Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup

View through CrossRef
Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami dan tumbuhan yang dianggap sebagai limbah karena pemanfaatannya yang masih kurang oleh masyarakat. Daun jati, dapat dijadikan sebagai pewarna alami dikarenakan adanya kandungan antosianin. Antosianin merupakan pigmen penghasil warna merah serta termasuk dalam senyawa turunan polifenol. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mengkaji penambahan esktrak daun jati sebagai pewarna alami pada sirup. Daun jati diekstrak dengan menggunakan aquadest dan asam sitrat, dilakukan proses maserasi dan kemudian dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Hasil proses pemekatan ditambahkan gula dan dipanaskan sehingga menghasilkan sirup ekstrak daun jati. Analisis yang dilakukan yaitu pengukuran warna, pengukuran viskositas, pengukuran pH, pengukuran kadar gula, serta dilakukan uji sensoris. Intensitas kecerahan (lightness), daun jati belanda menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan sirup dengan daun jati lainnya. Selanjutnya, sirup dengan ekstrak daun jati lokal menghasilkan tingkat kemerahan atau nilai a lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya. Nilai b yang lebih tinggi, dihasilkan dari sirup dengan ekstrak daun jati belanda. Nilai viskositas sirup daun jati super menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya. Daun jati lokal memiliki intensitas warna yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ketiganya. Sedangkan pada pengujian viskositas, pH, kadar gula daun jati super menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan daun jati lainnya.
Title: Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Description:
Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami dan tumbuhan yang dianggap sebagai limbah karena pemanfaatannya yang masih kurang oleh masyarakat.
Daun jati, dapat dijadikan sebagai pewarna alami dikarenakan adanya kandungan antosianin.
Antosianin merupakan pigmen penghasil warna merah serta termasuk dalam senyawa turunan polifenol.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui dan mengkaji penambahan esktrak daun jati sebagai pewarna alami pada sirup.
Daun jati diekstrak dengan menggunakan aquadest dan asam sitrat, dilakukan proses maserasi dan kemudian dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator.
Hasil proses pemekatan ditambahkan gula dan dipanaskan sehingga menghasilkan sirup ekstrak daun jati.
Analisis yang dilakukan yaitu pengukuran warna, pengukuran viskositas, pengukuran pH, pengukuran kadar gula, serta dilakukan uji sensoris.
Intensitas kecerahan (lightness), daun jati belanda menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan sirup dengan daun jati lainnya.
Selanjutnya, sirup dengan ekstrak daun jati lokal menghasilkan tingkat kemerahan atau nilai a lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya.
Nilai b yang lebih tinggi, dihasilkan dari sirup dengan ekstrak daun jati belanda.
Nilai viskositas sirup daun jati super menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan dengan lainnya.
Daun jati lokal memiliki intensitas warna yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ketiganya.
Sedangkan pada pengujian viskositas, pH, kadar gula daun jati super menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan daun jati lainnya.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
SUBSTITUSI MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) PADA KUE KLEPON DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK DAUN SUJI
SUBSTITUSI MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) PADA KUE KLEPON DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK DAUN SUJI
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji substitusi tepung mocaf serta penggunaan pewarna alami ekstrak daun suji pada pembuatan kue klepon. Substitusi ini dapat mendiversifikasi pa...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
FORMULASI SIRUP EKSTRAK DAUN MIANA Coleus Scutellariodiaes (L) Benth
FORMULASI SIRUP EKSTRAK DAUN MIANA Coleus Scutellariodiaes (L) Benth
Daun miana telah lama digunakan oleh masyarakat dan secara empiris dapat mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya digunakan sebagai obat untuk pencernaan yaitu obat maag. P...

Back to Top