Javascript must be enabled to continue!
PERAWATAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK MENGGUNAKAN TERAPI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG
View through CrossRef
Stroke non hemoragik terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak yang disebabkan oleh penumpukan lemak/ kolestrol atau gumpalan darah yang mengeras di pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti kehilangan fungsi motorik dan sensorik yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik. Gangguan mobilitas fisik merupakan keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekstermitas. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik menggunakan terapi range of motion (ROM) pasif. Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 2 klien dengan penyakit dan msalah keperawatan yang sama dan dilakukan selama 6 hari berturut-turut. Hasil pada penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan terapi range of motion (ROM) pasif dua kali sehari dengan durasi 10-15 menit setiap latihan selama 6 hari berturut-turut dapat meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik pada hari ke enam. Kesimpulan Terapi Range Of Motion (ROM) pasif efektif meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik
STIKES Bahrul Ulum Jombang
Title: PERAWATAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK MENGGUNAKAN TERAPI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG
Description:
Stroke non hemoragik terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak yang disebabkan oleh penumpukan lemak/ kolestrol atau gumpalan darah yang mengeras di pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti kehilangan fungsi motorik dan sensorik yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik.
Gangguan mobilitas fisik merupakan keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekstermitas.
Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik menggunakan terapi range of motion (ROM) pasif.
Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 2 klien dengan penyakit dan msalah keperawatan yang sama dan dilakukan selama 6 hari berturut-turut.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan terapi range of motion (ROM) pasif dua kali sehari dengan durasi 10-15 menit setiap latihan selama 6 hari berturut-turut dapat meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik pada hari ke enam.
Kesimpulan Terapi Range Of Motion (ROM) pasif efektif meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
Hypertension, Age, Sex, and Stroke Incidence In Stroke Installation Room RSUD dr. M. Yunus BengkuluABSTRAKStroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatka...
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Abstract. Stroke occurs when blood vessel in the brain is blocked, causing blood flow to the brain to be disrupted. Hemiparesis is one of the symptoms of stroke, which is paralysis...
Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik
Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik
Stroke merupakan gambaran klinis dari disfungsi otak yang terlokalisir dan meluas, yang mengakibatkan kematian tanpa teridentifikasinya kondisi medis yang mendasari selain kelainan...
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK
EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK
ABSTRAK
Stroke adalah gangguan saraf pusat yang terjadi akibat terhentinya aliran darah ke otak, menyebabkan penurunan kekuatan otot, koordinasi gerak, dan kemampuan aktivitas se...
PENERAPAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF EKSTERMITAS KIRI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DALAM MENGATASI MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK
PENERAPAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF EKSTERMITAS KIRI PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DALAM MENGATASI MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK
Stroke non hemoragik adalah suatu masalah utama dunia. Masalah yang munncul pada pasien stroke adalah adanya suatu masalah pada anggota gerat atau ekstermitas. Stroke non hemoragik...
Hubungan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif dengan Kekuatan Otot Ekstermitas Atas Pada Pasien Stroke Non Hemoragic
Hubungan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif dengan Kekuatan Otot Ekstermitas Atas Pada Pasien Stroke Non Hemoragic
Stroke non hemoragik merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh iskemik, trombosis, emboli dan penyempitan lumen. Salah satu dampak yang terjadi pada pasien stroke adalah mengal...
KARAKTERISTIK PASIEN STROKE HEMORAGIK YANG MENJALANI OPERASI DI RSUD WALED CIREBON
KARAKTERISTIK PASIEN STROKE HEMORAGIK YANG MENJALANI OPERASI DI RSUD WALED CIREBON
Stroke hemoragik atau perdarahan intraserebral (PIS) spontan merupakan salah satu jenis patologi stroke akibat pecahnya pembuluh darah intraserebral. Di Indonesia tingkat kejadian ...

