Javascript must be enabled to continue!
Induksi Mutasi Menggunakan Kolkisin pada Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk
View through CrossRef
Teknik-teknik dalam bidang pemuliaan tanaman bawang merah dapat dilakukan untuk memperoleh atau memperbaiki karakter-karakter yang telah ada menjadi lebih baik dari sebelumnya. Salah satunya adalah dengan teknik induksi mutasi dengan mutagen kimia yaitu kolkisin. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi kolkisin terhadap pertumbuhan, hasil, keragaman karakter dan memperoleh nilai Lethal Concentration 20-50% (LC20-50) dari bawang merah varietas Tajuk M1. Penelitian dilaksanakan bulan Juli-Oktober 2019 di Kelurahan Libuo Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan enam taraf konsentrasi larutan kolkisin (0, 0.1, 0.2, 0.3, 0.4 dan 0.5% (w/v) yang diulang sebanyak tiga kali. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa larutan kolkisin konsentrasi 0-0.5% berpengaruh nyata pada jumlah anakan dan persentase benih tumbuh abnormal dan karakter warna daun bawang merah varietas Tajuk generasi mutan harapan M1, tapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah umbi, bobot basah dan bobot kering umbi. Hasil analisis CurveExpert 1.3, nilai lethal concentration (LC) larutan kolkisin pada umbi bawang ini dapat diper-oleh pada konsentrasi 0.33% (w/v) pada LC30.
Kata kunci: abnormal, LC30, LC50, mutagen, mutan putatif
Institut Pertanian Bogor
Title: Induksi Mutasi Menggunakan Kolkisin pada Umbi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk
Description:
Teknik-teknik dalam bidang pemuliaan tanaman bawang merah dapat dilakukan untuk memperoleh atau memperbaiki karakter-karakter yang telah ada menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Salah satunya adalah dengan teknik induksi mutasi dengan mutagen kimia yaitu kolkisin.
Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh konsentrasi kolkisin terhadap pertumbuhan, hasil, keragaman karakter dan memperoleh nilai Lethal Concentration 20-50% (LC20-50) dari bawang merah varietas Tajuk M1.
Penelitian dilaksanakan bulan Juli-Oktober 2019 di Kelurahan Libuo Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo.
Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan enam taraf konsentrasi larutan kolkisin (0, 0.
1, 0.
2, 0.
3, 0.
4 dan 0.
5% (w/v) yang diulang sebanyak tiga kali.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa larutan kolkisin konsentrasi 0-0.
5% berpengaruh nyata pada jumlah anakan dan persentase benih tumbuh abnormal dan karakter warna daun bawang merah varietas Tajuk generasi mutan harapan M1, tapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah umbi, bobot basah dan bobot kering umbi.
Hasil analisis CurveExpert 1.
3, nilai lethal concentration (LC) larutan kolkisin pada umbi bawang ini dapat diper-oleh pada konsentrasi 0.
33% (w/v) pada LC30.
Kata kunci: abnormal, LC30, LC50, mutagen, mutan putatif.
Related Results
PENGARUH PEMOTONGAN UMBI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TIGA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA TANAH SPODOSOL ( Effect of Buld Cutting on Growth and Yields of Three Varieties of Red Onions (Allium ascalonicum L) on Spodosol )
PENGARUH PEMOTONGAN UMBI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TIGA VARIETAS BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA TANAH SPODOSOL ( Effect of Buld Cutting on Growth and Yields of Three Varieties of Red Onions (Allium ascalonicum L) on Spodosol )
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemotongan umbi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tiga varietas bawang merah pada tanah spodosol. Rancangan yang digu...
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang...
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
Keragaan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lokananta Hasil Induksi Poliploid dengan Kolkisin
Keragaan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lokananta Hasil Induksi Poliploid dengan Kolkisin
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan bawang merah varietas Lokananta hasil poliploid menggunakan kolkisin pada berbagai konsentrasi dan lama perendaman. Percobaan ini d...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
Hubungan antara Durasi Penyimpanan Umbi dan Kinerja Pertumbuhan serta Hasil Dua Varietas Bawang Merah
Hubungan antara Durasi Penyimpanan Umbi dan Kinerja Pertumbuhan serta Hasil Dua Varietas Bawang Merah
Bulb storage is a crucial post-harvest treatment in shallot (Allium ascalonicum L.) farming because suboptimal storage duration can reduce the quality of the bulbs, making them dif...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
Produksi Bawang Merah pada Musim Hujan dengan Aplikasi Rhizobakteria Pemacu Tumbuh Tanaman
ABSTRAK
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) termasuk tanaman hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi di Indonesia. Kebutuhan bawang merah terus meningkat, namun hasil produks...

