Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)

View through CrossRef
ABSTRACT Pewarna texstil alami memiliki karakter tersendiri hasil warnanya cenderung warna kusam  sehingga untuk mendapatkan hasil bagus perlu inovasi. Inovasi yang dapat digunakan yaitu dengan memngkombinasikan beberapa daun yang memiliki tannin kuat dengan tannin yang lemah, sehinga menghasilkn komposisi warna baru salah satunya yaitu perpaduan daun ketapang, daun jarak dan daun jambu biji. Tujuan mendiskripsikan hasil experiment pewarnaan alami perpaduan dari daun Ketapang, daun jambu biji dan daun jarak. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Proses diawali dengan membuat exstrak pewarna dari daun ketapang, daun jambu biji dan daun jarak, proses sourching pada kain, proses mordanting ,proses perendaman kain kedalam larutan pewarna selama 1 mlam, proses menata daun pada kain yang telah dimordan estrak, dan menutup dengan kain blanket yang sdh direndam dengan larutan exstrak pewarna daun Ketapang,daun jambu dan jarak. Proses menggulung kain dan mengukus selama 2 jam, dan mengangin-anginkan kain selama satu malam, proses fiksasi dengan mengunkan larutan kapur. Hasil experiment perpaduan 3 macam daun ini menghasilkan warna hijau muda yang terang namun pekat sehingga motif tulang daun ecoprint terlihat dengan jelas, kadar intensitas warnanya bagus karena warna hijaunya terang namun pekat tidak kusam. Saran untuk mendapatkan hasil maksimal warna rata dan warna bisa dengan sempurna menyerap dengan maksimal menggunkan jenis kain rayon twill dan proses mordant ekstra menggunakan larutan tunjung.
Title: Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)
Description:
ABSTRACT Pewarna texstil alami memiliki karakter tersendiri hasil warnanya cenderung warna kusam  sehingga untuk mendapatkan hasil bagus perlu inovasi.
Inovasi yang dapat digunakan yaitu dengan memngkombinasikan beberapa daun yang memiliki tannin kuat dengan tannin yang lemah, sehinga menghasilkn komposisi warna baru salah satunya yaitu perpaduan daun ketapang, daun jarak dan daun jambu biji.
Tujuan mendiskripsikan hasil experiment pewarnaan alami perpaduan dari daun Ketapang, daun jambu biji dan daun jarak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi dan kepustakaan.
Proses diawali dengan membuat exstrak pewarna dari daun ketapang, daun jambu biji dan daun jarak, proses sourching pada kain, proses mordanting ,proses perendaman kain kedalam larutan pewarna selama 1 mlam, proses menata daun pada kain yang telah dimordan estrak, dan menutup dengan kain blanket yang sdh direndam dengan larutan exstrak pewarna daun Ketapang,daun jambu dan jarak.
Proses menggulung kain dan mengukus selama 2 jam, dan mengangin-anginkan kain selama satu malam, proses fiksasi dengan mengunkan larutan kapur.
Hasil experiment perpaduan 3 macam daun ini menghasilkan warna hijau muda yang terang namun pekat sehingga motif tulang daun ecoprint terlihat dengan jelas, kadar intensitas warnanya bagus karena warna hijaunya terang namun pekat tidak kusam.
Saran untuk mendapatkan hasil maksimal warna rata dan warna bisa dengan sempurna menyerap dengan maksimal menggunkan jenis kain rayon twill dan proses mordant ekstra menggunakan larutan tunjung.

Related Results

Pemanfaatan Tanin Tumbuhan Sebagai Pewarna Alami Sutra ( Ecoprint ) pada Pembuatan Busana Ready to wear
Pemanfaatan Tanin Tumbuhan Sebagai Pewarna Alami Sutra ( Ecoprint ) pada Pembuatan Busana Ready to wear
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa yang bertujuan untuk : 1) menggambarkan desain dari busana Ready to wear dari bahan kain sutra dengan memanfaatkan tannin tum...
PERANCANGAN MOTIF BURUNG MURAI DENGAN TEKNIK ECOPRINT KOMBINASI SULAM UNTUK OUTWEAR
PERANCANGAN MOTIF BURUNG MURAI DENGAN TEKNIK ECOPRINT KOMBINASI SULAM UNTUK OUTWEAR
Textile dyeing in this modern era, many industries use synthetic materials which will have a negative impact on the environment. To overcome this, start making textile coloring usi...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
Pelatihan Diversifikasi Produk Batik Ecoprint Guna Meningkatkan Daya Jual dan Daya Tarik Produk
Pelatihan Diversifikasi Produk Batik Ecoprint Guna Meningkatkan Daya Jual dan Daya Tarik Produk
ABSTRAK   Program diversifikasi produk ecoprint ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal pengembangan penggunaan teknik ecoprint dalam r...
Formulasi Sediaan Serbuk Effervescent Sari Buah Jambu Biji (Psidium Guajava)
Formulasi Sediaan Serbuk Effervescent Sari Buah Jambu Biji (Psidium Guajava)
Pendahuluan: Jambu biji (Psidium guajava) merupakan  salah satu tanaman yang sudah lama dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Buah jambu biji mengandung beta karoten dan vitamin Cyang...
Teknik Pembuatan Ecoprint dan Pemanfaatannya Untuk Bucket Hat
Teknik Pembuatan Ecoprint dan Pemanfaatannya Untuk Bucket Hat
Teknik ecoprint adalah proses mentransfer warna dan bentuk ke kain melalui kontak langsung. Teknik ini dilakukan dengan cara menempelkan bagian tanaman yang memiliki pigmen warna p...
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Jambu Biji
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Jambu Biji
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun jambu biji terhadap Esherichia coli dan Bacillus subtilis. Senyawa antioksidan dalam daun jambu bij...

Back to Top