Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK

View through CrossRef
ABSTRAK Stroke adalah gangguan saraf pusat yang terjadi akibat terhentinya aliran darah ke otak, menyebabkan penurunan kekuatan otot, koordinasi gerak, dan kemampuan aktivitas sehari-hari. Pemulihan melalui mobilisasi menjadi penting, dan penggunaan bola karet dalam latihan rentang gerak (ROM) terbukti efektif membantu mengembalikan fungsi sendi serta meningkatkan mobilitas fisik pasien. Tujuan: Untuk menjelaskan efektivitas latihan range of motion (ROM) menggunakan terapi genggam bola karet dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik terhadap  peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke hemoragik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi masalah asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dengan kelemahan ekstremitas kiri melalui penerapan terapi bola karet, yang diberikan selama 2 × 24 jam di Ruang Nagasari, RSUP Prof. Dr. I G. N. G. Ngoerah, Denpasar. Dari penelitian dari pasien yang sudah diberikan latihan (ROM) menggunakan terapi bola tangan S: Pasien mengatakan kelemahan pada kaki dan tangan kiri sudah berkurang, pasien mengatakan sudah mampu menggunakan baju secara mandiri ke toilet, dan makan sendiri, O:  K.U baik, pasien tampak sudah mampu melakukan gerakan rom pada jari tangan kanannya dan mampu mengangkat tangannya, T 120/70 mmHg, S : 36,00  C, N : 95x/m, SPO2 : 98%, RR: 18x/m, A: Gangguan Mobilitas Fisik Teratasi, P: Pertahankan Intervensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat dalam menerapkan latihan Range of Motion (ROM) menggunakan bola karet sebagai upaya meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas pasien stroke hemoragik. Kata kunci : ROM, Genggam Bola Karet, Stroke Hemoragik
Title: EFEKTIFITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) MENGGUNAKAN TERAPI GENGGAM BOLA KARET TERHADAP GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK
Description:
ABSTRAK Stroke adalah gangguan saraf pusat yang terjadi akibat terhentinya aliran darah ke otak, menyebabkan penurunan kekuatan otot, koordinasi gerak, dan kemampuan aktivitas sehari-hari.
Pemulihan melalui mobilisasi menjadi penting, dan penggunaan bola karet dalam latihan rentang gerak (ROM) terbukti efektif membantu mengembalikan fungsi sendi serta meningkatkan mobilitas fisik pasien.
Tujuan: Untuk menjelaskan efektivitas latihan range of motion (ROM) menggunakan terapi genggam bola karet dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik terhadap  peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke hemoragik.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi masalah asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik dengan kelemahan ekstremitas kiri melalui penerapan terapi bola karet, yang diberikan selama 2 × 24 jam di Ruang Nagasari, RSUP Prof.
Dr.
I G.
N.
G.
Ngoerah, Denpasar.
Dari penelitian dari pasien yang sudah diberikan latihan (ROM) menggunakan terapi bola tangan S: Pasien mengatakan kelemahan pada kaki dan tangan kiri sudah berkurang, pasien mengatakan sudah mampu menggunakan baju secara mandiri ke toilet, dan makan sendiri, O:  K.
U baik, pasien tampak sudah mampu melakukan gerakan rom pada jari tangan kanannya dan mampu mengangkat tangannya, T 120/70 mmHg, S : 36,00  C, N : 95x/m, SPO2 : 98%, RR: 18x/m, A: Gangguan Mobilitas Fisik Teratasi, P: Pertahankan Intervensi.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat dalam menerapkan latihan Range of Motion (ROM) menggunakan bola karet sebagai upaya meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas pasien stroke hemoragik.
Kata kunci : ROM, Genggam Bola Karet, Stroke Hemoragik.

Related Results

PENGARUH LATIHAN ROM DENGAN BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT GENGGAM PASIEN STROKE NON HEMORAGIK
PENGARUH LATIHAN ROM DENGAN BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT GENGGAM PASIEN STROKE NON HEMORAGIK
Pendahuluan: Stroke non hemoragik adalah penyakit yang disebabkan oleh oklusi pembuluh darah yang menyababkan terhentinya pasokan glukosa dan oksigen ke otak. Tujuan dari penelitia...
Pengaru Latihan Menggenggam Bola Karet Terhadap peningkatan skala kekuatan Otot Pada Pasien Post Stroke Di Puskesmas Labuapi
Pengaru Latihan Menggenggam Bola Karet Terhadap peningkatan skala kekuatan Otot Pada Pasien Post Stroke Di Puskesmas Labuapi
Stroke merupakan keadaan yang muncul karena adanya gangguan peredaran darah di otak yang mengakibatkan terjadinya kematian jaringan otak sehingga menyebabkan seseorang menderita ke...
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
HIPERTENSI, USIA, JENIS KELAMIN DAN KEJADIAN STROKE DI RUANG RAWAT INAP STROKE RSUD dr. M. YUNUS BENGKULU
Hypertension, Age, Sex, and  Stroke  Incidence In Stroke Installation Room RSUD dr. M. Yunus BengkuluABSTRAKStroke adalah gejala-gejala defisit fungsi susunan saraf yang diakibatka...
LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE HEMORAGIK: STUDI KASUS
LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE HEMORAGIK: STUDI KASUS
Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit jantung koroner dan kanker. Salah satu gejala dari disfungsi motorik yang paling sering ditemui pada pasien stro...
Latihan Mobilisasi Sederhana Pada Pasien Stroke Hemorogik di Roujin Home Jepang
Latihan Mobilisasi Sederhana Pada Pasien Stroke Hemorogik di Roujin Home Jepang
Stroke hemoragik terjadi ketika arteri darah di otak pecah, menyebabkan darah mengalir ke ruang di sekitar jaringan otak. Karena pembuluh darah arteri yang memasok oksigen dan nutr...
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Stroke in Iran, with more than 83 million population, is a leading cause of disability and mortality in adults. Stroke has higher incidence in Iran comparing the global situation a...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...

Back to Top