Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila

View through CrossRef
Saat ini banyak anak-anak di SD yang karakter gotong royong dan tanggung jawabnya itu masih rendah hal tersebut dikarenakan oleh kemajuan teknologi salah satunya gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi sila ke-4 pancasila yaitu gotong royong pada diri siswa melalui metode pembiasaan di SDN Gili Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Artikel ini mengeksplorasi secara mendalam penerapan karakter gotong royong di Sekolah Dasar Negeri  Gili Barat sebagai strategi integral dalam mengimplementasikan nilai sila ke-4 Pancasila, yaitu gotong royong. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana pendekatan gotong royong dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam lingkungan pendidikan, khususnya di SDN Gili Barat, dengan melibatkan peran aktif siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Temuan menunjukkan bahwa penerapan karakter gotong royong di SDN Gili Barat bukan hanya sebatas slogan, melainkan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di sekolah tersebut. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong kolaborasi antar-siswa dan membangun kesadaran akan pentingnya gotong royong dalam mencapai tujuan bersama.Penerapan nilai sila ke-4 Pancasila dalam konteks gotong royong di SDN Gili Barat menciptakan karakter yang mana siswa merasakan kebersamaan dan saling membantu. Kegiatan gotong royong tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan keterlibatan aktif dengan komunitas sekitar. Hal ini memberikan dampak positif tidak hanya pada perkembangan karakter siswa tetapi juga pada hubungan sekolah dengan masyarakat.Artikel ini memberikan wawasan tentang relevansi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter di Indonesia, khususnya melalui pendekatan gotong royong. Implikasi praktis dari temuan ini dapat menjadi panduan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk memperkuat nilai-nilai luhur dalam pembentukan karakter siswa. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya mengeksplorasi realitas kontemporer pendidikan di SDN Gili Barat, tetapi juga memberikan kontribusi pada wacana lebih luas mengenai peran sekolah dalam membentuk generasi yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. 
Title: Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila
Description:
Saat ini banyak anak-anak di SD yang karakter gotong royong dan tanggung jawabnya itu masih rendah hal tersebut dikarenakan oleh kemajuan teknologi salah satunya gadget.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi sila ke-4 pancasila yaitu gotong royong pada diri siswa melalui metode pembiasaan di SDN Gili Barat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.
Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Artikel ini mengeksplorasi secara mendalam penerapan karakter gotong royong di Sekolah Dasar Negeri  Gili Barat sebagai strategi integral dalam mengimplementasikan nilai sila ke-4 Pancasila, yaitu gotong royong.
Penelitian ini mengungkapkan bagaimana pendekatan gotong royong dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam lingkungan pendidikan, khususnya di SDN Gili Barat, dengan melibatkan peran aktif siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Temuan menunjukkan bahwa penerapan karakter gotong royong di SDN Gili Barat bukan hanya sebatas slogan, melainkan menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di sekolah tersebut.
Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong kolaborasi antar-siswa dan membangun kesadaran akan pentingnya gotong royong dalam mencapai tujuan bersama.
Penerapan nilai sila ke-4 Pancasila dalam konteks gotong royong di SDN Gili Barat menciptakan karakter yang mana siswa merasakan kebersamaan dan saling membantu.
Kegiatan gotong royong tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan keterlibatan aktif dengan komunitas sekitar.
Hal ini memberikan dampak positif tidak hanya pada perkembangan karakter siswa tetapi juga pada hubungan sekolah dengan masyarakat.
Artikel ini memberikan wawasan tentang relevansi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter di Indonesia, khususnya melalui pendekatan gotong royong.
Implikasi praktis dari temuan ini dapat menjadi panduan bagi lembaga pendidikan lainnya untuk memperkuat nilai-nilai luhur dalam pembentukan karakter siswa.
Dengan demikian, artikel ini tidak hanya mengeksplorasi realitas kontemporer pendidikan di SDN Gili Barat, tetapi juga memberikan kontribusi pada wacana lebih luas mengenai peran sekolah dalam membentuk generasi yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
 .

Related Results

Pancasila Karakter Khas Bangsa Indonesia
Pancasila Karakter Khas Bangsa Indonesia
Realitas kehidupan bangsa Indoenesia menujukkan adanya degradasi nilai-nilai Pancasila sebagai karaktaer bangsa Indonesia. Kondisi ini tentunya sangat penting diperhatikan guna mem...
“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
AbstrakGotong royong berasal dari kata gotong yang artinya “bekerja” dan royong yang artinya “bersama”, dan jika digabugkan gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai...
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
This research aims to examine and analyze the actualization of the third principle of Pancasila, namely "Unity in Indonesia," in the context of the spirit of gotong royong, which i...
Komparasi Perubahan Tutupan Lahan di Gili Meno, Gili Trawangan dan Gili Air (Gili Matra)
Komparasi Perubahan Tutupan Lahan di Gili Meno, Gili Trawangan dan Gili Air (Gili Matra)
This research aims to determine changes in land cover on Gili Meno, Gili Trawangan, and Gili Air as small islands in West Nusa Tenggara Province. The method used in this research i...
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pengamatan yang saya buat ini bertujuan untuk meningkatkan kembali mengenai makna gotong royong yang ada di Indonesia. Alasan yang melatar belakangi pengamatan ini dikarenakan sema...
PENINGKATAN KARAKTER KEBHINEKAAN MELALUI P5 PADA SISWA SEKOLAH DASAR
PENINGKATAN KARAKTER KEBHINEKAAN MELALUI P5 PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Profil Pelajar Pancasila mencakup kemampuan dan kualitas yang harus dikuasai oleh peserta didik Indonesia pada abad ke-21 ini. Kompetensi dan karakter saling mendukung. Menurut Per...
PESTA DEMOKRASI PEMILIHAN PRESIDEN 2019
PESTA DEMOKRASI PEMILIHAN PRESIDEN 2019
Indonesia merupakan negara Kesatuan yang memiliki dasar negara yaitu Pancasila, semua perbuatan ada hukumnya sendiri dan diatur oleh perundang-undangan dan disebut sebagai negara d...
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...

Back to Top