Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakterisasi Simplisia Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) sebagai Potensi Antibakteri

View through CrossRef
Abstract. Longan plants have the potential to be developed in Indonesia as a medicinal ingredient because their proven properties have been used in ancient Chinese medicinal techniques. Bioactive compounds in longan plants can also be utilized in the pharmaceutical field, especially in the leaves. Characterization of simple drugs aims to determine the quality of a simple drug. The purpose of this study was to determine the standard parameters of longan leaf simple drugs (Dimocarpus longan L.) and to determine the content of secondary metabolites in longan leaf simple drugs (Dimocarpus longan L.) that have potential as antibacterials. Based on the results of the characterization of specific and non-specific standard parameters of longan leaf simplicia, it was found that the organoleptic of longan leaf simplicia was round, brownish green in color and had a weak distinctive odor, while for the simplicia powder it had a coarse powder texture, brownish green in color and a weak distinctive odor, ethanol soluble extract content of 11.4981%, water soluble extract content of 11.9201%, drying loss of 7.5518%, water content of 5.5722%, total ash content of 7.0347% and acid insoluble ash content of 0.962%. Meanwhile, the secondary metabolite compound groups that had potential antibacterial activity based on phytochemical screening tests included alkaloids, saponins, tannins and flavonoids. Abstrak. Tanaman kelengkeng berpotensi dikembangkan di Indonesia sebagai bahan obat karena khasiatnya yang sudah terbukti telah dijadikan teknik pengobatan China kuno. Senyawa bioaktif pada tanaman kelengkeng juga dapat dimanfaatkan dalam bidang farmasi, terutama pada bagian daunnya. karakterisasi simplisia bertujuan untuk mengetahui kualitas atau mutu dari suatu simplisia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter standar simplisia daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) dan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder simplisia daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.) yang berpotensi sebagai antibakteri. Berdasarkan hasil penelitian karakterisasi parameter standar spesifik dan non spesifik simplisia daun kelengkeng diperoleh bahwa organoleptis simplisia daun kelengkeng berbentuk bulat Panjang, berwarna hijau kecokelatan dan memiliki bau khas lemah sedangkan untuk serbuk simplisia memiliki tekstur serbuk kasar, berwarna hijau kecokelatan dan bau khas lemah, kadar sari larut etanol 11,4981%, kadar sari larut air 11,9201%, susut pengeringan 7,5518%, kadar air 5,5722%, kadar abu total 7,0347% dan kadar abu tidak larut asam 0,962%. Sedangkan diperoleh golongan senyawa metabolit sekunder yang memiliki potensi aktivitas antibakteri berdasarkan pengujian penapisan fitokimia diantaranya alkaloid, saponin, tannin dan flavonoid.
Title: Karakterisasi Simplisia Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) sebagai Potensi Antibakteri
Description:
Abstract.
Longan plants have the potential to be developed in Indonesia as a medicinal ingredient because their proven properties have been used in ancient Chinese medicinal techniques.
Bioactive compounds in longan plants can also be utilized in the pharmaceutical field, especially in the leaves.
Characterization of simple drugs aims to determine the quality of a simple drug.
The purpose of this study was to determine the standard parameters of longan leaf simple drugs (Dimocarpus longan L.
) and to determine the content of secondary metabolites in longan leaf simple drugs (Dimocarpus longan L.
) that have potential as antibacterials.
Based on the results of the characterization of specific and non-specific standard parameters of longan leaf simplicia, it was found that the organoleptic of longan leaf simplicia was round, brownish green in color and had a weak distinctive odor, while for the simplicia powder it had a coarse powder texture, brownish green in color and a weak distinctive odor, ethanol soluble extract content of 11.
4981%, water soluble extract content of 11.
9201%, drying loss of 7.
5518%, water content of 5.
5722%, total ash content of 7.
0347% and acid insoluble ash content of 0.
962%.
Meanwhile, the secondary metabolite compound groups that had potential antibacterial activity based on phytochemical screening tests included alkaloids, saponins, tannins and flavonoids.
Abstrak.
Tanaman kelengkeng berpotensi dikembangkan di Indonesia sebagai bahan obat karena khasiatnya yang sudah terbukti telah dijadikan teknik pengobatan China kuno.
Senyawa bioaktif pada tanaman kelengkeng juga dapat dimanfaatkan dalam bidang farmasi, terutama pada bagian daunnya.
karakterisasi simplisia bertujuan untuk mengetahui kualitas atau mutu dari suatu simplisia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui parameter standar simplisia daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.
) dan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder simplisia daun kelengkeng (Dimocarpus longan L.
) yang berpotensi sebagai antibakteri.
Berdasarkan hasil penelitian karakterisasi parameter standar spesifik dan non spesifik simplisia daun kelengkeng diperoleh bahwa organoleptis simplisia daun kelengkeng berbentuk bulat Panjang, berwarna hijau kecokelatan dan memiliki bau khas lemah sedangkan untuk serbuk simplisia memiliki tekstur serbuk kasar, berwarna hijau kecokelatan dan bau khas lemah, kadar sari larut etanol 11,4981%, kadar sari larut air 11,9201%, susut pengeringan 7,5518%, kadar air 5,5722%, kadar abu total 7,0347% dan kadar abu tidak larut asam 0,962%.
Sedangkan diperoleh golongan senyawa metabolit sekunder yang memiliki potensi aktivitas antibakteri berdasarkan pengujian penapisan fitokimia diantaranya alkaloid, saponin, tannin dan flavonoid.

Related Results

SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lam L) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Selama ini tanaman nangka hanya dimanfaatkan buahnya saja sebagai sumbe...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Karakterisasi Simplisia Daun Tin (Ficus Carica L.)
Karakterisasi Simplisia Daun Tin (Ficus Carica L.)
Abstract. Tin leaves (Ficus carica L.) one of the creations of Allah SWT have various benefits that can be used by humans such as foodstuffs, medicine, textiles, medicinal material...
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Antibakteri Pada Sediaan Gel Untuk Mengatasi Jerawat
Jerawat merupakan salah satu permasalahan kulit wajah yang paling sering terjadi terutama dikalangan remaja, jerawat umumnya disebabkan karena adanya infeksi bakteri. Pengobatan de...
Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)
Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)
ABSTRACT Pewarna texstil alami memiliki karakter tersendiri hasil warnanya cenderung warna kusamĀ  sehingga untuk mendapatkan hasil bagus perlu inovasi. Inovasi yang dapat digunakan...
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami dan tumbuhan yang dianggap sebagai limbah karena pemanfaatannya yang masih kurang oleh masyaraka...
Cloning and function analysis of DlWRKY9 gene in longan (Dimocarpus longan)
Cloning and function analysis of DlWRKY9 gene in longan (Dimocarpus longan)
WRKY is one of the largest plant transcription factors (TFs) which is widely involved in plant growth, development, and responses to stresses. In the present study, a WRKY TF DlWRK...
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Ultraviolet merupakan radikal bebas yang jika berlebihan masuk kedalam kulit dapat menyebabkan kerusakan kulit. Senyawa kimia yang mengandung antioksidan tabir surya dapat melindun...

Back to Top