Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pola Perburuan Satwa Liar di Desa Mekaruo Kecamatan Dumoga Barat

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi masyarakat Desa Mekaruo terhadap perburuan satwa liar serta melakukan evaluasi terhadap pengetahuan masyarakat tentang hutan, satwa liar, perburuan satwa liar dan melakukan kajian tentang pola perburuan satwa liar yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mekaruo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan sebagai panduan wawancara, di mana pertanyaan dapat dikembangkan saat wawancara sedang berlangsung. Untuk survey persepsi penentuan jumlah responden menggunakan aplikasi Sample Size Calculator. Untuk penentuan responden dilakukan secara acak sistematik (Systematic random). Untuk survey pola perburuan menggunakan snowball sampling berdasarkan informasi survei persepsi dengan teknik wawancara mendalam. Selanjutnya data hasil survey dimasukkan ke dalam tabel menggunakan software Excel kemudian di analisis menggunakan software R. Pertanyaan persepsi menghasilkan format data berupa data kuantitatif (skoring) dengan menggunakan skala Likert sedangkan data pola perburuan menggunakan format data kualitatif. Hasil survey persepsi menunjukan masyarakat masih menganggap daging satwa liar adalah daging konsumsi. Umumnya masyarakat di Desa Mekaruo menjadikan perburuan satwa liar sebagai mata pencaharian karena kurangnya lapangan pekerjaan, sebagian masyarakat yang memiliki lahan pertanian melakukan perburuan karena untuk memberantas hama.
Title: Pola Perburuan Satwa Liar di Desa Mekaruo Kecamatan Dumoga Barat
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi masyarakat Desa Mekaruo terhadap perburuan satwa liar serta melakukan evaluasi terhadap pengetahuan masyarakat tentang hutan, satwa liar, perburuan satwa liar dan melakukan kajian tentang pola perburuan satwa liar yang dilakukan oleh masyarakat Desa Mekaruo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan menggunakan daftar pertanyaan sebagai panduan wawancara, di mana pertanyaan dapat dikembangkan saat wawancara sedang berlangsung.
Untuk survey persepsi penentuan jumlah responden menggunakan aplikasi Sample Size Calculator.
Untuk penentuan responden dilakukan secara acak sistematik (Systematic random).
Untuk survey pola perburuan menggunakan snowball sampling berdasarkan informasi survei persepsi dengan teknik wawancara mendalam.
Selanjutnya data hasil survey dimasukkan ke dalam tabel menggunakan software Excel kemudian di analisis menggunakan software R.
Pertanyaan persepsi menghasilkan format data berupa data kuantitatif (skoring) dengan menggunakan skala Likert sedangkan data pola perburuan menggunakan format data kualitatif.
Hasil survey persepsi menunjukan masyarakat masih menganggap daging satwa liar adalah daging konsumsi.
Umumnya masyarakat di Desa Mekaruo menjadikan perburuan satwa liar sebagai mata pencaharian karena kurangnya lapangan pekerjaan, sebagian masyarakat yang memiliki lahan pertanian melakukan perburuan karena untuk memberantas hama.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Satwa Liar di Hutan Ndaer, Kampung Ayapokiar, Miyah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat
Satwa Liar di Hutan Ndaer, Kampung Ayapokiar, Miyah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat
Hutan Ndaer yang terletak di Kabupaten Tambrauw memiliki potensi berbagai spesies satwa liar yang unik dan menjadi daya tarik wisata tetapi juga pendidikan. Penelitian ini bertujua...
PEMANFAATAN SATWA LIAR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI DESA PARIT PADANG, KABUPATEN BANGKA
PEMANFAATAN SATWA LIAR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI DESA PARIT PADANG, KABUPATEN BANGKA
Kekayaan alam yang berlimpah baik keanekaragaman tumbuhan maupun satwa di Pulau Bangka terus dimanfatkan oleh masyarakat dalam proses kehidupan dari dahulu hingga sekarang, seperti...
OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
 ABSTRACT: The rise of illegal wildlife trade threatens Indonesia's biodiversity. This was compounded by the development of an increasingly organized and transnational mode of perp...
PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR
PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR
Dewasa ini semakin banyak ditemukan perilaku dan tindakan anggota masyarakat yang meresahkan yang mengarah pada tindakan kejahatan, seperti: meningkatnya jumlah kejahatan terhadap ...
Pengaturan Perlindungan Satwa Terancam di Daerah Konflik Bersenjata
Pengaturan Perlindungan Satwa Terancam di Daerah Konflik Bersenjata
AbstractHumans are often regarded as the only victims that are affected by the armed conflicts. But apparently not only humans, there are also the other living creatures that becom...
PENINGKATAN KAPASISTAS PETUGAS LAPANGAN DALAM PEMANENAN POPULASI SATWA LIAR LESTARI GUNA MENGURANGI INTENSITAS GANGGUAN SATWA
PENINGKATAN KAPASISTAS PETUGAS LAPANGAN DALAM PEMANENAN POPULASI SATWA LIAR LESTARI GUNA MENGURANGI INTENSITAS GANGGUAN SATWA
Gangguan satwa liar merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat di lahan budidayanya.  Guna mengatasi atau mengurangi tingkat gangguan tersebut, masyarakat se...
Konsumsi Mamalia, Burung, dan Reptil Liar Pada Masyarakat Sulawesi Utara dan Aspek Konservasinya
Konsumsi Mamalia, Burung, dan Reptil Liar Pada Masyarakat Sulawesi Utara dan Aspek Konservasinya
AbstrakSurvei ini dilaksanakan untuk menginventarisasi jenis-jenis mamalia, burung, dan reptil liar yang dikonsumsi oleh masyarakat Sulawesi Utara dalam kaitannya dengan aspek kons...

Back to Top