Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum

View through CrossRef
ABSTRACTEffect of induced resistance by Candida tropicalis on the growth of chili plants infected by Colletotrichum acutatumColletotrichum acutatum is a major pathogen of chili that causes a big yield loss. Candida tropicalis has been reported as a biocontrol agent antagonistic to C. acutatum. The research was objected to find out the effect of induced resistance by C. tropicalis on the growth of chili plants infected by C. acutatum. The application of the yeast was carried out by seed dipping and seedling spraying methods. As treatments, C. acutatum, the pathogen was inoculated at different time, i.e. A = inoculation at 3 days after the induction (dai) by C. tropicalis, B = inoculation at 7 dai, C = inoculation at 10 dai, D = positive control on inoculation at 3 dai, E = positive control on inoculation at 7 dai, F = positive control on inoculation at 10 dai, G = negative control with no induction nor inoculation. The results showed that the induction by C. tropicalis was able to increase the plant height, leaf number, and dry weight. The highest increase of plant height of 30.72% was caused by induction of C. tropicalis inoculated at 7 dai. Induction of C. tropicalis inoculated at 3 dai increased the leaf number by 49.47%, and the plant dry weight by 50%. C. tropicalis has a potency to be developed as plant growth inducer.Keywords: Antagonist, Inoculation, Fungi, YeastABSTRAKJamur Colletotrichum acutatum merupakan patogen penyebab kehilangan hasil panen yang cukup besar pada tanaman cabai. Salah satu mikrob antagonis jamur ini yang telah dilaporkan adalah khamir Candida tropicalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi resistensi oleh C. tropicalis terhadap pertumbuhan tanaman cabai terinfeksi C. acutatum. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan teknik perendaman benih dan penyiraman bibit tanaman cabai menggunakan suspensi C. tropicalis dengan waktu inokulasi patogen C. acutatum yang berbeda. Perlakuan tersebut adalah A = Inokulasi C. acutatum 3 hari setelah perlakuan induksi C. tropicalis (hsp), B = Inokulasi C. acutatum 7 hsp, C = Inokulasi C. acutatum 10 hsp, D = Kontrol (+) dengan inokulasi C. acutatum 3 hsp, E = Kontrol (+) dengan inokulasi C. acutatum 7 hsp, F = Kontrol (+) dengan inokulasi C. acutatum 10 hsp, G = Kontrol (-) tanpa induksi dan inokulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan induksi resistensi oleh khamir C. tropicalis mampu meningkatkan tinggi, jumlah daun, dan bobot kering tanaman cabai. Kemampuan meningkatkan tinggi tanaman cabai tertinggi terjadi pada perlakuan C. tropicalis dengan waktu inokulasi 7 hsp yaitu sebesar 30,72%. Perlakuan khamir C. tropicalis dengan inokulasi patogen 3 hsp mampu meningkatkan jumlah daun tanaman cabai sebesar 49,47%. Perlakuan C. tropicalis dengan waktu inokulasi 3 hsp mampu meningkatkan bobot kering tanaman sebesar 50%. Khamir C. tropicalis berpotensi untuk dikembangkan sebagai agens pemacu pertumbuhan tanaman.Kata Kunci: Antagonis, Inokulasi, Jamur, Patogen
Title: Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
Description:
ABSTRACTEffect of induced resistance by Candida tropicalis on the growth of chili plants infected by Colletotrichum acutatumColletotrichum acutatum is a major pathogen of chili that causes a big yield loss.
Candida tropicalis has been reported as a biocontrol agent antagonistic to C.
acutatum.
The research was objected to find out the effect of induced resistance by C.
tropicalis on the growth of chili plants infected by C.
acutatum.
The application of the yeast was carried out by seed dipping and seedling spraying methods.
As treatments, C.
acutatum, the pathogen was inoculated at different time, i.
e.
A = inoculation at 3 days after the induction (dai) by C.
tropicalis, B = inoculation at 7 dai, C = inoculation at 10 dai, D = positive control on inoculation at 3 dai, E = positive control on inoculation at 7 dai, F = positive control on inoculation at 10 dai, G = negative control with no induction nor inoculation.
The results showed that the induction by C.
tropicalis was able to increase the plant height, leaf number, and dry weight.
The highest increase of plant height of 30.
72% was caused by induction of C.
tropicalis inoculated at 7 dai.
Induction of C.
tropicalis inoculated at 3 dai increased the leaf number by 49.
47%, and the plant dry weight by 50%.
C.
tropicalis has a potency to be developed as plant growth inducer.
Keywords: Antagonist, Inoculation, Fungi, YeastABSTRAKJamur Colletotrichum acutatum merupakan patogen penyebab kehilangan hasil panen yang cukup besar pada tanaman cabai.
Salah satu mikrob antagonis jamur ini yang telah dilaporkan adalah khamir Candida tropicalis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh induksi resistensi oleh C.
tropicalis terhadap pertumbuhan tanaman cabai terinfeksi C.
acutatum.
Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan teknik perendaman benih dan penyiraman bibit tanaman cabai menggunakan suspensi C.
tropicalis dengan waktu inokulasi patogen C.
acutatum yang berbeda.
Perlakuan tersebut adalah A = Inokulasi C.
acutatum 3 hari setelah perlakuan induksi C.
tropicalis (hsp), B = Inokulasi C.
acutatum 7 hsp, C = Inokulasi C.
acutatum 10 hsp, D = Kontrol (+) dengan inokulasi C.
acutatum 3 hsp, E = Kontrol (+) dengan inokulasi C.
acutatum 7 hsp, F = Kontrol (+) dengan inokulasi C.
acutatum 10 hsp, G = Kontrol (-) tanpa induksi dan inokulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan induksi resistensi oleh khamir C.
tropicalis mampu meningkatkan tinggi, jumlah daun, dan bobot kering tanaman cabai.
Kemampuan meningkatkan tinggi tanaman cabai tertinggi terjadi pada perlakuan C.
tropicalis dengan waktu inokulasi 7 hsp yaitu sebesar 30,72%.
Perlakuan khamir C.
tropicalis dengan inokulasi patogen 3 hsp mampu meningkatkan jumlah daun tanaman cabai sebesar 49,47%.
Perlakuan C.
tropicalis dengan waktu inokulasi 3 hsp mampu meningkatkan bobot kering tanaman sebesar 50%.
Khamir C.
tropicalis berpotensi untuk dikembangkan sebagai agens pemacu pertumbuhan tanaman.
Kata Kunci: Antagonis, Inokulasi, Jamur, Patogen.

Related Results

Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
Pengaruh Induksi Resistensi oleh Khamir Candida tropicalis terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Terinfeksi Colletotrichum acutatum
ABSTRACTEffect of induced resistance by Candida tropicalis on the growth of chili plants infected by Colletotrichum acutatumColletotrichum acutatum is a major pathogen of chili tha...
Induksi Resistensi dengan Rhodotorula minuta untuk Mengendalikan Antraknosa (Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds) Pada Tanaman Cabai
Induksi Resistensi dengan Rhodotorula minuta untuk Mengendalikan Antraknosa (Colletotrichum acutatum J. H. Simmonds) Pada Tanaman Cabai
Antraknosa merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman cabai yang menyebabkan kerugian cukup besar. Penggunaan khamir sebagai agens penginduksi resistensi tanaman cabai merupa...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Hefebefunde bei Reihenuntersuchungen an Soldaten der Bundeswehr
Hefebefunde bei Reihenuntersuchungen an Soldaten der Bundeswehr
ZusammenfassungBei Reihenuntersuchungen an 1325 Soldaten wurde die Sproßpilzbesiedlung der Mund‐böhle (1325 Abstriche), der Analregion (949 Abstriche), des Penis (1325 Abklatsch‐Ku...
Perancangan Interface Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Cabai dengan Metode Extreme Programming (XP)
Perancangan Interface Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Cabai dengan Metode Extreme Programming (XP)
Para petani masih sering mengalami kendala pada proses pemeliharaan tanaman cabai, petani masih sering menemui kendala penyakit sehingga sangat merugikan petani karena hasil panen ...

Back to Top