Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR

View through CrossRef
Dewasa ini semakin banyak ditemukan perilaku dan tindakan anggota masyarakat yang meresahkan yang mengarah pada tindakan kejahatan, seperti: meningkatnya jumlah kejahatan terhadap perburuan dan perdagangan illegal berbagai jenis satwa. Berbagai jenis satwa dilindungi dan hampir punah masih diperdagangkan secara bebas di Indonesia. Perdagangan dan kepemilikan satwa yang dilindungi adalah dilarang oleh undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tindak pidana penyimpanan dan perdagangan satwa liar yang di lindungi undang-undang, serta untuk mengetahui penegakan hukumnya terhadap perdagangan satwa liar oleh Polda Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode yuridis normatif, artinya memaparkan permasalahan hukum yang ada berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum, asas-asas hukum dan kasus hukum yang menyangkut pokok perlindungan hukum terhadap satwa langka yang dilindungi. Hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa: Pertama, Jika sesorang melakukan tindak pidana perdagangan satwa liar yang dilindungi tersebut, maka orang tersebut akan diberikan sanksi pidana menurut ketentuan Pasal 40 Ayat (2) dan Ayat (4) Undang-Undang Nomor 5 Tahun Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (UU KSDAHE). Kedua, Penyidik Unit I Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, telah berhasil mengungkap adanya tindak pidana perdagangan satwa yang dilindungi Undang-Undang di wilayah Hukum Gresik Jawa Timur dengan menerapkan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal Pasal 21 ayat (2) huruf a UU KSDAHE Jo Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.106/MENLHK/ SETJEN /KUM.I/12/2018.
Perpustakaan Ubhara Surabaya, Universitas Bhayangkara Surabaya
Title: PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR
Description:
Dewasa ini semakin banyak ditemukan perilaku dan tindakan anggota masyarakat yang meresahkan yang mengarah pada tindakan kejahatan, seperti: meningkatnya jumlah kejahatan terhadap perburuan dan perdagangan illegal berbagai jenis satwa.
Berbagai jenis satwa dilindungi dan hampir punah masih diperdagangkan secara bebas di Indonesia.
Perdagangan dan kepemilikan satwa yang dilindungi adalah dilarang oleh undang-undang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tindak pidana penyimpanan dan perdagangan satwa liar yang di lindungi undang-undang, serta untuk mengetahui penegakan hukumnya terhadap perdagangan satwa liar oleh Polda Jawa Timur.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode yuridis normatif, artinya memaparkan permasalahan hukum yang ada berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori-teori hukum, asas-asas hukum dan kasus hukum yang menyangkut pokok perlindungan hukum terhadap satwa langka yang dilindungi.
Hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa: Pertama, Jika sesorang melakukan tindak pidana perdagangan satwa liar yang dilindungi tersebut, maka orang tersebut akan diberikan sanksi pidana menurut ketentuan Pasal 40 Ayat (2) dan Ayat (4) Undang-Undang Nomor 5 Tahun Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (UU KSDAHE).
Kedua, Penyidik Unit I Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim, telah berhasil mengungkap adanya tindak pidana perdagangan satwa yang dilindungi Undang-Undang di wilayah Hukum Gresik Jawa Timur dengan menerapkan Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal Pasal 21 ayat (2) huruf a UU KSDAHE Jo Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor P.
106/MENLHK/ SETJEN /KUM.
I/12/2018.

Related Results

OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
 ABSTRACT: The rise of illegal wildlife trade threatens Indonesia's biodiversity. This was compounded by the development of an increasingly organized and transnational mode of perp...
Satwa Liar di Hutan Ndaer, Kampung Ayapokiar, Miyah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat
Satwa Liar di Hutan Ndaer, Kampung Ayapokiar, Miyah Kabupaten Tambrauw, Papua Barat
Hutan Ndaer yang terletak di Kabupaten Tambrauw memiliki potensi berbagai spesies satwa liar yang unik dan menjadi daya tarik wisata tetapi juga pendidikan. Penelitian ini bertujua...
PEMANFAATAN SATWA LIAR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI DESA PARIT PADANG, KABUPATEN BANGKA
PEMANFAATAN SATWA LIAR SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DI DESA PARIT PADANG, KABUPATEN BANGKA
Kekayaan alam yang berlimpah baik keanekaragaman tumbuhan maupun satwa di Pulau Bangka terus dimanfatkan oleh masyarakat dalam proses kehidupan dari dahulu hingga sekarang, seperti...
Pengaturan Perlindungan Satwa Terancam di Daerah Konflik Bersenjata
Pengaturan Perlindungan Satwa Terancam di Daerah Konflik Bersenjata
AbstractHumans are often regarded as the only victims that are affected by the armed conflicts. But apparently not only humans, there are also the other living creatures that becom...
PENINGKATAN KAPASISTAS PETUGAS LAPANGAN DALAM PEMANENAN POPULASI SATWA LIAR LESTARI GUNA MENGURANGI INTENSITAS GANGGUAN SATWA
PENINGKATAN KAPASISTAS PETUGAS LAPANGAN DALAM PEMANENAN POPULASI SATWA LIAR LESTARI GUNA MENGURANGI INTENSITAS GANGGUAN SATWA
Gangguan satwa liar merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat di lahan budidayanya.  Guna mengatasi atau mengurangi tingkat gangguan tersebut, masyarakat se...
Pola Perburuan Satwa Liar di Desa Mekaruo Kecamatan Dumoga Barat
Pola Perburuan Satwa Liar di Desa Mekaruo Kecamatan Dumoga Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi masyarakat Desa Mekaruo terhadap perburuan satwa liar serta melakukan evaluasi terhadap pengetahuan masyarakat tentang hutan, satwa...
KEADILAN SEBAGAI TUJUAN PENEGAKAN HUKUM
KEADILAN SEBAGAI TUJUAN PENEGAKAN HUKUM
Pandangan masyarakat pada umumnyasepakat bahwa penegakan hukum hingga saat inibelum memuaskan, penegakan hukum masih jauhdari rasa keadilan, ada pula yang berpendapatbahwa penegaka...
BALAPAN LIAR OLEH REMAJA DI KOTA PADANG DALAM ASPEK KRIMINOLOGI
BALAPAN LIAR OLEH REMAJA DI KOTA PADANG DALAM ASPEK KRIMINOLOGI
Balapan liar merupakan tindakan kriminal, melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), karena dapat membahayakan baik pelaku maupun pengguna jala...

Back to Top