Javascript must be enabled to continue!
MENINGKATKAN SEMANGAT BERGOTONG ROYONG MELALUI MANCAKRIDA
View through CrossRef
Salah satu nilai yang ingin dikembangkan melalui profil pelajar pancasila yakni gotong royong. Semangat gotong royong merupakan perwujudan semangat kebangsaan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam keterkaitannya dengan kebijakan kurikulum merdeka. Melalui semangat gotong royong diharapkan peserta didik mampu mengembangkan pola interaksi yang positif dan dinamis dengan peserta didik lainnya. Hal ini tentu bertujuan agar semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta semangat persahabatan pada diri peserta didik terus-menerus dikembangkan. Mancakrida merupakan salah satu sarana yang dianggap mampu mengembangkan semangat gotong royong tersebut. Melalui mancakrida diharapkan peserta didik mampu memunculkan semangat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan secara bersama-sama sehingga cikal bakal gotong royong dapat dimunculkan. Niatan meningkatkan semangat bergotong royong ini dikemas dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Al-Hamid Kecamatan Cipayung Jakarta Timur. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahap perencanaan, tahap kegiatan, dan tahap evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan diselenggarakan melalui metode ceramah serta pelaksanaan mancakrida. Hasil dari kegiatan ini adalah a) peserta mampu menumbuhkan semangat gotong royong melalui mancakrida, b) peserta antusias mengikuti kegiatan, dan c) direkomendasikan agar kegiatan serupa dilakukan dalam menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila.
Universitas Indraprasta PGRI
Title: MENINGKATKAN SEMANGAT BERGOTONG ROYONG MELALUI MANCAKRIDA
Description:
Salah satu nilai yang ingin dikembangkan melalui profil pelajar pancasila yakni gotong royong.
Semangat gotong royong merupakan perwujudan semangat kebangsaan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam keterkaitannya dengan kebijakan kurikulum merdeka.
Melalui semangat gotong royong diharapkan peserta didik mampu mengembangkan pola interaksi yang positif dan dinamis dengan peserta didik lainnya.
Hal ini tentu bertujuan agar semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta semangat persahabatan pada diri peserta didik terus-menerus dikembangkan.
Mancakrida merupakan salah satu sarana yang dianggap mampu mengembangkan semangat gotong royong tersebut.
Melalui mancakrida diharapkan peserta didik mampu memunculkan semangat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan secara bersama-sama sehingga cikal bakal gotong royong dapat dimunculkan.
Niatan meningkatkan semangat bergotong royong ini dikemas dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Al-Hamid Kecamatan Cipayung Jakarta Timur.
Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui tahap perencanaan, tahap kegiatan, dan tahap evaluasi dan tindak lanjut.
Kegiatan diselenggarakan melalui metode ceramah serta pelaksanaan mancakrida.
Hasil dari kegiatan ini adalah a) peserta mampu menumbuhkan semangat gotong royong melalui mancakrida, b) peserta antusias mengikuti kegiatan, dan c) direkomendasikan agar kegiatan serupa dilakukan dalam menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila.
Related Results
“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
AbstrakGotong royong berasal dari kata gotong yang artinya “bekerja” dan royong yang artinya “bersama”, dan jika digabugkan gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai...
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
This research aims to examine and analyze the actualization of the third principle of Pancasila, namely "Unity in Indonesia," in the context of the spirit of gotong royong, which i...
Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila
Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila
Saat ini banyak anak-anak di SD yang karakter gotong royong dan tanggung jawabnya itu masih rendah hal tersebut dikarenakan oleh kemajuan teknologi salah satunya gadget. Penelitian...
Pentingnya Gotong royong sebagai Pemersatu Pemuda antar Agama
Pentingnya Gotong royong sebagai Pemersatu Pemuda antar Agama
Negara Indonesia adalah negara gotong-royong, sebutan ini ada berdasarkan sejarah yang terjadi pada masa-masa Indonesia dijajah hingga Indonesia mengalami kejayaannya. Peristiwa –...
PENTINGNYA GOTONG-ROYONG SEBAGAI PEMERSATU PEMUDA ANTAR AGAMA
PENTINGNYA GOTONG-ROYONG SEBAGAI PEMERSATU PEMUDA ANTAR AGAMA
Gotong-royong adalah nilai luhur yang ada sejak nenek moyang masyarakat Indonesia. Semangat gotong-royong diakui oleh Soekarno sebagai semangat gotong-royong bagi masyarakat asli I...
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pengamatan yang saya buat ini bertujuan untuk meningkatkan kembali mengenai makna gotong royong yang ada di Indonesia. Alasan yang melatar belakangi pengamatan ini dikarenakan sema...
NILAI GOTONG ROYONG UNTUK MEMPERKUAT SOLIDARITAS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KAMPUNG NAGA
NILAI GOTONG ROYONG UNTUK MEMPERKUAT SOLIDARITAS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KAMPUNG NAGA
Penelitian ini memaparkan mengenai permasalahan gotong royong pada masyarakat adat Kampung Naga untuk memperkuat solidaritas. Nilai dalam kegiatan gotong royong yakni adanya nilai ...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SEMANGAT ANAK RANTAU
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SEMANGAT ANAK RANTAU
Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Peneli...

