Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Hidropobik Beberapa Jenis Daun Berukuran Kecil
View through CrossRef
Beberapa jenis daun memiliki sifat anti basah yang disebut dengan hidropobisitas. Identifikasi sifat hidropobik berbagai jenis daun telah dan masih terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakteristik hidropobik beberapa jenis daun berukuran kecil. Kategori ukuran ini didasarkan pada bentangan lebar daun kurang dari 5 cm. Karakteristik hidropobik direpresentasikan dengan nilai sudut konntak droplet air. Eksperimen dilakukan untuk 11 jenis daun yaitu semanggi bentuk hati (Marsilea crenata presl), sengon (Albizia chinensis), suplir (Adiantum philippense), kiambang biasa atau water spangles (Salvinia minima), kiambang (Salvinia molesta), asam Jawa (Tamarindus indica), lamtoro (Leucaena leucocephala), kelor (Moringa oleifera), semanggi 4 daun (Marsilea crenata), semanggi bentuk kupu, dan kapu-kapu (Pistia stratiotes). Sampel daun diposisikan di sebuah landasan datar menggunakan perekat dua sisi. Droplet air diteteskan menggunakan suntikan di permukaan daun dengan variasi volume 0,025; 0,05 dan 0,1 ml. Warna hitam digunakan sebagai layar. Sebuah mistar digunakan sebagai skala ukuran. Pengambilan data dengan 5 kali ulangan dilakukan dengan kamera. Foto-foto hasil pengambilan data diolah menggunakan Microsoft Visio Professional 2002 SR-1 untuk pengukuran sudut kontak. Hasil pengukuran digunakan untuk mendapatkan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun-daun yang dikaji memiliki karakteristik hidropobik yang cukup baik dimana nilai sudut kontak berada dalam kisaran antara 90o dan 150o.
Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII
Title: Karakteristik Hidropobik Beberapa Jenis Daun Berukuran Kecil
Description:
Beberapa jenis daun memiliki sifat anti basah yang disebut dengan hidropobisitas.
Identifikasi sifat hidropobik berbagai jenis daun telah dan masih terus dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan karakteristik hidropobik beberapa jenis daun berukuran kecil.
Kategori ukuran ini didasarkan pada bentangan lebar daun kurang dari 5 cm.
Karakteristik hidropobik direpresentasikan dengan nilai sudut konntak droplet air.
Eksperimen dilakukan untuk 11 jenis daun yaitu semanggi bentuk hati (Marsilea crenata presl), sengon (Albizia chinensis), suplir (Adiantum philippense), kiambang biasa atau water spangles (Salvinia minima), kiambang (Salvinia molesta), asam Jawa (Tamarindus indica), lamtoro (Leucaena leucocephala), kelor (Moringa oleifera), semanggi 4 daun (Marsilea crenata), semanggi bentuk kupu, dan kapu-kapu (Pistia stratiotes).
Sampel daun diposisikan di sebuah landasan datar menggunakan perekat dua sisi.
Droplet air diteteskan menggunakan suntikan di permukaan daun dengan variasi volume 0,025; 0,05 dan 0,1 ml.
Warna hitam digunakan sebagai layar.
Sebuah mistar digunakan sebagai skala ukuran.
Pengambilan data dengan 5 kali ulangan dilakukan dengan kamera.
Foto-foto hasil pengambilan data diolah menggunakan Microsoft Visio Professional 2002 SR-1 untuk pengukuran sudut kontak.
Hasil pengukuran digunakan untuk mendapatkan nilai rata-rata.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun-daun yang dikaji memiliki karakteristik hidropobik yang cukup baik dimana nilai sudut kontak berada dalam kisaran antara 90o dan 150o.
Related Results
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
SKRINING DAN STANDARISASI SERBUK SIMPLISIA BERDASARKAN PERBANDINGAN TINGKAT KETUAAN DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.)
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus Lam L) adalah jenis tanaman tropis yang banyak tumbuh di Indonesia. Selama ini tanaman nangka hanya dimanfaatkan buahnya saja sebagai sumbe...
Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)
Pemanfaatan, Daun Ketapang, Daun Jambu Biji dan Daun Jarak Sebagai Pewarna Alami Pada Pembuatan Ecoprint Teknik Iron Blanket)
ABSTRACT Pewarna texstil alami memiliki karakter tersendiri hasil warnanya cenderung warna kusamĀ sehingga untuk mendapatkan hasil bagus perlu inovasi. Inovasi yang dapat digunakan...
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Penggunaan Ekstrak Dari Tiga Jenis Daun Jati (Daun Jati Lokal, Daun Jati Super, dan Daun Jati Belanda) sebagai Pewarna Alami pada Sirup
Daun jati merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat menghasilkan pewarna alami dan tumbuhan yang dianggap sebagai limbah karena pemanfaatannya yang masih kurang oleh masyaraka...
Karakteristik Hidropobik Bulu Burung Predator Nokturnal
Karakteristik Hidropobik Bulu Burung Predator Nokturnal
Sifat mampu basah sebuah permukaan padat menggambarkan kemampuan fluida cair untuk mempertahankan kontak dengan permukaan tersebut. Sifat hidropobik bulu burung dapat menjadi bahan...
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF( Sun Protection Factor ) EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Ultraviolet merupakan radikal bebas yang jika berlebihan masuk kedalam kulit dapat menyebabkan kerusakan kulit. Senyawa kimia yang mengandung antioksidan tabir surya dapat melindun...
Nilai Taksonomi Ciri Morfologi Daun Tumbuhan Berdaun Saputangan dalam Caesalpiniaceae
Nilai Taksonomi Ciri Morfologi Daun Tumbuhan Berdaun Saputangan dalam Caesalpiniaceae
Spesimen daun muda tumbuhan umumnya jarang ditemukan pada koleksi herbarium sehingga tidak pernah diteliti nilai taksonominya sebagai pengenal keanekaragaman jenis. Caesalpiniaceae...
IDENTIFIKASI BENTUK PROFIL DASAR DAUN PURING (CODIAEUM VARIEGATUM)
IDENTIFIKASI BENTUK PROFIL DASAR DAUN PURING (CODIAEUM VARIEGATUM)
Tulisan ini membahas tentang identifikasi bentuk profil dasar daun puring (Cadiaeum Variegatum). Bentuk profil daun puring dilihat berdasarkan kontur dan sturktur dasar permukaan d...

