Javascript must be enabled to continue!
PENGELOLAAN SAMPAH DI GREEN NIRVANA MARATUA RESORT KAMPUNG PAYUNG-PAYUNG PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR
View through CrossRef
Green Nirvana Maratua Resort, terletak di Desa Payung-Payung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis sampah, pengelolaan sampah, dan mengkaji daya dukung kawasan wisata ini. Selama penelitian, beberapa jenis sampah ditemukan di kawasan resor yaitu sampah kayu dan daun dengan persentase 49%, sampah plastik dengan persentase 40%, sampah kategori lain, termasuk sampah dapur, dengan persentase 10%, dan sampah kaca sebesar 1%. Tidak terdeteksi adanya sampah karet maupun logam di kawasan laut, pada stasiun 1, jenis sampah yang ditemukan meliputi, kayu dan daun 49%, plastik 38%, kategori lain 12%, dan kaca 11%. Sedangkan pada stasiun 2 jenis sampah yang dihasilkan yaitu: kayu dan daun 40%, plastik 37%, golongan lain-lain 13%, dan kaca 10%. Analisis daya dukung kawasan menunjukkan daya tampung tiga jenis kegiatan wisata di Green Nirvana Maratua Resort yaitu, wisata selam yang mampu menampung 53 orang per hari, rekreasi pantai dengan daya tampung 332 orang per hari, dan kegiatan snorkeling dengan daya tampung 19 orang per hari.
Title: PENGELOLAAN SAMPAH DI GREEN NIRVANA MARATUA RESORT KAMPUNG PAYUNG-PAYUNG PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR
Description:
Green Nirvana Maratua Resort, terletak di Desa Payung-Payung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis sampah, pengelolaan sampah, dan mengkaji daya dukung kawasan wisata ini.
Selama penelitian, beberapa jenis sampah ditemukan di kawasan resor yaitu sampah kayu dan daun dengan persentase 49%, sampah plastik dengan persentase 40%, sampah kategori lain, termasuk sampah dapur, dengan persentase 10%, dan sampah kaca sebesar 1%.
Tidak terdeteksi adanya sampah karet maupun logam di kawasan laut, pada stasiun 1, jenis sampah yang ditemukan meliputi, kayu dan daun 49%, plastik 38%, kategori lain 12%, dan kaca 11%.
Sedangkan pada stasiun 2 jenis sampah yang dihasilkan yaitu: kayu dan daun 40%, plastik 37%, golongan lain-lain 13%, dan kaca 10%.
Analisis daya dukung kawasan menunjukkan daya tampung tiga jenis kegiatan wisata di Green Nirvana Maratua Resort yaitu, wisata selam yang mampu menampung 53 orang per hari, rekreasi pantai dengan daya tampung 332 orang per hari, dan kegiatan snorkeling dengan daya tampung 19 orang per hari.
Related Results
PENGELOLAAN SAMPAH DI GREEN NIRVANA MARATUA RESORT KAMPUNG PAYUNG-PAYUNG PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR
PENGELOLAAN SAMPAH DI GREEN NIRVANA MARATUA RESORT KAMPUNG PAYUNG-PAYUNG PULAU MARATUA KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR
Green Nirvana Maratua Resort, terletak di Desa Payung-Payung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis sampah, pengel...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Politik Anggaran dalam Pengembangan Objek Wisata di Pulau Maratua
Politik Anggaran dalam Pengembangan Objek Wisata di Pulau Maratua
Politik anggaran merupakan aspek krusial dalam pengelolaan keuangan negara yang memiliki dampak signifikan terhadap kebijakan publik, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan ...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sektor kehutanan dan dampaknya terhadap kesempatan kerja
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk Menganalisis pengaruh tenaga kerja subsektor Kehutanan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Kehutanan di Kabupaten Berau. ...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK
Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...

