Javascript must be enabled to continue!
Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan Karies Gigi pada Anak
View through CrossRef
Masalah kesehatan gigi yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia salah satunya adalah karies gigi. Prevalensi karies gigi tertinggi yakni pada anak-anak. Angka kejadian karies gigi pada anak dipengaruhi salah satunya adalah faktor perilaku orang tua dalam kebiasaan memberi makan manis, lengket dan minum susu, kebiasaan pemeliharaan kebersihan gigi anak dan kebiasaan pemeriksaan gigi dan mulut anak. Pada anak yang mengalami karies gigi akan mengalami nyeri pada mulut, sulit mengunyah, terganggunya pola makan, susah tidur, sulit berkonsentrasi sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar dan sosial anak. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk membentuk perilaku. Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian karies gigi pada anak. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah agar para orang tua memahami tentang pencegahan karies gigi pada anak. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa meningkatnya pengetahuan orang tua tentang pencegahan karies gigi pada anak.
PPPM Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Banyuwangi
Title: Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan Karies Gigi pada Anak
Description:
Masalah kesehatan gigi yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia salah satunya adalah karies gigi.
Prevalensi karies gigi tertinggi yakni pada anak-anak.
Angka kejadian karies gigi pada anak dipengaruhi salah satunya adalah faktor perilaku orang tua dalam kebiasaan memberi makan manis, lengket dan minum susu, kebiasaan pemeliharaan kebersihan gigi anak dan kebiasaan pemeriksaan gigi dan mulut anak.
Pada anak yang mengalami karies gigi akan mengalami nyeri pada mulut, sulit mengunyah, terganggunya pola makan, susah tidur, sulit berkonsentrasi sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar dan sosial anak.
Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk membentuk perilaku.
Hasil penelitian diperoleh adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian karies gigi pada anak.
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah agar para orang tua memahami tentang pencegahan karies gigi pada anak.
Metode dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu ceramah, diskusi, dan tanya jawab.
Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa meningkatnya pengetahuan orang tua tentang pencegahan karies gigi pada anak.
Related Results
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
Abstrak: Penyakit gigi dan mulut yang sering dijumpai di Indonesia adalah karies gigi dan jumlahnya cukup tinggi. Usia sekolah Dasar (SD) merupakan salah satu kelompok usia anak ya...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media PuzzleTerhadap PengetahuanTentang Karies Pada Siswa SDN 002 Samarinda
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media PuzzleTerhadap PengetahuanTentang Karies Pada Siswa SDN 002 Samarinda
Karies gigi adalah salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak-anak. Prevalensi karies gigi pada anak-anak di Kalimantan Tumr lebih tinggi dari preval...
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelit...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawa...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...

