Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT

View through CrossRef
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan di Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Bawang merah termasuk dalam kelompok rempah-rempah yang dibutuhkan oleh konsumen rumah tangga sebagai bumbu penyedap makanan dan bahan baku industri makanan serta bahan obat tradisional. Berdasarkan data dari National Nutrient Database, bawang merah mengandung karbohidrat, gula, asam lemak, protein dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik kelapa cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair terdiri dari lima taraf, yaitu; P1 = 20 ml/l, P2 = 30 ml/l air, P3 = 40 ml/l air, P4 = 50 ml/l air, dan P5 = 60 ml/l air. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram). . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram). . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram).
Title: PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TANDAN KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Description:
Bawang merah (Allium ascalonicum L.
) merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan di Indonesia dan memiliki banyak manfaat.
Bawang merah termasuk dalam kelompok rempah-rempah yang dibutuhkan oleh konsumen rumah tangga sebagai bumbu penyedap makanan dan bahan baku industri makanan serta bahan obat tradisional.
Berdasarkan data dari National Nutrient Database, bawang merah mengandung karbohidrat, gula, asam lemak, protein dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh manusia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik kelapa cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah.
Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan lima perlakuan dan tiga ulangan.
Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair terdiri dari lima taraf, yaitu; P1 = 20 ml/l, P2 = 30 ml/l air, P3 = 40 ml/l air, P4 = 50 ml/l air, dan P5 = 60 ml/l air.
Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering umbi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram).
.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram).
.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Perlakuan dengan konsentrasi 60 ml/l air menghasilkan produksi rata-rata tertinggi dengan tinggi tanaman (41,00 cm), jumlah umbi (9 umbi), berat segar umbi (33,33 gram), dan berat kering umbi (16,66 gram).

Related Results

PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENGARUH PUPUK ORGANIK TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN CEMPEDAK (Artocarpus integer) DI PERSEMAIAN
PENGARUH PUPUK ORGANIK TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN ANAKAN CEMPEDAK (Artocarpus integer) DI PERSEMAIAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis pemberian pupuk organik tandan kosong Kelapa Sawit yang terbaik dalam pertumbuhan anakan Cempedak (Artocarpus integer) ...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Pengaruh Pupuk Kandang Dan Varietas Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Lahan Gambut
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah bumbu masak yang populer digunakan dalam berbagai masakan. Untuk memenuhi kebutuhan produksi bawang...
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
PENGOPTIMALAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) DENGAN PEMANFAATAN PUPUK KANDANG AYAM
Bawang merah (Allium Ascalonicum L.) merupakan family dari Lilyceae yang berasal dari Asia Tengah, yaitu sekitar Bangladesh, India, dan Pakistan. Bawang merah merupakan salah satu ...
PENGARUH PEMBERIAN ABU JANJANG KELAPA SAWIT TERHADAP PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.) DI TANAH GAMBUT
PENGARUH PEMBERIAN ABU JANJANG KELAPA SAWIT TERHADAP PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.) DI TANAH GAMBUT
Penelitian pengaruh pemberian abu janjang kelapa sawit terhadap produksi bawang merah (Allium ascollanicum L) di tanah gambut. Penelitian dilaksanakan bulan Janurai sampai Maret Ta...

Back to Top