Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM DI KOTA MATARAM

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui saluran pemasaran jamur tiram di Kota Mataram; (2) Mengetahui faktor internal dan eksternal usaha pemasaran jamur tiram di Kota Mataram; (3) Mengetahui strategi pemasaran jamur tiram di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Penentuan daerah sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah responden ditentukan secara sensus sebanyak 19 orang petani jamur tiram. Teknik dan cara yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik survey dan alat analisis yang digunakan adalah Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Saluran pemasaran jamur tiram di Kota Mataram ada dua saluran. Saluran I: Produsen - Konsumen Akhir dengan harga jual Rp 22.500 /kg. Saluran II: Produsen - Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir dengan harga jual Rp 27.500/kg; (2) Dari hasil analisis SWOT diketahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) usaha jamur tiram di Kota Mataram. Kekuatannya adalah: Kualitas jamur tiram yang baik, Besarnya modal yang terjangkau, Penetapan harga yang kompetitif, Mempertahankan pelanggan. Kelemahannya adalah: Masih kurangnya kegiatan promosi, Kurang adanya sistem pemasaran, Proses produksi masih menggunakan teknologi sederhana. Peluangnya adalah: Pangsa pasar jamur tiram yang masih luas, Jamur tiram dapat diolah menjadi produk turunan, Intervensi pemerintah. Ancamannya adalah: Adanya persaingan antara pembudidaya jamur tiram, Pengaruh pergantian musim/cuaca; (3) Strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh petani jamur adalah pertumbuhan agresif (growth oriented strategy) yaitu dengan memperluas pangsa, dan melalui peningkatkan nilai tambah dengan melakukan pengolahan produk dari jamur tiram segar.
Title: STRATEGI PEMASARAN JAMUR TIRAM DI KOTA MATARAM
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui saluran pemasaran jamur tiram di Kota Mataram; (2) Mengetahui faktor internal dan eksternal usaha pemasaran jamur tiram di Kota Mataram; (3) Mengetahui strategi pemasaran jamur tiram di Kota Mataram.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif.
Penentuan daerah sampel dilakukan dengan metode purposive sampling.
Jumlah responden ditentukan secara sensus sebanyak 19 orang petani jamur tiram.
Teknik dan cara yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik survey dan alat analisis yang digunakan adalah Analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Saluran pemasaran jamur tiram di Kota Mataram ada dua saluran.
Saluran I: Produsen - Konsumen Akhir dengan harga jual Rp 22.
500 /kg.
Saluran II: Produsen - Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir dengan harga jual Rp 27.
500/kg; (2) Dari hasil analisis SWOT diketahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) usaha jamur tiram di Kota Mataram.
Kekuatannya adalah: Kualitas jamur tiram yang baik, Besarnya modal yang terjangkau, Penetapan harga yang kompetitif, Mempertahankan pelanggan.
Kelemahannya adalah: Masih kurangnya kegiatan promosi, Kurang adanya sistem pemasaran, Proses produksi masih menggunakan teknologi sederhana.
Peluangnya adalah: Pangsa pasar jamur tiram yang masih luas, Jamur tiram dapat diolah menjadi produk turunan, Intervensi pemerintah.
Ancamannya adalah: Adanya persaingan antara pembudidaya jamur tiram, Pengaruh pergantian musim/cuaca; (3) Strategi pemasaran yang dapat dilakukan oleh petani jamur adalah pertumbuhan agresif (growth oriented strategy) yaitu dengan memperluas pangsa, dan melalui peningkatkan nilai tambah dengan melakukan pengolahan produk dari jamur tiram segar.

Related Results

Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA JAMUR TIRAM DENGAN TEKNOLOGI IOT DI KM 15 KARANG JOANG BALIKPAPAN
Budidaya jamur tiram di Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara, bisa menjadi alternatif untuk memberdayakan komunitas lokal untuk menjadi masyarakat yang lebih produktif serta seb...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Substitusi Jamur Tiram pada Pembuatan Nugget Jantung Pisang
Substitusi Jamur Tiram pada Pembuatan Nugget Jantung Pisang
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu: 1) mengetahui tingkat kesukaan terhadap produk nugget jantung pisang dengan substitusi jamur tiram; 2) mengetahui resep nugget jantung pisa...
PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG
PELATIHAN PENGOLAHAN ABON JAMUR TIRAM PADA GAPOKTAN MULYO SANTOSO KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG
Jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang cukup digemari masyarakat dan juga berguna bagi tubuh karena bergizi tinggi dan rendah lemak....
TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM BERBASIS MEDIA LIMBAH GERGAJI KAYU UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHA BARU
TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN JAMUR TIRAM BERBASIS MEDIA LIMBAH GERGAJI KAYU UNTUK MENCIPTAKAN WIRAUSAHA BARU
Desa Koto Agung Kecamatan Keliling Danau merupakan daerah pegunungan yang berhawa sejuk dengan curah hujan cukup tinggi. maka sangat mendukung sekaliĀ  dalam membudidayakan jamur ti...
PENGEMBANGAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI LINGKUNGAN KAMPUS FMIPA UNIMED
PENGEMBANGAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI LINGKUNGAN KAMPUS FMIPA UNIMED
Universitas Negeri Medan sebagai kampus yang memiliki Jurusan Biologi yang mempelajarai berbagai jamur dan pekembangannya dalam matakuliah mikrobiologi serta didukung oleh lahan ya...
Pengembangan Wirausaha Jamur Tiram sebagai Agbribisnis Prospekttif di Kampung TKI Desa Tanggulturus Kabupaten Tulungagung
Pengembangan Wirausaha Jamur Tiram sebagai Agbribisnis Prospekttif di Kampung TKI Desa Tanggulturus Kabupaten Tulungagung
Jamur tiram merupakan salah satu komoditas unggulan desa Tanggulturus. Tanggulturus dikenal sebagai desa TKI (Tenaga Kerja Indonesia) karena banyak warganya bekerja sebagai TKI. Il...

Back to Top