Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Air Leri Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus)

View through CrossRef
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya, terutama sebagai  panghasil sumber pangan, jamur sudah mulai banyak dibudidayakan  dan dikonsumsi masyarakat sebagai sumber pangan karena nilai gizinya yang tinggi. Permintaan akan jamur tiram sangat tinggi  dan sampai saat ini belum terpenuhi. Usaha pemenuhan terhadap permintaan jamur tiram baik permintaan domestic maupun luar negeri perlu dilakukan dengan meningkatkan produksi jamur tiram dengan penambahan nutrisi yang ada pada air leri dan zat penumbuh pada air kelapa. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) disusun secara factorial dengan dua faktor, terdiri dari empat taraf dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama konsentrasi air leri dengan 4 taraf yaitu :L0 : 0 ml/baglog, L1 : air leri 25 ml/ baglog, L2 : air leri 50ml/ baglog, L3 : air leri 100ml/ baglog. Faktor kedua konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf, yaitu :K0 : 0 ml/ baglog, K1 : air kelapa 25ml/baglog, K2 : air kelapa 50 ml/baglog, K3 : air kelapa 100 ml/baglog. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh nyata pada jumlah pin head, jumlah badan buah, lebar badan buahdan berat badan buah. Pemberian air leri 50 ml/baglog dan air kelapa 50 ml/baglog menunjukkan terbaik terhadap jumlah badan buah.
Title: Efektivitas Air Leri Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus)
Description:
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya, terutama sebagai  panghasil sumber pangan, jamur sudah mulai banyak dibudidayakan  dan dikonsumsi masyarakat sebagai sumber pangan karena nilai gizinya yang tinggi.
Permintaan akan jamur tiram sangat tinggi  dan sampai saat ini belum terpenuhi.
Usaha pemenuhan terhadap permintaan jamur tiram baik permintaan domestic maupun luar negeri perlu dilakukan dengan meningkatkan produksi jamur tiram dengan penambahan nutrisi yang ada pada air leri dan zat penumbuh pada air kelapa.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) disusun secara factorial dengan dua faktor, terdiri dari empat taraf dengan tiga kali ulangan.
Faktor pertama konsentrasi air leri dengan 4 taraf yaitu :L0 : 0 ml/baglog, L1 : air leri 25 ml/ baglog, L2 : air leri 50ml/ baglog, L3 : air leri 100ml/ baglog.
Faktor kedua konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf, yaitu :K0 : 0 ml/ baglog, K1 : air kelapa 25ml/baglog, K2 : air kelapa 50 ml/baglog, K3 : air kelapa 100 ml/baglog.
Hasil penelitian menunjukkan pengaruh nyata pada jumlah pin head, jumlah badan buah, lebar badan buahdan berat badan buah.
Pemberian air leri 50 ml/baglog dan air kelapa 50 ml/baglog menunjukkan terbaik terhadap jumlah badan buah.

Related Results

Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM DI KOTA MATARAM
STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM DI KOTA MATARAM
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui saluran pemasaran jamur tiram di Kota Mataram; (2) Mengetahui faktor internal dan eksternal usaha pemasaran jamur tiram di Kota Matar...
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
Budidaya jamur tiram di Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara, bisa menjadi alternatif untuk memberdayakan komunitas lokal untuk menjadi masyarakat yang lebih produktif serta seb...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Pemanfaatan Limbah Kardus dan Bekatul Sebagai Media Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)
Pemanfaatan Limbah Kardus dan Bekatul Sebagai Media Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus)
Limbah kardus merupakan limbah rumah tangga yang mengandung selulosa dan hemiselulosa yang mungkin dapat dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreat...
Substitusi Jamur Tiram pada Pembuatan Nugget Jantung Pisang
Substitusi Jamur Tiram pada Pembuatan Nugget Jantung Pisang
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu: 1) mengetahui tingkat kesukaan terhadap produk nugget jantung pisang dengan substitusi jamur tiram; 2) mengetahui resep nugget jantung pisa...
PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG
PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG
Jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang cukup digemari masyarakat dan juga berguna bagi tubuh karena bergizi tinggi dan rendah lemak....

Back to Top