Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
View through CrossRef
Abstrak: Penyakit gigi dan mulut yang sering dijumpai di Indonesia adalah karies gigi dan jumlahnya cukup tinggi. Usia sekolah Dasar (SD) merupakan salah satu kelompok usia anak yang rentan terhadap karies gigi. Pengetahuan anak tentang karies gigi sangat penting sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut dari karies gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan anak dengan karies gigi anak dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi karies gigi anak serta teknik analisis data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah anak SD kelas VA SDI Raden Paku Surabaya yang berjumlah 52 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak tentang karies gigi dan mulut sebagian besar pada kategori baik yaitu dapat menjawab 15 – 22 pertanyaan sebanyak 35 anak (67,2%), angka karies gigi terbanyak terdapat pada kriteria >1 termasuk dalam kategori buruk dengan karies gigi sebanyak 39 anak (75%), sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan anak dengan karies gigi anak yang dibuktikan dengan nilai signifikasi (0,942 sig > 0,05). Kesimpulannya pengetahuan anak tentang karies gigi yang baik tidak mempengaruhi karies gigi anak.
Kata Kunci: Karies gigi; Pengetahuan; Anak sekolah
Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin
Title: Hubungan Pengetahuan Anak Dengan karies Gigi Anak Kelas VA SDI Raden Paku Surabaya Tahun 2020
Description:
Abstrak: Penyakit gigi dan mulut yang sering dijumpai di Indonesia adalah karies gigi dan jumlahnya cukup tinggi.
Usia sekolah Dasar (SD) merupakan salah satu kelompok usia anak yang rentan terhadap karies gigi.
Pengetahuan anak tentang karies gigi sangat penting sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut dari karies gigi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan anak dengan karies gigi anak dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan lembar observasi karies gigi anak serta teknik analisis data menggunakan uji chi square.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional.
Sampel penelitian ini adalah anak SD kelas VA SDI Raden Paku Surabaya yang berjumlah 52 anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anak tentang karies gigi dan mulut sebagian besar pada kategori baik yaitu dapat menjawab 15 – 22 pertanyaan sebanyak 35 anak (67,2%), angka karies gigi terbanyak terdapat pada kriteria >1 termasuk dalam kategori buruk dengan karies gigi sebanyak 39 anak (75%), sehingga disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan anak dengan karies gigi anak yang dibuktikan dengan nilai signifikasi (0,942 sig > 0,05).
Kesimpulannya pengetahuan anak tentang karies gigi yang baik tidak mempengaruhi karies gigi anak.
Kata Kunci: Karies gigi; Pengetahuan; Anak sekolah.
Related Results
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Tingkat Pengetahuan Dokter Gigi Terhadap Penggunaan Vaksin Karies Gigi di Lahan Basah
Karies adalah penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Kalimantan Selatan sebagian besar wilayahnya adalah area lahan basah. Kandungan air lahan basah me...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024
Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawa...
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
PENGARUH GIGI ANTERIOR ATAS YANG BERJEJAL TERHADAP STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN STATUS KARIES GIGI PADA MAHASISWA
Gigi berjejal menjadi suatu permasalahan kesehatan gigi dan mulut dimana masih ditemukan setelah karies dan penyakit periodontal. Biasanya terjadi pada usia remaja. Metode penelit...
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Abstract: Tooth abrasion is the loss of tooth structure resulting from clinically abnormal mechanical wear with further risk of fracture in the cervical region of the tooth. Tooth ...
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Gambaran Karies Gigi Sulung pada Anak Stunting di Indonesia
Abstract: Dental caries, as well as stunting in children, is still a worldwide problem including in Indonesia. Malnutrition can cause stunting and abnormal growth and development o...
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS IV
Latar Belakang: Karies gigi termasuk penyakit pada jaringan gigi dengan gejala rusaknya jaringan, diawali pada permukaan gigi selanjutnya berlanjut pada pulpa. Karies gigi mampu te...

