Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penambahan Limbah Ampas Kopi dengan Perlakuan Alkalisasi KOH pada Komposit Bermatriks Polipropilena

View through CrossRef
Seiring berkembangnya teknologi maka perkembangan pengolahan dan pemanfaatan limbah juga semakin meningkat. Pada penelitian ini, limbah ampas kopi digunakan sebagai campuran bahan pengisi dalam komposit polipropilena dengan perlakukan alkalisasi KOH dengan ukuran limbah ampas kopi yang digunakan adalah <400 mikrometer. Alkalisasi limbah ampas kopi dengan konsentrasi KOH 10% dan perbandingan komposisi penambahan limbah ampas kopi terhadap berat polipropilena dalam penelitian ini adalah 5:95%wt; 10:90%wt dan 15:85%wt dengan tujuan agar didapatkan sifat kekakuan, kuat impak, dan laju alir leleh polimer terbaik. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai modulus young tertinggi adalah 2911,71 MPa pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 15:85%wt. Nilai kuat impak tertinggi adalah 3,16 kJ/m2 pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 5:95%wt. Selanjutnya untuk nilai laju alir leleh polimer polipropilena tertinggi adalah 9,46 g/10 menit pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 5:95%wt lebih tinggi +9% dibandingkan dengan nilai laju alir leleh polimer polipropilena tanpa penambahan limbah ampas kopi yaitu 8,68 g/10 menit. Peningkatan nilai laju alir leleh polimer ini menunjukkan penambahan limbah ampas kopi berpotensi menjaga stabilitas leleh polipropilena dalam proses pembentukannya menjadi komposit karena adanya kandungan polifenol yang terdapat pada limbah ampas kopi. Kata Kunci: alkalisasi, komposit, limbah ampas kopi, polipropilena
Title: Penambahan Limbah Ampas Kopi dengan Perlakuan Alkalisasi KOH pada Komposit Bermatriks Polipropilena
Description:
Seiring berkembangnya teknologi maka perkembangan pengolahan dan pemanfaatan limbah juga semakin meningkat.
Pada penelitian ini, limbah ampas kopi digunakan sebagai campuran bahan pengisi dalam komposit polipropilena dengan perlakukan alkalisasi KOH dengan ukuran limbah ampas kopi yang digunakan adalah <400 mikrometer.
Alkalisasi limbah ampas kopi dengan konsentrasi KOH 10% dan perbandingan komposisi penambahan limbah ampas kopi terhadap berat polipropilena dalam penelitian ini adalah 5:95%wt; 10:90%wt dan 15:85%wt dengan tujuan agar didapatkan sifat kekakuan, kuat impak, dan laju alir leleh polimer terbaik.
Hasil penelitian ini menunjukkan nilai modulus young tertinggi adalah 2911,71 MPa pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 15:85%wt.
Nilai kuat impak tertinggi adalah 3,16 kJ/m2 pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 5:95%wt.
Selanjutnya untuk nilai laju alir leleh polimer polipropilena tertinggi adalah 9,46 g/10 menit pada komposisi limbah ampas kopi alkalisasi 10%:polipropilena 5:95%wt lebih tinggi +9% dibandingkan dengan nilai laju alir leleh polimer polipropilena tanpa penambahan limbah ampas kopi yaitu 8,68 g/10 menit.
Peningkatan nilai laju alir leleh polimer ini menunjukkan penambahan limbah ampas kopi berpotensi menjaga stabilitas leleh polipropilena dalam proses pembentukannya menjadi komposit karena adanya kandungan polifenol yang terdapat pada limbah ampas kopi.
Kata Kunci: alkalisasi, komposit, limbah ampas kopi, polipropilena.

Related Results

Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pretreatment Limbah Pengolahan Kopi Untuk Menghasilkan Biogas Pada Proses Anaerobik
Pada penelitian ini mempelajari proses pretreatment limbah pengolahan kopi untuk menghasilkan biogas pada proses anaerobik. Limbah cair pengolahan kopi merupakan limbah cair yang b...
Prediksi Potensi Timbulan Limbah Ampas Kopi sebagai Sumber Penghasil Senyawa Bioaktif di Kota Pekanbaru
Prediksi Potensi Timbulan Limbah Ampas Kopi sebagai Sumber Penghasil Senyawa Bioaktif di Kota Pekanbaru
Prediksi yang akurat dari jumlah timbulan limbah ampas kopi sangat penting untuk pemanfaatan dan pengelolaannya. Metode pemodelan sering digunakan untuk memprediksi timbulan sampah...
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Pemanfaatan Kombinasi Ampas Kopi Arabika dan Ampas Teh : Potensi sebagai Body Scrub Alami
Abstrak   Ampas kopi Arabika (Coffea arabica L.) dan ampas teh  merupakan limbah dari bahan alami yang berpotensi dijadikan bahan utama dalam formulasi body scrub. Ampas kopi den...
DAMPAK PENGGUNAAN AMPAS KOPI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PAVING BLOCK
DAMPAK PENGGUNAAN AMPAS KOPI TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PAVING BLOCK
With the decreasing availability of sand due to excessive exploitation and the increasing volume of organic waste such as coffee grounds, utilizing coffee grounds as a substitute f...
Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Bahan Formulasi Sabun Mandi Cair
Pemanfaatan Limbah Ampas Kopi dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai Bahan Formulasi Sabun Mandi Cair
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi limbah ampas kopi dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap mutu sabun mandi cair, menganalisis interaksi kedua...
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Sifat Mekanik Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Sansevieria Unidirectional
Serat hayati merupakan bahan yang saat ini sedang banyak dikembangkan sebagai penguat material komposit bermatriks polimer. Penggunaan serat hayati sebagai penguat pada suatu kompo...
EKSPLORASI MATERIAL LIMBAH AMPAS KOPI DALAM PENGAPLIKASIAN PADA PRODUK LAMPU HIAS
EKSPLORASI MATERIAL LIMBAH AMPAS KOPI DALAM PENGAPLIKASIAN PADA PRODUK LAMPU HIAS
Produksi kopi di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 4% pada tahun 2022, dengan total mencapai 794,8 ribu ton. Namun, pertumbuhan ini juga berdampak negatif terhadap lingkungan...

Back to Top