang memiliki potensi pertanian cukup tinggi. Tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan pengendalian ramah lingkungan dan menerapkan salah satu cara pengendalian tersebut dengan menggunakan khamir. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini diantaranya survei lokasi, sosialisasi, wawancara, penyuluhan, dan pelatihan. Hasil kegiatan yang sudah dilakukan adalah (1) penyuluhan tentang penyebab penyakit tanaman secara umum dan penyakit antraknosa pada cabai, dampak negatif pestisida sintetik yang berlebihan, dan pengendalian ramah lingkungan, (2) pelatihan penggunaan mikrob antagonis berupa khamir Rhodotorula minuta, (3) hasil survei dan wawancara mendapatkan informasi mengenai pengetahuan dan pemahaman petani dan ibu-ibu PKK tentang cara pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Setelah mengikuti kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan daya tarik petani dan ibu-ibu PKK untuk melakukan pengendalian OPT dengan ramah lingkungan.
Title: SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGENDALIAN ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN KHAMIR SEBAGAI KOMPONEN PENGENDALIAN RAMAH LINGKUNGAN
Description:
Cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Akan tetapi, produksi cabai sering terhambat oleh adanya penyakit salah satunya adalah antraknosa.
Pengendalian yang umum dilakukan untuk mengendalikan penyakit antraknosa adalah dengan fungisida sintetik.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengendalian antraknosa secara ramah lingkungan.
  Kegiatan ini dilakukan di Desa Cilayung yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Jatinangor yang memiliki potensi pertanian cukup tinggi.
Tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan pengendalian ramah lingkungan dan menerapkan salah satu cara pengendalian tersebut dengan menggunakan khamir.
Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini diantaranya survei lokasi, sosialisasi, wawancara, penyuluhan, dan pelatihan.
Hasil kegiatan yang sudah dilakukan adalah (1) penyuluhan tentang penyebab penyakit tanaman secara umum dan penyakit antraknosa pada cabai, dampak negatif pestisida sintetik yang berlebihan, dan pengendalian ramah lingkungan, (2) pelatihan penggunaan mikrob antagonis berupa khamir Rhodotorula minuta, (3) hasil survei dan wawancara mendapatkan informasi mengenai pengetahuan dan pemahaman petani dan ibu-ibu PKK tentang cara pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).
Setelah mengikuti kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan daya tarik petani dan ibu-ibu PKK untuk melakukan pengendalian OPT dengan ramah lingkungan.

Related Results

Induksi Resistensi dengan Rhodotorula minuta untuk Mengendalikan Antraknosa (Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds) Pada Tanaman Cabai
Induksi Resistensi dengan Rhodotorula minuta untuk Mengendalikan Antraknosa (Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds) Pada Tanaman Cabai
Antraknosa merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman cabai yang menyebabkan kerugian cukup besar. Penggunaan khamir sebagai agens penginduksi resistensi tanaman cabai merupa...
Pengaruh Aplikasi Kitosan Antifungi Untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa Pada Cabai
Pengaruh Aplikasi Kitosan Antifungi Untuk Pengendalian Penyakit Antraknosa Pada Cabai
Penyakit antraknosa (Colletotrichum spp.) dapat menyebabkan rendahnya kuantitas maupun kualitas buah yang dihasilkan. Untuk menghindari penggunaan pestisida sintetik maka diperluka...
Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
ABSTRACTEffect of induced resistance by Candida tropicalis on the growth of chili plants infected by Colletotrichum acutatumColletotrichum acutatum is a major pathogen of chili tha...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
ABSTRACTEffect of induced resistance by Candida tropicalis on the growth of chili plants infected by Colletotrichum acutatumColletotrichum acutatum is a major pathogen of chili tha...

Back to Top