Javascript must be enabled to continue!
Dampak Buruk “Perang Harga” Pada Tender Jasa Konstruksi
View through CrossRef
Tender Pengadaan Barang dan Jasa merupakan suatu proses pemilihan Penyedia Jasa dengan menggunakan berbagai macam metode pemilihan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tender untuk Jasa Konstruksi menggunakan metode biaya terendah dengan sistem gugur. Hal ini membuat para penyedia jasa konstruksi melakukan penawaran harga dibawah harga pasar untuk memenangkan paket pekerjaan sehingga terjadi “perang harga” antar penyedia jasa. Akibat perang harga, penyedia jasa melakukan penawaran harga baik material maupun upah kerja dibawah harga pasar dan harga UMK/UMP yang berakibat kualitas pekerjaan menurun, volume pekerjaan berkurang, rawan terjadi pemutusan kontrak, kesejahteraan pekerja berkurang karena upah dibawah UMK/UMP. Regulasi pemerintah yang menitikberatkan agar Negara lebih diuntungkan secara keuangan, akan tetapi efek dari “perang harga” tidaklah baik bagi pengguna jasa (pemilik proyek) karena memiliki dampak buruk terhadap kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan serta mengakibatkan permasalahan hukum pada pengguna jasa dan penyedia jasa. Selain itu Kelompok Kerja (POKJA) selaku Tim Pemilihan Penyedia hanya melakukan klarifikasi kewajaran harga terhadap penawaran penyedia jasa yang menawar dibawah harga tanpa melakukan survey harga pasar yang sebenarnya karena survey harga pasar bukan bagian tugas dari POKJA
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Dampak Buruk “Perang Harga” Pada Tender Jasa Konstruksi
Description:
Tender Pengadaan Barang dan Jasa merupakan suatu proses pemilihan Penyedia Jasa dengan menggunakan berbagai macam metode pemilihan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Tender untuk Jasa Konstruksi menggunakan metode biaya terendah dengan sistem gugur.
Hal ini membuat para penyedia jasa konstruksi melakukan penawaran harga dibawah harga pasar untuk memenangkan paket pekerjaan sehingga terjadi “perang harga” antar penyedia jasa.
Akibat perang harga, penyedia jasa melakukan penawaran harga baik material maupun upah kerja dibawah harga pasar dan harga UMK/UMP yang berakibat kualitas pekerjaan menurun, volume pekerjaan berkurang, rawan terjadi pemutusan kontrak, kesejahteraan pekerja berkurang karena upah dibawah UMK/UMP.
Regulasi pemerintah yang menitikberatkan agar Negara lebih diuntungkan secara keuangan, akan tetapi efek dari “perang harga” tidaklah baik bagi pengguna jasa (pemilik proyek) karena memiliki dampak buruk terhadap kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan serta mengakibatkan permasalahan hukum pada pengguna jasa dan penyedia jasa.
Selain itu Kelompok Kerja (POKJA) selaku Tim Pemilihan Penyedia hanya melakukan klarifikasi kewajaran harga terhadap penawaran penyedia jasa yang menawar dibawah harga tanpa melakukan survey harga pasar yang sebenarnya karena survey harga pasar bukan bagian tugas dari POKJA.
Related Results
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
An Item Analysis Of English Summative Test in EFL Classroom
(A case study at Elementary School in Indonesia)
An Item Analysis Of English Summative Test in EFL Classroom
(A case study at Elementary School in Indonesia)
This research was conducted to find out whether the test items are good or weak and need to be revised and the possible cause of why the test items are weak, and to propose the alt...
Perjuangan Perlawanan Rakyat Aceh terhadap Pendudukan Jepang (1942-1945): Studi Kasus Perang Bayu dan Perang Pandrah
Perjuangan Perlawanan Rakyat Aceh terhadap Pendudukan Jepang (1942-1945): Studi Kasus Perang Bayu dan Perang Pandrah
Penelitian berjudul “Perjuangan Perlawanan Rakyat Aceh terhadap Pendudukan Jepang (1942-1945): Studi Kasus Perang Bayu dan Perang Pandrah” ini bertujuan untuk mengetahui proses ter...
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
PEMENUHAN KEWAJIBAN PENGGUNA JASA SESUAI KONTRAK
Penggunaan standar kontrak FIDIC sebagai model kontrak konstruksi di Indonesia semakin meningkat. Proyek-proyek konstruksi baik yang didanai oleh swasta, pemerintah maupun pinjaman...
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ANALISIS PERANAN KONSULTAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN WAKTU KONSTRUKSI
ABSTRAK Seorang konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai penasehat, pembantu, dan partner. Keterlibatan konsultan manajemen konstruksi diharapkan dapat memberikan informasi ...
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Analisis Pengaruh Harga Kebutuhan Pangan Pasar Tradisional Terhadap Inflasi Di Kota Makassar
Tujuan dari penelitian ini 1). menganalisis perkembangan harga kebutuhan pangan di pasar tradisional di Kota Makassar., 2). menganalisis pengaruh harga bawang merah, harga bawang ...
Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi via e-katalog menggunakan metode AHP
Pemilihan Penyedia Jasa Konstruksi via e-katalog menggunakan metode AHP
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengembangkan sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan penyedia jasa konstruksi melalui mekanisme e-purchasing (e-katalog konstr...
Analisis Yuridis Sanksi Pidana pada Tindak Pidana Jasa Konstruksi
Analisis Yuridis Sanksi Pidana pada Tindak Pidana Jasa Konstruksi
Pengaturan mengenai jasa konstruksi diatur dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 2017. Perubahan Undang-Undang Jasa Konstruksi tidak mengatur tindak pidana dalam jasa konstruksi. Berbed...

