Javascript must be enabled to continue!
Tafsir Sufi: Memahami Pengertian, Genealogi, Serta Urgensinya dalam Khazanah Keilmuan Al-Qur’an
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman mengenai tafsir sufi, meliputi pengertian, genealogi, dan urgensinya dalam khazanah keilmuan Al-Qur’an. Permasalahan utama yang diangkat adalah terbatasnya kajian yang membahas secara mendalam kontribusi tafsir sufi terhadap pengayaan metodologi penafsiran, khususnya dalam konteks perkembangan keilmuan Islam modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), memanfaatkan sumber-sumber primer seperti kitab tafsir klasik dan literatur sekunder berupa jurnal serta artikel ilmiah terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir sufi, baik bercorak nadhari maupun isyari, memberikan kontribusi signifikan dalam menggali makna dzahir dan batin ayat Al-Qur’an. Genealogi tafsir sufi memperlihatkan perkembangan historis yang panjang, mulai dari tokoh-tokoh awal seperti Sahl al-Tustari dan al-Qusyairi hingga Buya Hamka di era modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kritis mengenai peran tafsir sufi dalam menjembatani pemahaman tekstual dan spiritual, serta relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat kontemporer yang menghadapi krisis spiritualitas dan pencarian makna hidup. Dengan demikian, tafsir sufi tidak hanya bernilai historis, tetapi juga penting untuk memperkaya studi tafsir dan praktik keberagamaan modern.
Title: Tafsir Sufi: Memahami Pengertian, Genealogi, Serta Urgensinya dalam Khazanah Keilmuan Al-Qur’an
Description:
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman mengenai tafsir sufi, meliputi pengertian, genealogi, dan urgensinya dalam khazanah keilmuan Al-Qur’an.
Permasalahan utama yang diangkat adalah terbatasnya kajian yang membahas secara mendalam kontribusi tafsir sufi terhadap pengayaan metodologi penafsiran, khususnya dalam konteks perkembangan keilmuan Islam modern.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), memanfaatkan sumber-sumber primer seperti kitab tafsir klasik dan literatur sekunder berupa jurnal serta artikel ilmiah terbaru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir sufi, baik bercorak nadhari maupun isyari, memberikan kontribusi signifikan dalam menggali makna dzahir dan batin ayat Al-Qur’an.
Genealogi tafsir sufi memperlihatkan perkembangan historis yang panjang, mulai dari tokoh-tokoh awal seperti Sahl al-Tustari dan al-Qusyairi hingga Buya Hamka di era modern.
Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis kritis mengenai peran tafsir sufi dalam menjembatani pemahaman tekstual dan spiritual, serta relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat kontemporer yang menghadapi krisis spiritualitas dan pencarian makna hidup.
Dengan demikian, tafsir sufi tidak hanya bernilai historis, tetapi juga penting untuk memperkaya studi tafsir dan praktik keberagamaan modern.
Related Results
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Kontribusi Tafsir <i>Bil Ma'tsur</i> dan Tafsir <i>Bil Ra'yi</i> serta Dilematik dalam Khazanah Penafsiran
Kontribusi Tafsir <i>Bil Ma'tsur</i> dan Tafsir <i>Bil Ra'yi</i> serta Dilematik dalam Khazanah Penafsiran
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi tafsir bil ma’tsur dan tafsir bil ra’yi dalam khazanah penafsiran Al-Qur’an, serta dilema yang muncul dari penggunaannya, serta m...

