Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyusunan Standar Prosedur Operasi Produksi Berdasarkan CPPB-IRT dan WISE Pada Industri Rumah Tangga Aneka Snack 3E

View through CrossRef
Intisari— Mutu merupakan salah satu hal penting yang harus di tingkatkan dan dijaga agar produsen dapat bersaing dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Aneka Snack 3E sebagai salah satu Industri Rumah Tangga yang memproduksi keripik pisang dan keripik bawang perlu meningkatkan dan menjaga mutu produk agar mampu bersaing dengan kompetitor. Akan tetapi, pengendalian mutu di Aneka Snack 3E tidak terkontrol dengan baik karena belum memiliki SOP (Standar Prosedur Operasi) Produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menyusun dan menerapkan SOP Produksi yang memuat alternatif solusi dari perbaikan mutu Aneka Snack 3E. Penyusunan SOP dilakukan berdasarkan persyaratan CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) dan WISE (Work Improvement in Small Enterprises) dengan menggunakan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) sebagai metode continuous quality improvement yang dapat memecahkan masalah sampai ke akar masalah. Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan adanya 31 penyimpangan proses produksi terhadap persyaratan CPPB-IRT dan WISE. Penyebab dari penyimpangan tersebut dianalis dan menghasilkan 33 dokumen yang disusun sebagai solusi dari penyimpangan yang ditemukan. Dokumen tersebut terdiri 12 Prosedur Kerja, 13 Instruksi Kerja, dan 8 Formulir. Hasil evaluasi menunjukan bahwa seluruh dokumen dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh karyawan sehingga dengan persetujuan dari Pemilik Aneka Snack 3E dokumen tersebut ditetapkan menjadi SOP Produksi yang harus diawasi dan dilaksanakan oleh pihak Aneka Snack 3E. Abstract— Quality is one of many important aspects that need to be improved and maintained to make sure manufacturers have competitive advantage to meet consumer’s needs. Aneka Snack 3E as a home industry that produce banana and onion chips needs to improve and keep the product quality to be able to compete with other competitor. However, quality control system at Aneka Snack 3E is uncontrolled because the company does not have Standart Operating Procedure (SOP). This research conducted to arrange and implement production’s SOP which include alternative solution from quality improvement of Aneka Snack 3E. The SOP was arranged based on CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) and WISE (Work Improvement in Small Enterprises) with DMAIC DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) cycle as continoues quality improvement method to solve problems to the root. This research identified 31 deviations within production process to CPPB-IRT and Wise. Every causes of those deviations was analyzed and resulting 33 documents to solve the problems. Those documents contain 12 work procedures, 13 work instructions, and 8 forms. Evaluation result shows that every document could be implemented by every employee, and with permission of Aneka Snack 3E’s owner, those documents is set to become production’s SOP that needed to be supervised and implemented by Aneka Snack 3E.
Title: Penyusunan Standar Prosedur Operasi Produksi Berdasarkan CPPB-IRT dan WISE Pada Industri Rumah Tangga Aneka Snack 3E
Description:
Intisari— Mutu merupakan salah satu hal penting yang harus di tingkatkan dan dijaga agar produsen dapat bersaing dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.
Aneka Snack 3E sebagai salah satu Industri Rumah Tangga yang memproduksi keripik pisang dan keripik bawang perlu meningkatkan dan menjaga mutu produk agar mampu bersaing dengan kompetitor.
Akan tetapi, pengendalian mutu di Aneka Snack 3E tidak terkontrol dengan baik karena belum memiliki SOP (Standar Prosedur Operasi) Produksi.
Penelitian ini dilakukan untuk menyusun dan menerapkan SOP Produksi yang memuat alternatif solusi dari perbaikan mutu Aneka Snack 3E.
Penyusunan SOP dilakukan berdasarkan persyaratan CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) dan WISE (Work Improvement in Small Enterprises) dengan menggunakan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) sebagai metode continuous quality improvement yang dapat memecahkan masalah sampai ke akar masalah.
Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan adanya 31 penyimpangan proses produksi terhadap persyaratan CPPB-IRT dan WISE.
Penyebab dari penyimpangan tersebut dianalis dan menghasilkan 33 dokumen yang disusun sebagai solusi dari penyimpangan yang ditemukan.
Dokumen tersebut terdiri 12 Prosedur Kerja, 13 Instruksi Kerja, dan 8 Formulir.
Hasil evaluasi menunjukan bahwa seluruh dokumen dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh karyawan sehingga dengan persetujuan dari Pemilik Aneka Snack 3E dokumen tersebut ditetapkan menjadi SOP Produksi yang harus diawasi dan dilaksanakan oleh pihak Aneka Snack 3E.
Abstract— Quality is one of many important aspects that need to be improved and maintained to make sure manufacturers have competitive advantage to meet consumer’s needs.
Aneka Snack 3E as a home industry that produce banana and onion chips needs to improve and keep the product quality to be able to compete with other competitor.
However, quality control system at Aneka Snack 3E is uncontrolled because the company does not have Standart Operating Procedure (SOP).
This research conducted to arrange and implement production’s SOP which include alternative solution from quality improvement of Aneka Snack 3E.
The SOP was arranged based on CPPB-IRT (Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga) and WISE (Work Improvement in Small Enterprises) with DMAIC DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) cycle as continoues quality improvement method to solve problems to the root.
This research identified 31 deviations within production process to CPPB-IRT and Wise.
Every causes of those deviations was analyzed and resulting 33 documents to solve the problems.
Those documents contain 12 work procedures, 13 work instructions, and 8 forms.
Evaluation result shows that every document could be implemented by every employee, and with permission of Aneka Snack 3E’s owner, those documents is set to become production’s SOP that needed to be supervised and implemented by Aneka Snack 3E.

Related Results

Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi
Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemi...
PENDAMPINGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA (IRT) KERUPUK UDANG MELALUI PENINGKATAN PRODUKSI
PENDAMPINGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA (IRT) KERUPUK UDANG MELALUI PENINGKATAN PRODUKSI
Permasalahan produksi kerupuk udang yang dihasilkan mitra IRT tidak mampu memproduksi dalam jumlah besar, hal ini disebabkan antara lain karena pada aspek produksi yang masih seder...
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
Perbandingan Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard
The purpose of this study is to compare the performance of two Honda service companies with the Balanced Scorecard method. The research locations are Aneka Motor Denpasar and Niki ...
Pengaruh Tingkat Perputaran Persediaan dan tingkat Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas pada PT Cipta Aneka Selera Palembang
Pengaruh Tingkat Perputaran Persediaan dan tingkat Perputaran Piutang terhadap Profitabilitas pada PT Cipta Aneka Selera Palembang
Abstract : The purpose of this study was to determine the inventory turnover and accounts receivable turnover partially significant effect on profitability at PT Cipta Aneka Selera...

Back to Top